
PERINGATAN : Segala bentuk nama, tempat, latar belakang hanyalah fiksi
Pertandingan baru berjalan selama tiga menit namun Indonesia telah menghasilkan peluang emas untuk mencetak gol.
Sayang sekali bahwa peluang tersebut gagal dikonversi menjadi gol.
Penjaga gawang tim Thailand yang berhasil menangkap bola segera melempar bola ke tengah lapangan.
Umpan tersebut berhasil diterima oleh gelandang bertahan Thailand. Dia menggiring bola beberapa langkah dan segera memberikan umpan lambung.
Tim Thailand tidak ingin membuang waktu. Saat ini mereka langsung bergegas melakukan serangan balasan.
Bola melambung jauh perlahan lahan menuju lingkaran tengah lapangan. Arah yang dituju adalah striker mereka.
Meskipun Bagus telah berusaha untuk menyundul bola menuju ke sisi lapangan Thailand, striker asal Thailand yang berhasil memenangkan duel udara.
Dia mengontrol bola dengan dadanya dan segera berbalik menuju gawang milik Indonesia.
Bagus mencoba menghalangi namun dengan mudah ditipu oleh gerakan striker Thailand tersebut.
Tojim yang berlari kembali dari sisi lapangan Thailand segera berhasil menyusul.
Dia mencoba menarik baju striker Thailand agar pergerakannya terhambat. Namun striker tersebut telah mengantisipasi dan menepis dengan tangannya.
Pertahanan Indonesia kini menyisakan Tegar dan Ricky.
Komentator I-TV, Bung Haris dan Bung Burhan mengomentari peristiwa tersebut dengan cemas.
Meskipun pekerjaan mereka sebagai komentator adalah harus mengomentari dengan netral. Namun saat ini adalah pertandingan nasional sehingga mereka sedikit lebih bias mendukung Indonesia.
"Sayang sekali Bagus dan Tojim gagal menghentikan striker Thailand tersebut."
"Kini hanya menyisakan Tegar dan Ricky, aku harap Tegar dapat menghentikan pergerakan striker tersebut."
Di waktu yang bersamaan, kini Tegar dan striker Thailand sudah melakukan head to head.
Striker tersebut tidak memperlambat kecepatan tetapi terus berlari dengan kecepatan penuh.
Ketika jarak hanya berkisar beberapa senti, striker tersebut secara mendadak menghentikan bola dan membalik tubuhnya.
Bola tetap mengikuti striker tersebut dan berhasil melewati Tegar.
Putaran Marseille.
__ADS_1
"ASTAGA BUNG BURHAN, putaran marseile dilakukan. Inikah kekuatan dari seorang striker yang telah menerima baptisan dari liga eropa?"
"Dia benar-benar memiliki kemampuan yang hebat, namun sekarang pertahanan Indonesia sedang dalam darurat. Aku takut kita akan kebobolan terlebih dahulu."
Perkataan Bung Burhan benar adanya karena Ricky yang berlari mendekati sang striker untuk merebut bola gagal mendapatkan apapun.
Ricky tidak membiarkan pusat gravitasinya turun , tangannya juga terentang agar striker Thailand tidak bisa melakukan tendangan sendok.
Namun celah di terowongan kaki Ricky berhasil ditemukan. Bola menggelinding melewati terowongan tersebut dan dengan cepat menggelinding ke arah bola.
Tanpa melihat bola benar-benar masuk, striker Thailand tersebut langsung melakukan selebrasi.
Gol benar-benar tercipta. Tegar berusaha mengejar bola namun akhirnya tetap gagal juga.
Serangan balik langsung dari Thailand berhasil membuahkan gol. Kini Thailand memimpin jalannya pertandingan dengan skor 1 - 0.
Kamera televisi menunjukkan wajah close up pelatih Indra. Dia mengusap wajahnya, tidak bisa berkata-kata.
Tidak ada yang salah dengan strategi milik pelatih Indra namun strategi tersebut tidak bisa berfungsi ketika menghadapi kekuatan yang jauh lebih kuat.
Gol tercipta karena sepenuhnya perbedaan kekuatan.
Momentum pertandingan kini berada dalam genggaman Thailand. Indonesia hanya bertahan secara pasif menghadapi serangan dari Thailand.
Di menit ke 20 serangan dari Thailand gagal membuahkan gol dan kini giliran mereka untuk melakukan serangan balik.
Ricky melempar bola kepada Brian yang kemudian diteruskan kepada Nando. Brian yang mengumpan bola tidak berhenti sampai disitu dan segera berlari menyalip Nando.
