
PERINGATAN : Segala bentuk nama, tempat, latar belakang hanyalah fiksi
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Pencapaian tertinggi Maung Raja selama ini adalah mencapai babak perempat final. Apabila Maung Raja dapat memenangkan pertandingan berikutnya, mereka dapat menyamai rekor tertinggi mereka. Maka dari itu pihak manajemen Maung Raja berjanji akan memberikan bonus 1 juta apabila lolos ke babak semifinal dan menggandakan gaji mereka bila mereka memaenangkan final tidak termasuk dalam bonus memenangkan liga yang tertulis dalam kontrak.
Ketika mendengar berita tersebut semua pemain menjadi sangat bersemangat. Mereka dengan antusias menjalankan latihan sehari-hari mereka untuk mempersiapkan pertandingan selanjutnya. Jadwal pertandingan Maung Raja setelah lolos tahap 16 besar adalah melawan PS Jembrana.
PS Jembrana berhasil mengalahkan Sleman United dengan selisih tipis 1 – 0. Memiliki keunggulan 1 – 0 pada saat ronde pertama, PS Jembrana segera melakukan taktik parkir bus. Bahkan pada saat ronde kedua sejak awal pertandingan mereka sudah menerapkan parkir bus. Alhasil pertandingan tersebut menjadi pertandingan yang membosankan untuk di tonton.
Suporter Sleman United yang melihat hal tersebut merasa frustasi dan mulai mengutuk pemain dan pelatih PS Jembrana. Meskipun diolok-olok karena menggunakan strategi tak tahu malu, pelatih PS Jembrana tetap diam dan tidak terprovokasi oleh olok-olokan mereka. Baginya hasil lebih penting daripada taktik yang indah atau proses yang dramatis.
Dalam upaya untuk mengatasi hal itu, pelatih Handoko mulai berfokus untuk latihan bola mati. Menurut analisisnya para pemain PS Jembrana memiliki tinggi badan yang lebih pendek dibandingkan para pemain Maung Raja. Oleh karena itu melalui bola-bola mati mereka akan melakukan duel di udara.
Latihan klub Maung Raja biasanya dimulai dari pukul sembilan pagi hingga tiga sore. Saat ini jam sudah menunjukan pukul empat sore namun masih ada satu orang yang tersisa di lapangan. Orang itu adalah Raka, dari hari pertama mereka melakukan latihan bola mati dalam rangka untuk mempersiapkan melawan PS Jembrana dia memiliki sebuah ide di benaknya.
Sebelumnya saat dia di Persija, Raka belum pernah mencoba menendang bola mati dan tidak pernah terbayang sekalipun untuk melakukannya. Namun kali ini berbeda, ia berpikir bahwa dengan ketepatan umpannya dan bantuan jalur-jalur yang hanya bisa dilihatnya akan menghasilkan sesuatu yang berbeda.
Maka dari itu Raka memutuskan untuk mulai berlatih mengeksekusi bola mati. Baik tendangan bebas ataupun tendangan pojok ia lakukan setelah latihan harian bersama tim.
Dari jarak 30 meter dari gawang, Raka mundur ke belakang untuk melakukan ancang-ancang. Bola terbang dengan
cepat menuju ke gawang dan membentur mistar gawang dengan keras. Tujuan Raka adalah mengarah tepat ke tengah namun bola terbang lebih tinggi. Meskipun dia memiliki keakuratan yang cukup tinggi menendang bola jarak jauh sangat berbeda dengan jarak dekat.
__ADS_1
Semakin jauh target tujuan akurasinya akan semakin memburuk. Dia sudah mencoba dari berbagai posisi dan posisi idealnya untuk mencapai keakuratan maksimal adalah dari jarak 22 meter.
Pada saat Raka akan mencoba sekali lagi Handoko datang menghampirinya. Handoko juga tahu bahwa dia akan berlatih tendangan jarak jauh seusai latihan harian.
“Kemampuanmu dalam mengeksekusi tendangan bebas meningkat dengan cepat, aku berpikir akan memasukkanmu dalam list pemain untuk melakukan tendangan bebas. Namun cukup sekian latihannya dan
bergegaslah pulang untuk istirahat karena besok ada pertandingan melawan PS Jembrana.”
Handoko meneyuruh Raka untuk segera pulang. Raka sedikit enggan karena masih ingin berlatih namun pada akhirnya dia mengangguk dan bergegas untuk pulang. Meskipun latihan penting, pertandingan
besok masih lebih penting.
