
Kania dan Wina akhirnya pulang dalam perjalanan terlihat Malik dekat rumahnya Kania membunyikan klakson tapi Malik malah menghadangnya. Kania pun mengerem motornya.
"awas ngapain sih halangin jalan orang kurang kerjaan banget lu"
"dari mana" tanya Malik.
"kepooo ya" Wina menimpali.
"hp kamu mana Ka" Malik kembali bertanya pada Kania.
"ngapain lagi ni orang ketemu nanyain hp" Kania merasa aneh dengan Malik.
"tadi Hito kesini nanyain lu"
"jangan prank ga percaya gue,eh apa Hito nlpn lu gue ga bawa hp mati lagi dicas dirumah"
"ga dia kesini dia ngira lu lagi ma gue,gue sms lu ga balas"
"serius nih Hito pulang" Kania merasa tak percaya dengan ucapan Malik pasalnya si sobat satu ini sering banget ngeprank Kania.
"seriu lah ngapain ngeprank lu kurang kerjaan aja"
"gue cabut deh bye..." Kania menghidupkan kembali motornya meninggalkan Malik yang mengomel.
Sampai dirumah Wina,Kania kembali berhenti.
"gue nyampe sini aja ya Win bye"
"eh kerumah dulu yu ini jajanan kita bagi-bagi"
"sisain aja nanti sebelum ngaji gue kesini lagi"
"ya udah bye selamat melepas rindu haha..."
"rese lu gue balik ya..."
"iya ti hati"
__ADS_1
Kania kembali menghidupkan motor menuju kerumahnya. Sampai didepan rumah Kania menyimpan motornya.
"assalamualaikuam" Salam Kania saat masuk rumah.
"waalaikumsalam" mama yang menjawab salamnya. Kemudian mendekati Kania dan berbisik "ada Hito lagi tidur dikamar kamu. Tadi dia nyari-nyari kamu tapi ga ketemu katanya"
"iya tadi Malik bilang ada Hito nyari aku,udah lama dia ma"
"pas kamu pergi ga lama dia datang"
"aku liat dia dulu ma"
"jangan lama-lama dikamar berduaan"
"iya" Kania menemui Malik dikamarnya.
Kania perlahan membuka pintu Kamar karena takut membangunkan orang yg ada di kamarnya. Tapi orang yang didalam ternyata tak tidur dia sedang tengkurap sambil memainkan hp Kania.
"dari mana" Hito menyadari ada yang masuk kekamar.
"nganter Wina ketemu cowoknya,kapan datang dari ga ngasih kabar maubpulang jadi aku ga tau"
"kan bisa nebeng sama sodara"
"ga malu minjem terus" Hito bangun mendudukan diri bersandar di kepala ranjang." sini aku kangen"
Kania menurut mendekat duduk ditepi kasur. Hito memeluknya menciup pucuk kepala Kania kemudian kedua pipinya. Kania yang merasa terkejut dengan perlakuan Hito hanya diam shock baru kali ini Hito berani seintim ini.
"kenapa" tanya Hito.
"kamu aneh deh"
"apa nya yang aneh"
"itu tiba-tiba nyosor udah yu ngobrolnya diluar nanati mama marah"
"kan kangen yang"
__ADS_1
"apa" Kania merasa aneh dengan panggilan Hito yang menyebut kata 'yang' sejakapan dia romantis.
"apa nya ga ada apa-apa ayo keluar" Hito dan Kania keluar menuju ruang tv.
"jadi kapan kesana lagi"
"baru juga nyampe udah ditanya kapan pergi kaya ga seneng aku pulang"
"bukan begitu kan kamu kerja besok jadi ga mungkin kan ijin lama-lama"
"aku ga balik lagi kesana"
"kenapa"
"cape disana perusahaan nya kacau sering lembur tapi ga dapet bonus mana harus bayar kos ini juga pulang cuma punya ongkos doang"
"jadi ceritanya resig"
"ngajuin pindah kesini tapi belum di ACC mudah-mudah diterima kalo ga ya nyari kerjaan lain"
"oh jadi seperti itu. eh udah makan belum"
"belum"
"kita makan dulu yu"
"kamu punya duit ga"
"buat apa ada sedikit"
"minjem ya buat beli rokok nanti kalo udah kerja lagi aku ganti"
"berapa"
"beliin rokok aja"
"ya nanati abis makan" Kania beranjak menuju dapur diikuti Hito.
__ADS_1
"kaya mama ga masak makan mie aja mau"
"apa aja ayo aku bantu masak"