Ditinggal Menikah

Ditinggal Menikah
Ngedate


__ADS_3

Hari ini disekolah sedang diadakan kerja bakti menata ulang taman setiap kelas mendapat jatah 1 blok taman. Semua siswa sibuk dengan tugasnya masing -masing dan Kania mendapat tugas menyapu daun kering jang berserakan. Sedang asik dengan tugasnya hp Kania bergetar


+628xxxx


pulang sekolah ditunggu dicafe biasa


Yuda


Kania


Ok


"eh Kania senyum - senyum sendiri chat dari pacar ya... "bu Mar wali kelas Kania yang tiba-tiba sudah disisi Kania


Kania malu juga takut dengan teguran wali kelas karna ketauan main hp.


"maaf bu... ga ini dari teman"


Bu Mar hanya tersenyum dan melenggang pergi melihat siswa yang lain. Ayu mendekat


"malu-malu in lu...maen hp ketauan guru cengengesan lagi,emang chat dari siapa sih?"


"A Yuda katanya pulang sekolah ditunggu ditempat biasa"


"acie…yang punya gebetan ga cerita nih... gimana ganteng ga?orang mana?sekolah dimna?" Ayu memberi seabrek pertanyaan


"yeh... nanya g kebanyakan tuh... ganteng dong tapi bukan anak sekolahan dia dah dewasa tau berapa umur nya"


"om-om dong... hahaha... " Ayu tertawa mengejek. Kania pun mengangkat sapu lidi keatas Ayu yang ketakutan akan dipukul Kaniapun lari.


Setelah cape lari-lari mereka istirahat dibangku taman sambil minum yang dibeli dari kantin sekola.

__ADS_1


"lu gimana sama temen kakak lu lanjut ga" tanya Kania pada Ayu


"sedih gue Ka... dia dah punya pacar katanya" Ayu dengan muka seperti orang menangis


"lebay lu... bilang aja aku mau loh jadi selingkuhan"


"ih najis amit amit " Ayu mengetok ngetok bangku taman dengan telunjuk yang ditekuk kemudian kening nya.


Kania pun tertawa "kirain mau jadi selingkuhan"


Bel pulang sekolah pun berbunyi. Semua siswa berhamburan menuju gerbang sekolah. Kania dan Ayu pun beriringan menyusuri koridor aula sampai digerbang sekolah terlihat Hana sudah menunggunya.


"Ka duluan ya! Bis aku dah ada tuh" pamit Ay pada Kania


"ok hati-hati selamat sampai tujuan" jawab Kania yang diacungi jempol oleh Ayu


Kania bergabung dengan Hana berjalan beriringan menuju cafe


"asik ngedate nih".


"ga apa apa kamu pulang sendiri"


"ah aku dah biasa ko tenang aja. Semoga sukses ya"


"sukses apaan nih"


"sukses jadi pacar cogan" Hana dan Kania terwa bersama


sampai di cafe mereka mencari tempat duduk yang dapat melihat ke jalan biar kalo bis yang biasa mereka tumpangi terlihat jika sudah mendekat.


"bisa ngobrol berdua" Yuda yang tiba - tiba sudah berada disisi Kania. Kania pun medongak melihat sumber suara

__ADS_1


"iya silahkan silahkan,kebetulan bis aku dah ada tuh" bukan Kania yang menjawab tapi Hana sambil menunjuk ke luar yang terlihat bis menuju ke depan cafe. "nitip Kania A awas lecet" pesan Hana pada Yuda sambil berlari melambaikan tangan


"ok Han makasih,hati-hati" Yuda berteriak menjawab olokan Hana


"berisik A menggangu ketentraman umum,tuh orang - orang pada ngeliatin kita,kaya dihutan aja teriak-teriak" tegur Kania


Yuda pun duduk disebelak Kania,memenggil pelayan dan memesan kopi sedang kan didepan Kania masih ada juice alpukat yang tadi dipesan bersama Hana


"apa kabar Neng?" Yuda mengulurkan tangan pada Kania


"alhamdulilah baik.Aa kemana aja" kania menerima uluran tangan Yuda


"ada aja ga kemana mana cuma agak ga enak badan kemarin jadi ga bisa kesini"


pelayan datang mengantarkan kopi


"jadi gimana Neng?"


"gimana apanya A?" Kania mengeryitkan dahi nya bingung


"ya tentang kita kebersamaan kita,masa ia ngegantung kaya jemuran,jemuran digantung kering kalo Aa digantung tuh mati" Yuda mengutarakan isi hatinya


"ya...tinggal Aa kasih judul aja mau nya judul nya apa" jantung Kania sudah melompat lompat pertama kali nya mendapat ungkapan dari laki-laki. "ini nembak apa bukan sih"tanya Kania dalam hati.


"beneran nih Aa yang kasih judul,ayo salaman ga da penolakan"Kania menyambut uluran tangan Yuda "mulai hari ini Neng resmi jadi pacar Aa no debat"


"maksa nih ceritanya?" Kania dengan senyuman nya


"ga bisa nolak udah sah udah salaman"


"iya... iya.. gimana Aa aja yang penting Aa seneng" Kania yang masih dengan jantung berdebar susah payah menampilkan muka yang rilek. "nijantung kaya lagi dangdutan aja,kenapa juga ni tangan ga dilepas lepas ga tau apa jangtung gue dugem"batin Kania

__ADS_1


"karna sekarang udah plong,udah ga ada lagi yang bikin Aa ga bisa tidur jadi mari Aa anter pulang udah sore nanti dimarahin mamah" Yuda berdiri menggati tangan kanan nya dengan tangan kiri menggenggam tangan Kania. Kania pun ikut berdiri meninggalkan cafe menuju parkiran.


__ADS_2