Nando yang saat ini dibayangi pemain Thailand segera mengumpan bola kepada Brian di depan.
Bola diumpan dari sisi kanan ke sisi kiri. Tujuan operan Brian adalah Supriyadi yang saat ini berada di posisi kosong.
Supriyadi segera berlari mendekat menuju kotak pinalti. Namun sebelum dirinya berhasil memberikan umpan ke dalam, tackle bersih dari pemain bertahan Thailand berhasil merebut bola dari kakinya.
Pemain bertahan tersebut segera mendistribusikan ke rekan di depannya. Serangan balasan Indonesia berhasil digagalkan dan kini Thailand segera memberikan balasan langsung.
Winger Thailand tersebut berlari melakukan penetrasi ke dalam pertahanan Indonesia dari tepi lapangan.
Dia melakukan gesture umpan lambung ke dalam kotak pinalti namun ketika Edo menjulurkan kakinya winger tersebut menggeser bolanya ke samping dan terus menggiring melewati Edo.
Kini winger tersebut sudah memasuki kotak pinalti. Bagus dan Tegar memposisikan diri untuk menghalangi jalur umpan sambil berusaha untuk merebut bola.
Tetapi winger tersebut tidak memiliki niatan untuk mengumpan. Dia melakukan tendangan langsung ke gawang yang dijaga Ricky.
__ADS_1
Dengan kaki kirinya tendangan yang dihasilkan melebar ke arah kiri. Saat ini posisi Ricky berdekatan dengan posisi winger Thailand.
Ricky melompat ke arah kanan untuk menangkap bola, namun jaraknya terlalu lebar sehingga dia gagal untuk mencapainya.
Bola akhirnya masuk ke gawang. Wasit meniupkan peluit dan menunjuk tengah lapangan agar Indonesia melakukan kick off.
Gol tersebut sah. Thailand berhasil memperlebar skor menjadi 2 - 0.
Ricky berteriak untuk menyemangati rekan-rekan timnya. Untungnya mereka masih memiliki semangat juang yang membara.
Ketertinggalan dua poin tidak membuat mereka patah semangat. Siapa tahu mereka masih bisa menyusul seperti halnya saat melawan Vietnam.
Dua puluh lima menit tersisa sebelum jeda istirahat. Mereka mencoba bangkit dan terus melancarkan serangan namun terus digagalkan oleh pemain Thailand.
Dengan komando Ricky pertahanan menjadi lebih stabil saat menghadapi serangan balik Thailand. Dari belakang dia memberi perintah kepada Bagus dan Tegar bila terdapat celah dalam pertahanan.
Pemain Thailand tidak mengendorkan serangannya sedetik pun bahkan ketika waktu permainan sudah memasuki menit ke 44.
Wasit meniup peluitnya untuk mengakhiri babak pertama setelah tiga menit berselang.
Meskipun mereka tahu bahwa jalannya pertandingan sangat sulit. Mereka tetap tidak bisa untuk tidak menghela nafas. Hal serupa dialami juga oleh suporter yang mendukung dari rumahnya masing-masing.
Seorang wanita yang sedang duduk di sofa terus menatap layar televisi. Apa yang dia lihat adalah pertandingan antara Indonesia melawan Thailand.
Orang itu adalah Jihan. Dia saat ini tidak bekerja di lokasi stadion karena saat ini giliran seniornya yang bertugas.
Karena dia sedang dalam liburan dia ingin memainkan beberapa game ponsel yang populer namun dengan cepat bosan. Pada akhirnya dia menyalakan televisi ketika mengingat ada pertandingan sepakbola.
Dia tidak memiliki minat terhadap sepakbola namun dia tetap menonton.
Tujuan sebenarnya adalah untuk melihat Raka. Setelah mewawancarainya dia terus penasaran dengan sosok Raka.
Sosoknya terlalu familiar, tetapi bukan karena ketika mereka bertemu di Bali. Dia merasa pernah bertemu namun tidak dapat mengingat.
Ketika dia tidak menemukan Raka sepanjang babak pertama dia merasa kehilangan motivasi dan bosan. Dia hendak mematikan tv namun tangannya terhenti.
Saat itu layar kembali menunjukkan pertandingan sepakbola. Babak kedua akan segera dimulai.
Di layar televisi, seluruh layar hanya menampilkan punggung seorang pemain Indonesia.
Terbukti dari jerseynya yang berwarna merah.
12
__ADS_1
Itulah nomor punggung yang dilihat Jihan saat ini.