Pertandingan antara Maung Raja dan PS Jembrana klub sepakbola asal Bali pada ronde pertama akan dilaksanakan di Stadion Raja.
Kusno masih bermain sebagai starter awal karena Ahmad masih dalam masa penangguhan kartu merah. Ahmad hanya dapat bergabung dengan tim saat ronde kedua melawan PS Jembrana.
Sangat sulit untuk menerobos dengan umpan-umpan datar sehingga mereka umpan lambung lebih diutamakan. Dari belakang ke depan bola akan tetap berakhir di kaki Raka karena dia yang memiliki akurasi umpan yang stabil.
Pemain PS Jembrana juga menyadari hal itu dan mulai melakukan bentrokan fisik dengan Raka. Dalam jarak 20 meter dari gawang PS Jembrana, Raka yang saat itu akan berbalik setelah menerima umpan dari Kusno terjatuh karena mendapat tackle dari lawan.
Beruntung ia dapat secara reflek menarik kakinya ke belakang sehingga dia hanya jatuh namun kakinya tidak terkena tackle dari lawan. Barusan adalah momen yang berbahaya karena dirinya bisa mendapatkan cidera.
Biasanya yang menendang tendangan bebas adalah Andre atau Ahmad keduanya sering bergantian. Pada saat Andre akan menendang Raka berjalan menghampirinya dan mengatakan ingin mencoba melakukannya di pertandingan resmi.
__ADS_1
Andre ingin melakukan tendangan bebas tersebut tetapi pada akhirnya menyetujui permintaan Raka. Berdiri di belakang bola, Raka mulai mengamati pemandangan di depannya. Di hadapannya ia melihat pemain PS Jembrana yang membuat pagar dan para pemain Maung Raja yang bersiap-siap untuk mengejar bola.
Mengambil ancang-ancang, bola segera ditendang ke arah gawang. Bola melambung tinggi namun sebelum bola tersebut mencapai gawang perlahan mulai turun seperti tidak ada tenaga.
Raka memang tidak bertujuan untuk menendang bola langsung ke gawang. Tujuan Raka sebenarnya adalah mengumpan bola kepada Beto yang berada di posisi terdekat bola mendarat. Beto juga tidak mengecewakannya, menerima bola dengan bahu kanannya Beto segera mengangkat kakinya dan langsung menendang. Tembakan voli yang dilakukan oleh Beto menembus pertahanan kiper PS Jembrana.
1 – 0
PS Jembrana memiliki ketertinggalan poin sehingga tidak bisa sepenuhnya mempertahankan taktik bertahan bila ingin lolos. Pelatih PS Jembrana berdiri dari kursinya dan mendekati lapangan dan memberikan intruksi dengan tangannya. Tanda mereka untuk menyerang.
Pujian perlu diberikan kepada Kusno pada pertandingan kali ini. Ia mencurahkan dedikasinya untuk mempertahankan garis pertahanan Maung Raja. Lari tak kenal lelahnya dan tacklenya membuat Cahyo yang berada di bawah gawang cukup bersantai.
Antara cangkang kura-kura dan taring singa orang-orang memperdebatkan hal itu sebelum jalannya pertandingan. Namun pertandingan hari ini membuktikan bahwa taring singa si raja hutanlah pemenangnya. Taring mereka sepenuhnya melanggar pertahanan cangkang kura-kura.
Dengan bantuan crossing yang ditendang oleh Anton, Alan mencetak skor dengan spektakuler. Alan menyambut umpan tersebut dengan tendangan salto. Gol tersebut bahkan mungkin memasuki nominasi gol terbaik liga 3 bulan ini.
Semua pemain Maung Raja menggila dan mengejar Alan yang melakukan selebrasi. Suporter Maung Raja yang menonton di stadion juga tidak kalah gilanya. Mereka mulai menyanyikan lagu-lagu dengan lebih keras untuk mendukung pemain yang sedang bermain.
Hasil akhir 2 – 0 kemenangan bagi Maung Raja. Pada ronde kedua yang dilaksanakan di stadion kandang PS Jembrana, Handoko mengubah taktiknya menjadi sepenuhnya fokus pada pertahanan menggunakan formasi 4-2-3-1 yang pada akhirnya mengikat skor menjadi 1 – 1 dalam pertandingan tersebut.
Agregat 3 – 1.
Maung Raja mencapai puncak sejarahnya sekali lagi memasuki babak perempat final liga 3.
__ADS_1