Dream : Legend Maker

Dream : Legend Maker
Debut


__ADS_3

PERINGATAN : Segala bentuk nama, tempat, latar belakang hanyalah fiksi


Pertandingan pertama PSIS Semarang tersebut tidak ada kaitannya dengan Raka. Sepanjang pertandingan itu dia hanya menjadi penghangat bangku cadangan. Namun hal ini tetap baik bagi pengalamannya dalam mengamati.


Gol pembuka yang dilakukan oleh Carl menjadi satu satunya gol yang tercipta dalam pertandingan itu. PSIS Semarang mendapatkan kemenangan tipis atas Persipura.


Pemain Persipura telah mengetatkan penjagaannya sehingga sulit ditembus semenjak Carl mencetak gol.


Mereka juga mencoba menyerang namun tidak memiliki cukup daya ketika pertahanan mereka di acak-acak oleh trisula PSIS Semarang.


Setelah pertandingan itu gol Carl memang menjadi viral di media sosial. Sepenuhnya menjadi perbincangan hangat oleh pecinta sepakbola di tanah air.


Pekan pertama liga 1 selalu menjadi yang menarik. Momen dimana ekspetasi terkadang terlalu tinggi dan ketika kejutan yang tidak diharapkan tiba.


Meskipun ini baru pekan pertama dan segala sesuatu bisa saja berubah. Hal ini juga dikarenakan beberapa klub yang dipandang sebelah mata juga menunjukkan kebolehannya.


Sedangkan klub besar yang dinilai akan menunjukkan performa gemilang malah merosot. Salah satunya adalah Arema Malang.


Kedatangan Somer dengan titel top skorer liga sepakbola asal Pantai Gading tidak berhasil mendongkrak performa tim.


Persebaya harus menelan kekalahan tipis 2 - 1 ketika melawan Persiba. Bintang pertandingan tersebut adalah seorang striker asal liga 3 yang baru saja bergabung.


Dia adalah Alan.


~


Waktu terus berlalu dan liga kini telah memasuki pertengahan September pekan ke 10.


PSIS Semarang telah mengalami kemacetan karena mulai dari pekan keempat mereka gagal mendapatkan kemenangan lagi.


Dengan akumulasi 16 poin yang diraih melalui 4 kemenangan 4 seri dan 2 kekalahan, PSIS Semarang bertengger di posisi ke 8.


Sedangkan posisi pertama dimiliki oleh Persiba dengan total 22 poin. 6 kemenangan, 4 seri, dan 0 kekalahan. Merekalah yang menjadi kuda hitam tahun ini.


Hal ini bahkan membuat banyak orang heran. Persiba sepenuhnya mengandalkan pemain tanpa nama untuk mempermalukan seluruh klub liga 1.


Kebetulan pekan ke 11 ini adalah pertandingan antara PSIS Semarang melawan Persiba.


Bagi Raka dan Alan ini akan seperti reuni. Apa yang berbeda adalah dulu kawan namun sekarang lawan.


Namun sepertinya hal itu tidak mungkin terjadi karena Raka masih duduk manis di bangku cadangan.

__ADS_1


Sejujurnya dia sudah gatal untuk bermain namun tampaknya pelatih Sergio masih tidak puas dengan peningkatan duel fisiknya. Padahal Raka sudah mampu menjaga keseimbangan dan mempertahankan bola ketika adu fisik.


PSIS Semarang menggunakan formasi seperti pertandingan pertama 4-2-1-3 sedangkan Persiba menggunakan strategi 4-2-3-1.


Sudah tak terhitung jumlahnya peluang yang diciptakan kedua tim namun belum ada yang berhasil membuahkan gol.


Di sisi lapangan pelatih Sergio sudah cemberut. Dengan kedua tangan di kantung celana, pemain di lapangan sudah tahu bila pelatih sedang tidak puas dengan performa mereka.


Skor imbang 0 - 0 pun dipertahankan hingga akhir babak pertama.


Raka yang bersiap menuju lapangan untuk pemanasan bersama pemain pengganti lain tiba-tiba dipanggil oleh pelatih Sergio untuk bergabung dalam ruang ganti.


Ketika mendengar itu Raka sangat bersemangat. Satu-satunya alasan pemain pengganti dipanggil dalam ruang ganti saat sesi istirahat adalah karena dia akan memulai di babak kedua.


Dugaan tersebut dibenarkan oleh perkataan pelatih Sergio sendiri. Raka akan menggantikan Reza.


Masih menggunakan 4-2-1-3 hanya saja posisi gelandang serang kini adalah Raka. Sedangkan Jonathan mundur menempati posisi Reza.


Pelatih Sergio memandangi Jonathan dan berkata


"Biarlah pengatur serangan dilakukan oleh Raka, tugasmu adalah untuk menyalurkan bola. Bantu serang ketika menyerang dan bantu pertahanan dengan lebih aktif."


