
Karena hari ini akhir pekan Kania brrmalas-malasan ditempat tidur'mumpung ga ada mama jadi ga ada yang bakal ngomel' begitu pikir Kania.Kania memainkan hp nya mengutak tidak ada rencana untuk keluar rumah hari ini.
Kania keluar kamar menuju ruang tv meletakan hp disebelahnya ia tidur dikarpen menontor kartu doraemon kesukaan nya.Kania terusik dengan bunyi hp tanda pesan masuk.
Malik
lu dimana
Kania
rumah
Malik
ada rencana keluar
Kania
ga
Malik
gue kerumah lu
Kania kembali menyimpan hp nya tanpa membalas pesan terahir Malik.
"napain tu anak mau kesini tanpa,ah...males mandi cuma malik doang ko yang kesini udah biasa liat gue kaya gini" Kania bicara sendiri.
Terdengar suara kerukan pintu dan ucapan salam.
"waalaikumsalam masuk aja Mal ga dikunci"
Kania merubah posisi tidur menjadi duduk selonjoran.
deg
bukan hanya Malik yang datang tapi dengan Aris.
__ADS_1
"kirain sendiri silahkan duduk" ucap Kania canggung."bentar aku ambil minum dulu" Kania pergi kedapur mengambil minum.
"ada siapa neng" tanya papa.
"Malik sama Aris pa"Kania membawa minuman keruang tamu.
"tumben nih gue disuguhin minum biasa nya suruh ngambil sendiri" cericos Malik si tukang nyablak.
"lagi baik gue hari ini" ucap Kania sambil merapihkan ikat rambut nya.
"gue tinggal bentar ya ada perlu sama Dani ni dia udah nunggu" Malik berpamitan pada Kania yang dibalas dengan tatapan tajam menujukan bahwa Kania tak setuju.Tapi Malik si tukang jail membalas dengan senyuman seolah mengejeknya.
"ka...rumah nya sepi tumben"
"mama lagi ke Bogor ada papa dibelakang"
"kita keluar yu kata nya didepan ada baso enak"
"aku ijin ke papa dulu ya...minum duslu A" Kania menemui papa nya di halaman belakang.
"sama siapa"
"Aris...Malik udah duluan nunggu disana" Kania terpaksa berbohong karena takut tak diberi ijin kalo hanya berdua dengan Aris.
"jangan lama-lama papa ga ada temen dirumah" papa beralasan karena sedikit tak setuju jika dengan Aris.
"iya pa"
"ambil duit nya dikamar papa disaku celana coklat yang digantung"
"nanati aja pa sekarang masih ada bekal yang dikasih mama kemarin"
Kania kembali menemui Aris.
"gimana diijinin ga"
"iya aku ganti baju dulu ya" Kania berpura-pura padahal ia hanya untuk mengulur waktu karena malas pergi dengan Aris.
__ADS_1
"udah gitu aja ga usah ganti baju"
"ya udah ayo"
Kania dan Aris pergi ke kedai bakso yang tak jauh dari rumah nya.Memilih tempat duduk lesehan dipojokan agar tak banyak orang yang melihat keberadaan nya.Aris memesan 2 mngkuk baso.
"minum nya apa Ka" tanya Aris.
"jus alpukat aja" Aris pun memesan jus alpukat dan teh manis hangan untuk nya.
Pesanan datang mereka menyantap dengan keheningan.
"Kata mau berangkat kerja ko sekarang udah disini lagi" Tanya Kania memecah keheningan.
"ga jadi kerjaan nya dibatalin dari pada nunggu disana makan beli tidur bayar mending disini aja nunggu nya"
"oh..."
"iya Ka soal pertanyaan aku yang waktu itu ga kamu jawab aku udah tau alasan nya kamu udah punya lagi yang baru kan"
deg
Kania diam tak berniat menjwab pertanyaan Aris.
"maaf selama kamu hubungam sama aku kamu ngerasa ga nyaman.Tapi emang inilah aku yang sebenarnya.Jujur aku kecewa sama kamu tapi mungkin kamu punya alasan sendiri tentang semua ini aku juga ga bisa nyalahin kamu tapi aku ngerasa ga bisa kalo harus diduain jadi aku pikir hubungan kita cukup sampai disini aja Ka"
"maaf aku udah ngecewaain Aa mungkin kalo kita berjodo pasti bisa bersama" Kania merasa lega semua kerumitan ini satu persatu terselesaikan.
"kita masih bisa berteman kan" tanya Kania.
"aku kakak...kakak temanmu bisa kamu anggap sebagi kakak"
"udah kan A ga ada yang diimongin lagi aku permisi ya duluan"
"udah biar aku anter tadi kan kamu pergi sama aku"
"ga usah A aku pulang sendiri aja" Kania meninggalkan Aris tanpa kecewa tanpa patah hati justru ia merasa lega satu beban telah menghilang dari pikiran nya.
__ADS_1