Dokter Dingin ,Suamiku

Dokter Dingin ,Suamiku
#65


__ADS_3

..."terima kasih tuhan karena kecemburuannya mengantarkan ku bertemu ayah"...


Mila melangkahkan kaki ke rumahnya mencari Rasya yang belum jatuh dalam pandangan nya. Mila pikir itu sudah biasa terjadi padanya. Tinggal sendiri dan bermain bersama Azen dikamar nya. Akan tetapi hari ini ia sungguh merasa khawatir saat Rasya pergi menghilang selama lima hari dari rumah. Mila tahu keadaan rumah sakit sepi dan baik² saja. Kemudian ia berlari saat mendengar deringan keras dari telfon rumahnya.


"Halo?"ucap Mila tergesa-gesa karena berfikir itu Rasya dan bukan Rizal dari new Zealand.


"Nona nur bilang sama Rasya kalau aku baik² saja, pelaku nya sudah mengaku kalau dia yang salah mengambil obat dan membunuh pasien"


"Apa yang terjadi?"tanya Mila bingung karena memang ia yang tidak tahu apa².


"Rasya belum cerita padamu?"tanya Rizal seperti berteriak karena suasana ramai di sekelilingnya.


Mila menggeleng," A...apa?"


"Nanti saja,disini ramai...aku mau pulang ke Indonesia sama Nabila"


"Dr Husain ikut?"


"Wah Rasya parah,dia juga belum cerita tentang Husain padamu?"


Mila menggeleng lagi di tempatnya," A...apa?"

__ADS_1


"Dia terjebak di departemen keamanan new Zealand karena paspor nya hilang...dr Husain dipaksa menikah dengan putri ketua keamanan disana agar bisa pulang...nur mereka menuduhnya sebagai penyusup yang tidak boleh dilepaskan"


"Jadi dr Husain udah menikah sekarang?"


Rizal mengangguk,"sudah, istrinya cantik dan sangat mencintai nya...kita memutuskan pulang setelah melihat nya bahagia dan saling menerima "jelas Rizal membuat Mila tahu kalau dr Husain sudah menikah dengan Jessie Aurora di New Zealand tahun ini.


Jam menunjukkan pukul lima sore lebih dua puluh menit, Mila duduk di sofa sambil mengeringkan rambut nya yang masih basah karena keramas.  Kebetulan Mila baru saja mandi karena ketiduran sejak tadi. Mila memutar kepalanya saat mendengar derap langkah Rasya yang perlahan mendekat ke arahnya.


"Sya,kamu udah pulang?habis darimana aja?"tanya Mila ramah seolah mencoba paham dengan kesibukan suaminya," tadi dr Rizal telfon katanya dia sudah baik baik saja dan Jangan khawatir....dr Husain juga sudah bahagia dengan pernikahan nya"


Rasya hanya diam tak berbicara. Dirinya masih kesal melihat Mila berjalan dengan pria asing selainnya. Memang pria itu cukup tampan tapi apakah Mila benar-benar harus berbohong di belakangnya. Tentunya Mila juga heran melihat suaminya yang tidak semanis seperti biasanya. Mila tersenyum sambil memegang lembut tangan suaminya dan tak sadar dengan raut wajah rasya yang melihat kesal kearahnya.


"Kamu jahat, kenapa kamu tidak memberitahuku tentang dokter Rizal dan dokter Husen kemarin, apa kamu tidak percaya padaku" cetus Mila pura² marah membuat Rasya tersenyum sinis padanya.


"Bagaimana kamu bilang jika kamu sibuk mesrah² an dengan pria lain" sontak Mila langsung terkejut mendengar ucapan Rasya padanya.iya tidak mengerti dan hanya berharap kalau apa yang didengar nya itu salah.


"Kamu bilang apa?"tany Mila ragu membuat Rasya menarik senyum smiknya.


"Siapa pria itu"tanyanya to the point sambil mengeluarkan beberapa lembar foto di sakunya. ya,ia mendapat foto² itu dari Luna, partner Qiana yang sempat melihat hubungan gelap Mila bersama akmal.mila tidak peduli dengan foto² itu.ia lebih penasaran melihat reaksi dari sorotan mata suaminya.mila hanya terdiam saat Rasya menghempas tangannya dan mendorong tubuhnya keatas sofa.


"Aku sibuk kerja kesana kemari dan kamu malah enak² an selingkuh diluar sana,katakan padaku berapa lama kamu bersamanya? Apa kamu sudah lelah bersamaku dan Azen? Kamu ingin mengakhiri hubungan ini dengan cara keji seperti itu? Aku kecewa padamu mil.

__ADS_1


"Sya kamu gak sehat"ucap Mila sambil menggeleng² kan kepalanya."aku anggap kamu sedang sangat lelah hari ini"ucapnya lagi lalu pergi saat melihat mata merah,rahang yang mengeras dan melihat penampilan berantakan suaminya.


"Kenapa kamu berbohong"lirih Rasya membuat Mila menghentikan langkah nya.ia bisa menentAng tuduhan suaminya tapi jika berbohong  Mila tak bisa berkutik.


Ia sungguh melakukannya saat itu.mila reflek menetaskan air matanya.oa ingi bicara namun tidak bisa. Ia bingung hendak melakukan apa saat melihat Rasya mulai mengacak acak kesal rambutnya sendiri.


"Akhh...."teriak Rasya membuat Mila tersentak kaget dan menangis "kenapa kamu kerja kalau mendatangkan hal maksiat seperti ini?apa aku kurang mencukupi mu?jawab aku!!!"


Hening.


Mila terisak. Hatinya sesak menghadapi hal seperti ini dengan Rasya. Jantungnya berdegup kencang tapi bukan karena gombalan manis untuknya. Ia tidak mengerti kenapa Rasya bisa langsung menyimpulkan semua ini tanpa berfikir dan berbicara baik² dulu dengan nya.


"Aku tidak mengerti kenapa ayahmu bisa membanggakanmu selama ini"


"DIAM" teriak Mila membangunkan azenyang berada di gendongan bibi Wati. Tak hanya bibi Wati yang menangis dari kejauhan tetapi rasyajuga terkejut saat melihat kemarahannya Mila didepannya.mila tau ia salah karena berbohong pada suaminya. Tapi ia punya alasan. Ia tidak bisa melanggar janjinya yang sebenarnya.


"Kau anggap apa aku selama ini? Kau langsung meragukan ku saat melihat foto² sampah seperti itu aku tidak menyangka jika kau bisa menjadi bodoh seperti ini karena kecemburuanmu.....sya apa kamu percaya padaku?"


Rasya memilih membuang mukanya dan menangkap bibi Wati yang sedang menangis di balik tangga, ia tidak mengerti bagaimana menyikapi keadaan seperti itu, hatinya sesak melihat wajah marah Azen yang terus menangis hebat, tatapannya langsung kembali pada yang masih menunggu jawabannya.


Mila tersenyum"kau percaya padaku kan?"

__ADS_1


__ADS_2