Selepas itu, pelatih Sergio menoleh ke Raka.


Strategi yang dilakukan pelatih Sergio kali ini karena dia sudah tidak tahan dengan performa anak asuhnya.


Awalnya dia ingin memasangkan Raka di lini tengah namun umpan Jonathan dapat mudah ditebak oleh pemain lawan. Jonathan juga dirasa terlalu pasif ketika tim menyerang.


Sedangkan lini tengah memerlukan pengumpan akurat untuk menyalurkan bola. Jadilah pemikiran untuk menukar posisi Jonathan dan Raka.


Dia sepenuhnya melepaskan 3 poin dan memanfaatkan untuk meracik strategi inovatif.


Bagi Raka ini tidaklah terlalu berat. Ini adalah tugas aslinya ketika berada di Maung Raja. Pelatih Sergio ingin dirinya bermain sebagai orchestrator di lapangan.


Hanya pelatih Indra yang menggunakan dirinya sebagai gelandang box to box sejauh ini.


Segera pertandingan babak kedua pun dimulai.


Dengan jersey biru bernomor punggung 12 Raka telah berdiri di lapangan hijau. Saat ini tatapannya bertemu dengan tatapan Alan.


Mereka hanya saling mengangguk. Tidak perlu ada basa basi karena saat ini mereka adalah lawan.

__ADS_1


Prit


Perubahan posisi memang menyebabkan dampak positif dalam tim. Dengan mudahnya bola tersalur ke depan seakan roda gigi yang berhenti mulai berjalan kembali.


Saat ini Jonathan melakukan umpan lambung ke depan yang diterima oleh Raka.


Menggunakan dadanya untuk menyenggol bola ke arah kiri. Pemain Persiba berusaha untuk mencegat bola namun ketika bola telah jatuh di tanah Raka mengubah bola ke arah kanan dan melakukan terobosan.


Sambil menggiring bola dia mengamati pemandangan di depan. Jalur jalur samar kini terlihat kembali dan Raka dengan patuh mengikuti jalur yang sudah tergambar.


Bola melambung ke samping kanan. Tidak ada pemain Persiba disitu dan bola akan mendarat tepat sebelum memasuki kotak pinalti.


Ketika bola perlahan mendarat di rumput, Maru yang berlari dari sisi kanan tiba di waktu yang bersamaan.


Maru menggiring bola mendekati gawang dan mendorong bola menggunakan kaki kiri bagian dalam ke gawang.


Penjaga gawang saat itu sudah maju beberapa langkah dari posisinya sehingga ketika Maru menendang bola kakinya berusaha terulur untuk mencegat bola.


Sayangnya bola terlalu melebar sehingga tidak dapat dijangkau. Bola menggelinding ke dalam gawang tanpa perlawanan.


Pada menit ke 79, melalui umpan terobos cantik Raka, Maru telah mencetak skor menjadi 1 - 0.


Maru yang mencetak gol menghampiri Raka dan memeluknya. Rekan-rekan yang lain juga perlahan menyusul untuk memberikan selamat.


Pada awalnya mereka meragukan kemampuan pendatang baru seperti Raka namun nampaknya pelatih Sergio memiliki mata yang bagus untuk membeli pemain.


Perlakuan acuh tak acuh yang seperti gunung es dari pemain PSIS Semarang perlahan meleleh karena Raka dapat membuktikan kemampuannya.


Pertandingan tersisa 10 menit lagi dan Persiba mencoba untuk menyerang. Mereka terlalu terburu-buru sehingga angga sebagai pemain bertahan PSIS Semarang dapat melakukan steal.


Dia mengumpan bola kepada Febri di depannya. Dengan kecepatannya menyisir lapangan dari sisi kiri dia kini semakin mendekati garis batas lapangan.


Sebelum mencapai garis batas Febri melakukan stop mendadak dan mengumpan bola menuju dalam zona pinalti.


Carl dan dua pemain bertahan melompat untuk melakukan duel udara. Sayangnya jersey Carl ditarik sehingga dia jatuh.


Beruntung wasit melihat dan segera meniup peluitnya. PSIS mendapatkan voucher undian gol di menit-menit terakhir pertandingan.


Bola putih itu di eksekusi dengan rapi oleh Carl sehingga skor menjadi 2 - 0.


Skor tersebut dipertahankan hingga akhir pertandingan. PSIS secara resmi mengakhiri dominasi kuda hitam Persiba.

__ADS_1


Ini juga sekaligus sebagai kemenangan PSIS setelah puasa selama 6 pertandingan. Raka juga melakukan debut dengan sukses di hari itu. The Panser yang biasanya pemilih telah sepenuhnya jatuh cinta dengan penampilan Raka.


__ADS_2