Ditinggal Menikah

Ditinggal Menikah
masih sakit


__ADS_3

Kania tertidur pulas dengan masih menggunakan seragam sekolahnya.Yuda mengetuk pintu kamar Kania.Kania yang mengira itu mama nya memoersilahkan masuk tanpa merubah posisi tidur tengkurap memeluk guling.


Yuda masuk mendekati ranjang Kania duduk dipinggir ranjang.


"neng kenapa? sakit?"


"astagfiruloh aa ko masuk kamar aku sih ngobrol diluar aja yu ga enak sama mama" Kania kaget karena mengira mama yang datang.


"aa disuruh mama nemuin neng kesini katanya neng sakit"


"aku baik-baik aja cuma sedikit mual"


"kita kedoter ya biar cepet sembuh"


"engga ah bentar lagi juga baikan"


"ka makan dulu ini bubur nya udah mateng" mama Kania memberitahu di pintu kamar.


"masuk aja ma" Yuda yang menjawab. Mama Kania masuk."saya aja ma" Yuda mengambil alih nampan yang dibawa mama.


"liatin a biar dimakan bubur nya dia kalo sakit susah makan sama susah minum obat itu obat nya jangan lupa suruh diminum a"


"beres ma saya pastiin neng makan dan minum obat"


"mama mau kedapur lagi mau beres-beres" mama meninggalkan kamar Kania.


"aaaa neng makan dulu" Yuda menyendok bubur mengarahkan pada Kania.


"aku bisa sendiri aa sini"

__ADS_1


"udah biar ga enek makan sambil liatin wajah aa" Yuda senyum menggoda.


"mana ada kaya gitu yang ada tambah enek" Kania cemberut dengan malu-malu membuka mulut nya.


"masa sih liat muka aa tambah enek neng" Yuda dengan muka sok ngambek.


"ga....aa becanda gitu aja marah" Yuda terus menyuapi Kania hingga setengah bubur sudah masuk ke perut Kania.


"udah aku kenyang"


"habisin kalo ga nanti aa bawa kedokter mau"


"enggak udah kenyang nanti malah keluar lagi semua"


"ya udah nih minum obat nya" Yuda membuka bungkusan obat memberikan pada Kania tapi Kania menggelengkan kepala.


"atau mau cara lain minum nya lewat mulut aa"


"mana ada minum obat dari mulut aa"


"mau tau caranya" Yuda memasukan obat kemulut nya kemudian mendekat ke bibir Kania.Kania yang bingung dengan apa yang dilakukan Yuda hanya diam Yuda terus mendekat bibirnya menyentuh bibir Kania.Kania yang menutup mulut nya rapat Yuda memberikan sedikit gigi tan hingga mulut Kania sedikit terbuka Yuda mendorong obat dari mulut nya dengan lidah ke mulut Kania.Kania replek menelan ludah nya hingga obat ikut tertelan Yuda melebaskan pangutan nya dan menyodorkan gelas air putih pada Kania.Kania menerima dan langsuk meneguk habis air dalam gelas.


"aa apaan sih" wajah Kania memerah dengan napas tesenggal jantung nya berdegup kencang.


"itu cara minum obat yang nikmat neng" Yuda tertawa."aa mau ko kalo tiap hari disuruh minumin obat buat neng."


"udah ah jangan terus ngebahas itu" Kania menutup telinganya dengan tangan.apa itu ciuman pertama ku pikir Kania dalam hati.


"lagi ya" Yuda masih menggoda.

__ADS_1


"ga...yu ah kita diruang tv aja ga enak berduaan disini" Kania bangkit diikuti Yuda mereka berpindah ke ruang tv.


"aa tadi nungguin neng di cafe tapi ga muncul-muncul"


"aku ga mampir ke cafe"


"kenapa bisa juga nunggu disana"


"males aja"


Sore menjelang Yuda pamitan pada mama Kania untuk pulang.Kania mengantar Yuda menuju pintu depan.Sebelum membuka pintu Yuda berbalik berhadapan dengan Kabia


cup


cup


cup


cup


Yuda mengecup dahi pipi kanan kiri dan terakhir bibir Kania.Kania melotot dan celingak celinguk melihat ke adaan sekitar takut ketauan mama nya.


"aa apaan sih nanti mama liat"


"cepet sembuh ya...besok ga usah sekolah dulu biar sembuh total"


"besok aku sekolah ada tes PAI males kalo mesti tes sendiri diruang guru"


"susah ya kalo dibilangin...aa pulang dulu" Yuda meneruskan membuka pintu.

__ADS_1


__ADS_2