
Kania turun dari mobil Yuda lari masuk ke dalam rumah air mata nya sudah tak dapat dibendung lagi ia menumpahkan didalam kamar nya.
Mama yang sedang menonton tv bingung melihat putrinya yang berlari sambil menangis. Ia mengikuti Kania masuk ke kamar Kania.
"kamu kenapa"
"itu...A...Yuda...ma..."Kania menjawab sambil sesegukan menangis.
"kamu udah ketemu sama Yuda" Kania menganggukan kepala. "trus dia bilang apa?" tanya mama pwnasaran.
"dia..bilang...semua...yang...aku...denger…itu…bener…sakit…ma…" Kania memeluk mama nya.
"yang mama takutkan tuh kaya gini makanya mama suka ngelarang kamu pacaran patah hati itu sakit apa lagi kamu masih sekolah kamu ga bakalan fokus sama sekolah kalo lagi kaya gini untung aja sekarang udah beres ujian. Ayo semangat jangan kaya gini anak mama kan cantik Yuda bukan jodoh yang terbaik buat kamu maka nya kamu ga bisa sama dia Alloh itu maha tau yang terbaik buat umat nya. Mama udah sering solat istihoroh tapi Yuda ga pernah datang dimimpi mama maka dari itu kamu pasti dapat irang yang lebih baik dari yuda. Sekarang fokus dulu sekolah nanti jodoh datang sendiri meski kita mau ngejar kalo memang masih jauh ga bakal ke kejar begitu juga sebaliknya meski kita menjauh kalo jodoh kita sudah dekat tak kan bisa ditolak. ayo cari sesuatu yang bisa bikin kamu happy lupa sama yang bikin sakit hati" Mama melepas pelukan nya."senyum dong anak mama yang cantik" mama menghapus air mata Kania. Kania senyum terpaksa.
Setelah mama keluar Kania memikirkan kata-kata mama nya mencari sesuatu buat bisa ngilangin rasa sakit hati. Kania ingat seseorang yang selalu menghibur saat sedih ia meraih hp nya kemudian melakukan panggilan.
"holo" malik menjawab panggilan Kabia.
"lu dimana"
__ADS_1
"eh ini lu kenapa"
"orang nanya malah balik nanya"
"habis suara lu serak banget kek orang habis nangis atau lu sakit"
"nanti gue cerita diwarung baso mang sancun gue pengen makan baso yang pedes nih"
"tapi lu bayarin ya gue lagi boke hehe..."
"kebiasaan emang ya udah gue siap-sipa"
"tunggu diperrigaan aja biar cepet tengah-tengah lagi antara rumah gue sama rumah lu"
"asiyap gas pool bos"
Kania mematikan panggilan nya kemudian beranjak dari tempat tidur ke kamar mandi untuk cuci muka. Dia melepas atasan seragam mengganti dengan kaos oblong lengan pendek,menyisir rambut dan mengikat asal tanpa mengganti rok seragam nya. Kania keluar kamar pamit pada mama.
Sampai dipertigaan malik sudah menunggu disana sambil cemberut.
__ADS_1
"lama sampai berakar gue"
"ya kan cewe biasa dandan"
"dandan apaan muka lu masik buluk ke gitu tambah lagi mata bengkak tambah ilfil gue"
"sial lu ngehina ga ada filter gitu yu ah laper nih"
Mereka berjalan menuju warung baso yang tak begitu jauh. Dalam maktu 15 menit merekavsudah sampai. Kania memilih duduk lesehan dipojokan agar bisa santai lama menghilangkan penat diotaknya. Malik memesan baso dan jus alpukat kesukaan Kania.
"ayo cerita kenapa mata lu sampai segede bola bekel ke gitu"
"trus ajak hina gue ga tahu aoa orang lagi broken hate"
"wis udah bisa bahasa planet lu hebat" Kania menceritakan apa yang dialaminya bersama Yuda.
------------------
ayo dibantu like komen dan vote terimakasih sudah mampir.
__ADS_1