Ditinggal Menikah

Ditinggal Menikah
Ganti nomor


__ADS_3

Setelah shalat subuh Kania melanjutkan tidurnya.Hp Kania berdering tanda panggilan masuk ia hanya melihat siapa yang melakukan panggilan dan menyimpannya kembali tanpa berniat menerima panggilan. Kakak Kania masuk kedalam kamar Kania.


"neng tuh ada yang nelpon" Aa membangunkan Kania.


"tau" jawab Kania malas.


"ya angkat dong berisik"


"males"


"ye...angkat ga Aa mau tidur lagi nih masih ngantuk tapi denger hp kamu berisik banget,siapa sih kok ga diangkat siapa tau penting"


"Deni itu males ngomong paling cuma bilang kangen pengen ketemu bosen dengernya"


"ya lagian kamu ngasih harapan kalo ga mau ya jangan dikasih harapan tu cowok blokir nomornya atau ga ganti nomor kamu sekarang angkat dulu berisik" Aa yang semula duduk sekarang merebahkan diri disamping Kania.


Dengan malas Kania menerima panggilan.


📱 neng


📱 hmmmm


📱 baru bangun ya


📱 ga...masih tidur


📱 (Deni tertawa) masa orang tidur bisa nerima telepon neng bisa aja


📱 ada apa?(tanya Kania to the poin(

__ADS_1


📱 kangen ketemuan yu


📱 ya nanti kalo udah aman aku kan udah bilang berapa kali sama kamu masa ga ngerti juga sih saat ini keluarga Hana masih emosi sama aku apa lagi mereka tipe pendendam ga mungkin bisa baik dalam waktu singkat.


tut...Kania mengakhiri panggilannya. Dengan wajah masam Kania melirik Kakaknya.


"nih orang malah ngelanjutin tidur disi mana ngoroknya kenceng banget lagi.


Kania mengalah dia bangun dan keluar kamar. Diruang tv berjejer para pemuda masih terdidur mereka tak pulang semua nginap dirumah Kania. Ada yang tidur disopa ada yang dikamar Aa ada juga yang dikarpet depan tv.


"nih manusia udah kaya ikan asin yang lagi dijemur berjejer begini" Kania dengan hati-hati melangkah karna takut mengunjak orang yang tidur ia berjalan menuju dapur disana ada mama yang sedang mencuci piring.


"ini anak perawan jam segini baru bangun cepet bantu mama nyapu sama ngepel teras"


"iya..." jawab Kania malas ia mengambil sapu dan lap pel.


Setelah menyelesaikan tugas dari mama ia kembali kedapur untuk sarapan. Mama sudah menyiapkan nasi goreng dengan telur dadar.


"kamu udah cuci muka belum Ka langsug makan aja"


"udah tadi wudhu waktu mau subuh"


"itu kan tadi kamu kan udah tidur lagi dasar jorok"


"tidur sebentar trus dibangunin Aa"


"mau sebentar mau lama tetep aja tidur siap ya jadi suami kamu nanti orang jorok kaya gitu ih..."


"dapat suami nya yang ganteng sama tajir ma"

__ADS_1


"amin aja lah" mama hendak pergi ke belakang membalikan badan kembali menatap Kania "inget habis makan langsung cuci piring nya"


"iya ma...inget aja si mama" Kania memang selalu meninggalkan piring kotor jika selesai makan tak pernah mau mencuci jika tidak diingatkan.


selasai makan Kania kembali ke kamar.


"Aa nanti anter aku beli kartu baru ya" Kania duduk ditepi ranjang sebelah aa dengan hp dotangannya.


"iya..." akhirnya Aa bangun.


"sebelum dzuhur"


"iya...bawel" Aa bangun kemudian kekamar mandi.


Diruang tv sudah ramai para pemuda sudah pada bangun. Tak lama satu persatu pulang kerumah masing-masing.


setelah sarapan yang kesiangan Aa Kania mengeluarkan motornya.


"Aa mau kemana tadi katanya janji mau nganter beli kartu"


"ga kemana kamu mandi dulu sana masa mau pergi pake baju tidur kaya gitu"


"iya...tapi tungguin"


"kamu nanti samperin Aa dilapang voly ya mau liat anak-anak latihan sambil nunggu kamu"


"iya...tapi jangan jauh-jauh perginya"


"siap tuan putri"

__ADS_1


__ADS_2