Ditinggal Menikah

Ditinggal Menikah
Akhirnya ketemu mantan


__ADS_3

Hari ini terakhir praktek kerja setelah 3 bulan. Kania masih betah disana karena pegawai disana ternyata sangat menyukai hasil kerja Kania. seperti hari ini sudah 3 hari ada 2 orang yang kerja dilapangan yang menyebabkan pekerjaan mereka menumpuk.


"neng Kania bisa bantu saya ga ini konsumen udah nungguin tapi belum dicetak juga mana pekerjaan saya sendiri numpuk" pinta salah satu pegawai laki-laki pada Kania.


"boleh dicoba dulu Pak kali aja saya bisa" Kania tak pernah menolak meski dia tak tau bagai mana cara mengerjakan nya. Kania mendekati Bapak yang meminta bantuan.


"ni neng ini filenya neng masukin data yang ini salin ke komputer seperti ini kalo semua kolom sudah diisi klik ini save dulu baru prin seperti ini" pegawai itu memberi Kania contoh pengerjakan.


"saya coba pak"


"iya sok saya lihat nanti kalo sudah bener baru saya tinggal nerjain pekerjaan saya" Kania mencoba sesuai petunjuk yang pegawai itu contohkan.


"ini bener ga pak"

__ADS_1


"sini saya cek dulu....iya udah bener ini coba print" Kania melaksanakan perintah."udah bener neng tolong ya itu kerjakan nanti kalo kertasnya kurang bilang ke saya"


"iya pak" Kania mengerjakan kertas yang menumpuk disana. Cici yang sudah tak ada pekerjaan bergabung duduk sebelah Kania membantu membacakan data yang harus di print. Dalam waktu 1 jam Kania sudah menyelesaikan pekerjaan nya. Dia memoerlihatkan hasil kerjanya pada pegawai yang memerintahnya. "ini pak udah selasai"


"cepet banget neng sini saya periksa" pegawai itu meneliti pekerjaan Kania satu persatu. "udah betul ini semuanya duh makasih neng...neng nanti kalo udah lulus magang disini ya" Kania hanya menjawab dengan senyuman.


"kalo ga ada neng pekerjaan saya numpuk lagi dong" kata ibu-ibu pegawai yang kerjanya ngaca dan berdandan hampir 80% pekerjaan nya Kanua yang menyelesaikan setiap hari.


"justru kalo kerjaan saya numpuk nanti cantik saya ga maksimal pak" dengan tanpa dosa ibu itu menjawab.


Kania tidak hanya mendapat pengalaman kerja disana tapi setiap minggu Kania diberi uang jajan dari kantor meski tak besar tapi hanya Kania yang dapat teman-teman nya yang beda ruangan tak pernah mendapatkan uang jajan.


Karena pekerjaan Kania sudah selasai dan hari ini hari jum'at jadi bebas olahraga bagi yang tak ada pekerjaan.

__ADS_1


"bu saya boleh kelapangan" izin Kanua pada kepala ruangan.


"silahkan neng" Kania keluar dengan Cici.


Karena lapangan badminton berada didepan ruangan yang ditempati Cici,Kania ikut keruangan Cici utuk menyimpan hijabnya. Ia merasa kegerahan olahraga memakai hijab. Setelah itu mereka bermain badminton tanpa hijab.


Tak terasa sudah waktunya pulang kantor. Disana diadakan upacara pelepasan siswa praktek semua siswa yang peraktek disana menyalami para semua para pegawai sambil mengucapkan kata maaf dan terimakasih.


Karena acara selasai sampai sore angkot yang biasa Kania tumpangi sudah tidak ada akhirnya Kania memutuskan naik bus karena tak ada angkutan lain kedaerah tempat tinggal Kania dan jika menggunakan ojek ongkos nya cukup mahal.


Saat Kania menunggu bus depan cafe biasa entah kenapa jangtung Kanua terus saja berdebar.


"neng masuk dulu yu kita minum atau makan apa gitu bus nya masih lama" Kania mengangkat kepalanya merasa tak asing dengan suara itu. Dan benar saja Yuda menyapanya entah perasaan itu antara senang sedih dan sakit melihat Yuda. Apalagi kata-kata nya yang halus dan lembut membuat setiap wanita tergoda.

__ADS_1


__ADS_2