
Hubungan Yuda dan Kania semakin baik.Dengan sikap lembut dan perhatian Yuda membuat Kania jatuh cinta.Serta dukungan dari mama Kania yang sudah terpikat oleh pesona Yuda.
Sore ini Hana sedang dirumah Kania mengerjakan tugas pelajaran Keagamaan yang kebetulan gurunya sama jadi tugas nya pun sama.Mama dan papa Kania sedangpergi kepengajian hingga hanya Kania dan Hana lah yang dirumah.
tok tok tok
terdengar suara ketukan pintu serta ucapan salam Kania beranjak dari ruang tv tempat nya belajar menuju pintu depan dengan mulut membalas salam.
celklek
pintu dibuka ternyata Yuda dengan Deni yang datang kerumah Kania.
"sikahkan masuk A"
"kaya nya sepi Neng pada kemana?" Yuda celingak celinguk melihat sekeliling rumah Kania.
"mama sama papa pergi ke pengajian"
"sendiri dong dirumah?"
"duduk A,enggak ada sama Hana tuh diruang tv lagi ngerjaain tugas"
"gabung disana aja deh biar seru" Yuda memberi ide.
__ADS_1
"yaudah ayo,aku ambil minum dulu deh Aa gabung aja sama Hana" Kania berjalan menuju dapur melewati Hana,Yuda dan Deni mengekor dibelekang Kania dan duduk disopa depan tv sedangkan Hana duduk lesehan di karpet.
"eh ada A Yuda sama A Deni" Hana menyapa keduanya karena sejak hari ulang tahun Kania dimana ada Yuda disitu ada Deni setiap Yuda jemput Kania Deni selalu ikut.
"eh ada Hana" Deni membalas sapaan Hana sedangkan Yuda hanya menampilkan senyuman.Yuda memang cuek pada teman -teman Kania sikap nya dingin dan pendiam tapi dengan Kania dia begitu hangat kadang konyol dengan candaan receh nya.
"minuman nya A...A Deni" Kania kembali dari dapur membawa 2 kopi,mendudukan dirinya disebelah Yuda dan Deni duduk lesehan dengan Hana.
"udah selasai tugas nya" Yuda menghapad ke Kania dengan tatapan teduh tangan nya terulur membelai rambut Kania.
"udah tinggal dihapal aja" Kania membalas tatapan Yuda dengan senyuman.
Terlihat Hana dan Deni asik mengobrol kadang mereka tertawa bersama.Kania dan Yuda mengerutkan dahi nya melihat keasikan Hana dan Deni.
"kaya lo berdua cocok loh Den keliatan nyambung ayolah nunggu apa lagi" Yuda menepuh bahu Deni.
"lagi proses bro slow" mendengar obrolan Deni dan Yuda membuat muka Hana memerah.
"gercep dong A jangan same nunggu lama-lama nanti lama-lama,nanti diambil orang" Kania menggoda dengan menyanyikan lagu dangdut.
"asik-asik jos" Yuda menambahkan.
"pada ngomongin apaan sih" Hana yang sudah salah tingkah pura-pura tak mengerti.
__ADS_1
"Deni tuh katanya mau nembak kamu tapi ga berani"
"A Yuda ngomingin apaan sih udah ah kalian yang anteng aja berdua,jangan ngelantur deh" Hana semakin salah tingkah,melihat itu membuat Yuda Deni dan Kania kompak tertawa.
Selepas shalat isa mama dan papa Kania pun pulang dari pengajian.Melihat Kania dan Yuda asik ngobrol diruang tamu.Kania dan Yuda bergantian menyalami kedua orang tua Kania.
"A Yuda udah lama,Hana nya kemna" mama Kania melihat sekeliling mencari Hana.
"lama mah dari sebelum magrib,Hana baru aja pulang dianter Deni" Yuda menjawab pertanyaan mama.
"papa tinggal ya mau istirahat" pamit papa Kania.Papa Kania memang orang nya pendiam jarang ngobrol dan terlihat cuek meski sebenarna perhatian pada anak -anak nya tapi jarang menunjukan nya.
"iya pa...saya sebentar lagi juga mau pulang nunggu Deni dulu"
"ayo dilanjut santai aja,mama juga mau nyusul papa " mama pun beranjak menyusul papa Kania ke kamarnya.
"papa kamu serem ya" bisik Yuda.
"serem apa nya papa baik ko cuma emang jarang ngobrol,aku juga anak nya jarang diajak ngobrol apa lagi sama yang lain"
"ya diam nya itu loh yang bikin segan"
"yah segitu aja takut apa lagi nanti kalo Kakak ku pulang" Kania punya kakak laki-laki yang sudah bekerja diluar kota jadi jarang pulang kadang 6 bulan sekali itu pun kalo lagi ga sibuk dan papa Kania juga lebih sering dapat pekerjaan diluar kota,jadi dirumah Kania seringnya hanya berdua dengan mama nya.
__ADS_1
Jam menunjukan 21:00 Deni sudah kembali dari rumah Hana.Yuda pun berpamitan kepada kedua orang tua Kania.