
Hari ini hari minggu kemaein Wina meminta Kania menemani nya menemui kekasih barunya. Karena Kania juga bosan dirumah dia meng ia kan ajakan Wina sebab semenjak bampir 4 minggu Hito pergi Kania tak memiliki janji ataupun kegiatan selain dengan teman-teman ngajinya.
Kania merayu sang mana tercinta agar diizinkan membawa motor. Karena mama sangatlah kwatir kalao Kania membawa motor sendiri jadi jarang sekali Kania mengekuarkan motor Kakaknya.
"ma...pinjem motor aa boleh"
"mau kemana emang"
"main nganter Wina nemuin pacarnya"
"kenapa ga suruh pacarnya yang kerumah Wina"
"pacarnya kerja ma cuma dia ada pekerjaan luar yang lewat sini nah sekalisn janjian sebentar boleh ya"
"ia tapi jangan lama-lama sama hati-hati ga boleh ngebut"
"ia mama cantik baiklah sesuai perintsh"
Kania mengeluarkan motor Kakaknya kemudian dipanaskan mesinnya. Dengan baju kaos longgar dan celana kolor selutut dia menaiki motor.
"ga ganti baju" tanya mama.
"kan ini baru pake ma barusan abis mandi kenapa harus ganti lagi"
"ya kali jalan-jalan bajunya kaya gitu"
__ADS_1
"orang yang mau pacaran Wina masa aku yang dandan keren kaya yang mau godain cowok orang"
"serah kamu deh tspi pake jaket biar ga masuk angin"
"engga ah gerah panas gini pake jaket,aku berangkat ma assalamualaikum"
"waalaikumsalam hati-hsti"
Kania menjemput Wina dirumahnya. Setelah itu mereka pergi ketempat yang sudah dijanjikan Wina dan kekasihnya. Sampai disana Wina dan Kania duduk menunggu.
"nyari cemilan dong Win pacar lu lama banget"
"oh iya bentar teh lupa katanya dia udah deket bentar lagi sabar aku udah pesen cemioan buat teteh nanti nungguin aku ngobrol sama dia"
"kaya apaan ini kita duduk pinggir jalan kaya gini ajak ketemu diwarung baso kek Win biar ga panas-panasan gini"
"lain kali kalo mau janjian konsul dulu sama gue biar nyari tempat enak" Kania masih ngomel entah kanapa dia merasa tak enak hati.
"iya iya siap eh itu dia" Wina berdiri agar pacarnya tau dia ada disana.
Sebuah mobil berhenti didepan mereka Wina berjalan menghampirinya. Terlihat seorang cowok membuka pintu mobil memberikan kantong keresek ke arah Wina. Wina menerimanya dan berbalik badan kembali menghampiri Kania.
"udah nihbpulang kita?" tanya Kania.
"buat teteh ngemil aku mau ngobrol dulu bentar ya"
__ADS_1
"oooh ok sini mkanan nya" Kania melihat isi kantong kerek dan mengambil salah satu cemilan kesukaan nya.
Tak ada niat Kania melihat ataupun kenalan dengan pacar Wina meskipun Wina sempat mengajaknya untuk berkenalan. Malas serasa ga tenang serasa ada yang menunggunya dirumah itu lah yang dirasakan Kania. Mungkin mama Kania memang menunggunya karena setiap Kania bawa motor sendiri mama selalu mengkhawatirkannya.
Setelah Wina selesai berbincang dengan pacarnya dia kembali menghampiri Kania.
"teh ini biat bensun dari si aa" Wina memberikan selemvar uang pada Kania.
"duh makasih berasa jadi tukang ojek gue"
"ga apa teh terima aja lumayankan"
"pasti dong dengan senang hati kita pulang sekarang nih"
"katanya pengen makan baso dulu"
"ga jadi pulang aja yu mana aku suka ga tenang kalo aku lama bawa motor sendiri"
"beneran nih ga mau makan baso dulu"
"engga udah ah ago" Kania bangun dan menaiki motornya disusul Wina.
-----------------------------------------
Mohon maaf para pembaca Ditinggal Menikah lama ga up aku sedang berduka ada sesuatu yang bikin hati berantakan bikin aku kehilangan ide untuk nulis.
__ADS_1
Makasih yang sudah setia menunggu.....