
Yuda
Saat waktu senggang atau sudah tidak ada kerjaan aku sering nongrong dicafe. Awal nya hanya iseng-iseng memenuhu undangan teman tapi saat aku bersantai disana ada yang menarik seorang siswi dengan seragam SMK. Dia tak secantik artis sinetrot yang berhidung mancung beralis tebal. Dia berkulit putih berlesung pipi wajah nya yang ceria dan terlihat pandai bergaul. Dari situ aku setiap hari berkunjung ke cafe hanya untuk melihat sosok yang menggetarkan hati yang selalu terbayang setiap malam ku. Banyak wanita yang mendekatiku tapi aku sama sekali tak tertarik kenapa dengan seorang siswi membuatku merasa gila jika sehari saja tak melihat wajah nya.
__ADS_1
Hingga suatu hari adik kandung ku menceritakan berkenalan dengan seorang siswi SMK dan ciri-ciri nya persis seperti orang yang akhir-akhir ini mengganggu otak ku. Aku dengan reples berkata"dia cewek ku dek tolong jagain" adik ku terbengong seolah tak percaya dengan kata-kata ku tapi dia pasti menuruti apa yang aku perintahkan.
Dari adikku aku tau nama nya Kania. Gadis yang sopan dan care pada setiap orang tak pernah membeda-bedakan orang dengan siapa pun dia mau berteman. Setela mendengar cerita dari adikku esok harinya aku memberanikan diri berkenalan dengannya dan mengantar dia pulang.
__ADS_1
Sayang suatu malam saat aku sedang kumpul dengan teman-teman ku mereka menyediakan minuman beralkohol aku yang tak mampu menolak hingga aku mabuk berat. Yang aku ingat ada seorang wanita yang mendekati ku aku tau dia masih sekampung dengan ku,aku tau dia menyukaiku sehingga aku sebisa mungkin menghindarinya. Entah aku sudah terlalu banyak minum hingga samar-samar ada yang terus mendekati ku,ku seperti melihat Kania dan dia terus merangsangku hingga aku kehilangan akal sehat ku malam itu terjadi hal yang tak diinginkan. Pagi aku bangun ada seorang wanita disebelahku aku yang mengira semalam itu Kania merasa heran kenapa perempuan itu yang sekarang bersamaku. Tanpa kata aku merapihkan penampilan ku dan meninggalkan perempuan itu.
Dari situ dia terus mengejarku meminta pertanggung jawaban ku tapi aku tak menghiraukan nya karna meski aku mabuk aku masih bisa merasaksn aku bukan yang petama tidur dengan dia.
__ADS_1
Beberapa kali dia mengacaukan pertemuan ku dengan Kania,aku sudah merasa dia semakin berani. Tapi aneh nya Kania sama sekali tak pernah mempertanyakan tentang wanita itu. Pernah saat aku ingin menjemput kania pulang dari sekolah wanita itu tanpa permisi masuk kedalam mobil ku. Aku berusaha mengusirnya tapi dia mengancam akan memberitahukan perbuatan ku pada orang tuanya. Akhirnya aku mengantar Kania dengan wanita itu yang duduk disebelahku aku pun tak sengja bertemu mama yang pulang belanja aku sengaja mengenalkan mama dengan Kania agar wanita itu tau posisinya. Terlihat wajah kecewa Kania aku pun merasakan sakit melihat kekecewaan wanitang aku cintai. Entah lah aku harus bagaimana menjelaskan pada Kania pasti dia kecewa pada ku apapun alasan nya. Aku tak mengantarnya sampai rumah karena aku tak mau mama Kania melihat keberadaan wanita itu dan mempertanyakan pada Kania yang dapat menambah beban Kania. Setelah membukakan pintu untuk Kania aku pun membisikan kata-kata cinta kepadanya semoga itu bisa sedikit mengobati kekecewaan nya.