Ditinggal Menikah

Ditinggal Menikah
Hito solusi segala masalah


__ADS_3

Seperti rencana hari minggu ini Kania akan pergi dengan Hito untuk menyelesaikan tugas sekolahnya.


"ma...aku berangkat ya" pamit Kania pada mama.


"katanya mau sama Hito"


"iya dia nunggu di terminal angkot katanya ga ada angkot yang lewat sini"


"oh ya udah hati-hati"


"minta uang ma buat ke warnetnya"


"berapa"


"ga tau sama ongkos nya juga"


"segini cukup ga"


"cukup kaya nya...makasih mama assalamualaikum"


"waalaikumsalam"


Kania jalan kaki menuju tempat angkot netem. Ditengah perjalan mendapat telepon dari Hito.


📲 iya (Kania menerima tekepon Hito sambil terus berjalan)


📲 udah dimana


📲 sebentar lagi nyampe


📲 nunggu disana aja angkotnya udah jalan menuju kesana biar ga capek


📲 iya


Benar saja tidak perlu menunggu lama angkot tiba disana sudah ada Hito.


"jadi kita tujuan nya kenama" tanya Hito setelah Kania duduk disebelahnya.


"kan mau kewarnet"

__ADS_1


"tau maksudku warnetnya yang didaerah mana"


"ga tau aku belum pernah ke warnet"


"hadeh aku kira udah ada tujuannya ngajak pergi"


"ya makanya ngajak kamu...aku ga tau dimana yang ada" Kania menggaruk kepala yang tak gatal.


"ada beberapa sih yang aku tau kita turun disitu aja ya yang deket dulu tuh itu tempatnya"


"iya" Kania menurut saja karena memang dia tak tau harus kemana.


Ternyata tempat itu tutup setelah keliling kesana kemari semua penuh. Kania lemas bagaiman dengan tugas yang harus segera ia kumpulkan.


"kita cari makan dulu yu aku lapar" ajak Hito


"iya" jawab Kania malas dia bingung takut tugasnya tak selesai.


"makan dimana"


"terserah"


"baso aja"


"disitu aja yu dari pada nyari-nyari lagi aku dah lapar banget"


Kania mengangguk menyetujui ajakan Hito. Tak lama mereka sampai ke kedai baso. Hito memesan 2 baso dengan minumannya.


"jangan galau bentar nih aku tanya temen dulu kali aja dia ada rekomendasi warnet soalnya rumahnya dikota" Hito mengutak ngatik hp nya terlihat dia beberapa kali mengirim pesan. Dan saat pesanan datang dia menghubungi seseorang yang sepertinya memeberikan solusi untuk Kania.


"yo makan tenang aku udah dapat warnet deket rumah temen tapi kita mesti naik angkot lagi ga apa-apakan"


"iya ga apa jauh ga"


"deket"


Selesai urusan perut Kania masih mengokori Hito mencari angkot hingga sampai ditempat yang teman Hito sarankan.


"siang teh" sapa si penunggu warnet.

__ADS_1


"ini a mau prin bisa ga" Hito yang bertanya.


"mau dikerjakan sendiri apa mau terima jadi"


"gimana" tanya Hito pada Kania.


"udah sore kalau ngerjain sendiri takut ga selesai" jawab Kania.


"terima beres aja a berapa hari ya saya bisa ngambil" tanya Hito pada si penunggu warnet.


"bisa lihat yang mau diprint nya"


Kania menyerahkan map pada si penunggu warnet.


"ini mungkin 2 hari a sehari juga bisa beres tapi takut ada kendala 2 hari kedepan aja ngambilnya"


"gimana"tanya Hito pada Kania.


"ga apa-apa"


"iya a 2 hari lagi saya ambil"


"ini ku nota pengambilannya"


"iya makasih"


Kania merasa lega bebannya akhirnya terselesaikan juga.


"bereskan sekaraang kita nunggu angkot dirumah temen aku aja soalnya masih lama lewatnya"


"iya siap"


"kasih tau mama biar ga khawatir"


"ini juga mau nelpon mama"


"sip kalo gitu"


"malu aku nanti sama temen kamu"

__ADS_1


"ngapain malu kaya ga punya idung aja"


__ADS_2