Ditinggal Menikah

Ditinggal Menikah
Hito


__ADS_3

Hito Dimata Kania


Hito tak semakin Yuda


Hito tak selembut Yuda


Hito tak sekaya Yuda


Hito tak seromantis Yuda


Tapi Hito selalu ada untuk Kania


Hito yang tak pernah berkata lembut seperti Yuda. Hito juga tak pernah bersikap romantis pada Kania. Tapi dimana pun Kania Hito selalu ada.


---------------------


Disekolah pagi-pagi sudah riweh hari ini hari valentine kata mereka. Ada sebagian yang pamer kado dari pacar sahabat dan entahlah.


Apa kabar dengan Kania ? Dia sama sekali tak menyadari hal itu bagi dia hari ini sama saja dengan hari-hari biasa tak ada yang spesial dan yang pasti tak ada pacar. Untung saja bukan hanya Kania yang merasakan hal itu teman satu geng nya sama tak mendapat sesuatu yang spesial,eh ada cici dia dapat ucapan dari pacar virtualnya walau hanya pesan singkat sungguh miris geng jomblo ini.


"belajar" satu pesan dari Hito Kania terima.


"engga inikan waktunya istiraha" Kania mengirim balasan.


"sama aku juga lagi istirahat "


"eh tau ga ini hari apa" Kania coba memancing Hito.


"tau Rabu"


"ih nyebelin maksudnya makna tanggal dibulan ini"

__ADS_1


"apa emang" Hito masih bingung dengan pertanyaan Kania maklumlah dia pekerja keras.


"ih... ini kan hari valentine"


"terus"


"ga gaul orang-orang itu pada ngasih coklat kartu ucapan atau kado gitu?


"ngarep nih ceritanya dibanting ga ada coklat ada nya kue bugis mau"


"ga ya udah kalo ga ada niat ngasih"


"iya ada nanti aku bungkusin ku bugis mau berapa eh tinggal 2 jadi 2 aja ya"


"ga udah ah ga asik aku masuk kelas dulu"


"sampai ketemu nanti diangkot"


Pulang sekolah Kania seperti biasa Hito sudah setia menunggu. Dia memberikan senyuman terbaik pada Kania.


'tak ada tanda-tanda Hito ngasih sesuatu' batin Kania masih berharap maklumlah namanya anak abg.


Diangkot tinggal Kania dan Hito penumpang terakhir. Hito membuka tasnya.


"nih" Hito memberikan sesuatu didalam kantong keresek pada Kania.


"apaan"


"tadi minta apa buka aja"


"makasih" 2 coklat silverkuin ukuran besar berada dalam kantong keresek.

__ADS_1


"lunas ya"


"hehehe" Kania hanya senyum.


Tak ada romantisnya 2 buah coklat didalam kantong keresek tak ada bungkus menarik dengan tali pita merah ataupun pink. Masih beruntung Hito mengabulkan keinginannya meski diluar hayalan memberikannya dalam angkot tanpa ucapan selamat atau basa-basi apalah itu.


Kania merasa senang dengan apa yang ia dapat setidaknya dia lebih beruntung dari teman-teman genknya ya kan....iyalah masa enggak.


Setelah istirahat dan bersih-bersih Kania membuka coklat pemberian Hito diruang tv.


"mama mau?"


"apa?"


"coklat"


"wah gede banget punya duit dari mana nih bisa beli coklat"


"bukan beli dikasih Hito 2"


"kamu suka ngerepotin Hito segala dari Hito skin care kemarin dari Hito"


"itu mah aku ga minta cuma minta ditemenin belanja dia yang bayarin ya rezeki mah masa ditolak"


"jadi ini kamu minta"


"iya...eh ga minta langsung cuma cerita temen-temen ku pada padat coklat ini kan hari valentine eh dia ngasih juga tadi dia bilang adanya kue bugis ga usah coklat"


"lucu juga ya Hito dia ga sayang ngasih kamu segala macan belum lagi uang jajan tiap hari"


"asal jangan minta ma kalo dikasih namanya rezeki anak soleh ya kan"

__ADS_1


"lah itu mah maunya kamu"


__ADS_2