
Pagi ini Kania masih sibuk dengan persiapan ke sekolah sambil dengerin lagu. Mama sudah beberapa kali berteriak memanggil Kania untuk sarapan tapi yang dipanggil hanya jawab "iya ma bentar". Kali ini mama tak lagi teriak tapi langsung masuk kamar.
"cepet ngapain aja itu yang lain udah pada nunggu" muka mama sudah terlihat kesal.
"iya ini udah tinggal pake minyak wangi beres deh" Kania menyemprotkan minyak wangi mulai dari depan hingga bagian belakang tubuhnya.
"ngapain juga tu bokong pake disemprot minyak wangi" mama masih menggerutu.
"ya biar wangi ma,selesai ayo ma" Kania menggandeng tangan mama keluar kamar.
"mau kemana sarapan dulu kebiasaan kamu orang tua udah bela-belain pagi-pagi masak ga dimakan"
"kan kata mama kasihan yang lain udah pada nunggu tuh angkotnya udah ada"
"ya makanya jangan susah kalo dibangunin biar ga telat terus buru-buru "
"nih makan dulu" papa Kania membawa sepiring makan dan menyuapi Kania yang sedang memakai sepatu.
"makin manja aja pa dia emang mau nya kaya gitu ga malu apa sama pacar"
"ya kan jarang-jarang papa nya juga jarang dirumah ya kan pa"
"iya mumpung papa lagi dirumah ga apa yang banyak makan nya"
"udah pada kenyang"
"satu suap lagi berkahnya ini aaaa" Kania dengan pasrah menerima suapan terakhirnya.
"makasi papa"
"nih minum dulu...ih nih anak kapan dewasanya minum aja lupa kalo ga disuruh" mama memberikan segelas air pada Kania."habiskan minum yang banyak"
"udah ah kenyang aku berangkat ya assalamualaikum" Kania menyalami kedua orang tuanya.
__ADS_1
"waalaikumsalam salam" jawab keduanya serempak.
"Itu pa anak gadismu kapan dewasanya pacaran aja bisanya tapi kalo dirumah manja banget" mama curhat pada Papa sambil memperhatikan anak gadisnya masuk kedalam angkot.
"pacarnya yang waktu itu"
"siapa Yuda? bukan Yuda tuh udah nikah dia hamilin anak orang ya diminta tanggung jawablah"
"alhamdulilah dia bukan jodoh anak kita mah itu tandanya Yuda bukan laki-laki baik untuk anak kita"
"iya tapi mama udah suka banget sama Yuda dia menghargai orang tua yang sekarang mama kurang suka dia ga bisa basa basi sama orang tua"
"emang sekarang orang mana pacarnya?"
"ga tahu itu yang tadi nungguin Kania dipintu angkot yang senyum sama kita"
"ya jodoh kan siapa tahu mana yang penting kita berdoa semoga anak kita dapat jodoh terbaik"
"amin"
Pulang sekolah Hito mengirimkan pesan pada Kania dia sudah pulang lebih dulu karena ada keperluan. Jadilah Kania pulang sendiri.
Selepas solat asar Kania pergi ke rumah Dewi bersama Wina mereka ada janji bikin sesuatu dirumah Dewi. Hingga jam 5 sore mereka baru berangkat ke mesjid.
"Kania tadi ada yang nyari" bu ustadzah memberitahu Kania.
"siapa ya ceu"
"ceu-ceu ga kenal tapi laki-laki "
"laki-laki Win siapa ya?"
"Hito kali coba chat"
__ADS_1
"aku ga bawa hp"
Malik berlari menghampiri Kania.
"Kania. ..Hito nyariin kamu"
"ada apa ya"
"ga tau katanya ditelpon ga diangkat"
"gue gak bawa hp tolong dong chat dia kasih tau gue ada sama lu"
"bentar" Malik mengirimkan pesan pada Hito. "nih nelpon" Malik memberikan hp nya pada Kania.
📱halo (Kania)
📱dimana
📱mesjid
📱tadi aku kesana ga ada kata mama udah berangkat dari abis asar
📱kerumah Dewi dulu tadi ada janji ngerjain sesuatu
📱aku kesana sekarang
📱ada apa sih
tut tut telepon dimatikan Hito
"kebiasaan orang belum selesai ngomong udah dimatikan Mal nih hpku makasih"
"ijin aku ke ceu-ceu ya Win ga jadi ngaji"
__ADS_1
"emang ada apa sih" Wina terlihat bingung.
"ga tau itu dia aku duluan ya bye. .."