
PERINGATAN : Segala bentuk nama, tempat, latar belakang hanyalah fiksi
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Tim Maung Raja kembali menuju Jakarta dan mempersiapkan pertandingan selanjutnya. Pertandingan berikutnya adalah pertandingan kandang di Stadion Raja. Mereka akan menghadapi klub yang sekota dengan mereka yaitu Batavia.
Saat ini Raka berada dirumah yang sedang bersiap-siap untuk berangkat menuju Stadion Raja. Ponsel yang di letakkan di meja bergetar, ia pun segera menangkatnya.
"Halo ayah"
"Bagaimana pertandingan pertama mu nak?"
Hendro, ayah Raka telah mengetahui bahwa anaknya telah berpindah klub dari Persija Jakarta ke Maung Raja. Ia khawatir akan masa depan anaknya, namun Raka telah memberitahunya bahwa pelatih Handoko mempercayainya untuk menjadi pemain inti di Maung Raja sehingga dirinya menjadi tenang sekaligus senang mendengarnya. Setiap ayah akan senang apabila anaknya berhasil dengan sesuatu yang ditekuninya.
"Sangat baik yah, anakmu mencetak satu assisst dipertandingan pertama"
"Itu bagus, pertahankan dan jangan kendor"
"Tentu, aku berangkat dulu yah, hari ini ada pertandingan melawan Batavia dan pelatih menyuruh kita untuk berkumpul lebih awal. Aku akan menelponmu lagi setelah pertandingan, sampai jumpa."
__ADS_1
Raka menutup panggilan dan memasukkannya ke dalam tasnya. Setelah memeriksa perlengkapan yang dibawanya ia mengeluarkan motornya dan mulai berkendara menuju Stadion Raja. Menyapa satpam yang berjaga di depan pintu dan memarkirkan kendaraan, Raka lalu bergegas menuju ruang ganti. Di sana sudah banyak pemain yang telah hadir.
Loker milik Raka berada di sudut ruangan, lokernya bersebelahan dengan Beto. Ia menyapa rekan-rekan yang lainnya sebelum mendekati lokernya. Di sana sudah ada Beto yang sedang mengobrol bersama Andre, Ahmad, dan Anton. Mereka terlihat sangat bersemangat untuk pertandingan hari ini.
Bila ada yang tidak bahagia tentu saja orang itu adalah Beto. Pada saat pertandingan pertama ia belum melakukan apapun dan pelatih sudah menggantinya. Ia terbakar amarah dan bersiap melampiaskan ke pertandingan hari ini.
Pada pertandingan melawan Batavia, mereka masih menggunakan formasi yang sama seperti sebelumnya. Pelatih Handoko tidak berencana untuk bermain bertahan saat berada dalam kandang sendiri, selain itu bila ia memainkan taktik pertahanan para suporter Maung Raja akan sangat tidak bahagia. Ia yakin dengan kemampuan tim maka dari itu tidak masalah untuk memuaskan keinginan suporter yang ingin tim kesayangan mereka tampil ganas di kandang.
Pertandingan segera dimulai dan para suporter Maung Raja segera menyanyikan chant dan yel-yel untuk memberikan tekanan pada pemain Batavia. Nyanyian para suporter seperti buff dalam permainan game, para pemain Maung Raja sangat bersemangat.
Perasaan ini sangat berbeda ketika mereka bertanding melawan Serpong City. Pada pertandingan itu mereka melakukan pertandingan tandang sehingga tidak banyak suporter Maung Raja pergi untuk menonton. Meskipun ada yang menonton mereka ditekan oleh suara dari suporter Serpong City karena perbedaan jumlah.
Di menit ke 7 permainan, Alan membuka skor menjadi 1 - 0, ia berlari menuju tempat para suporter berada untuk melakukan selebrasi. Suporter dari Maung Raja juga tidak pelit dan mulai meneriakan namanya.
Tidak berhenti sampai disitu, sepuluh menit setelah gol di cetak, Raka menggiring bola dan memasuki kotak pinalti, salah satu pemain bertahan mencoba merebut bola dari Raka namun Raka segera menendang bola datar. Bola berjalan melewati kedua kakinya dan disambut dengan baik oleh Alan.
Gol, menggandakan skor menjadi 2 - 0. Sekali lagi melalui assist cantik dari Raka. Alan mencetak gol.
Mencetak dua gol secara singkat dalam pertandingan tersebut membuat penjagaan terhadap Alan sangat meningkat. Para pemain dari Batavia memfokuskan pernjagaan mereka untuk menahan pergerakan Alan. Namun mereka melupakan Beto. Posisi Beto kali ini sangat bebas dan tidak ada penjagaan dari pihak Batavia.
__ADS_1
Anton yang berhasil melewati dua pemain dari sisi sebelah kiri segera melakukan umpan ke dalam kotak pinalti. Beto menerima umpan tersebut dengan mudah.
BAM!
Bola yang ditendang oleh Beto dengan keras masuk ke dalam jaring gawang. Kiper Batavia berdiri diam tidak bergeming karena tendangan Beto sangat cepat. Beto berteriak dengan keras melampiaskan perasaan frustasinya karena di gantikan dalam pertandingan pertama.
Hanya dalam 30 menit pertandingan, Maung Raja memimpin Batavia dengan skor 3 - 0. Pemain Batavia sudah duduk dan berbaring di rumput. Mental mereka hancur dalam babak pertama ini.
Batavia mencoba untuk melawan dan menyerang pertahanan Maung Raja pada babak kedua. Sayangnya Alan memadamkan semangat yang mereka coba bangun. Di menit ke 70 melalui tendangan sudut yang ditendang oleh Cahyo, Alan berhasil menyundul bola ke dalam gawang. Hattrick pertama dalam liga, hari ini adalah hari baik bagi Alan.
Teriakan suporter semakin menggila dengan hattrick yang di cetak oleh Alan. Di sisi lapangan, pelatih Handoko segera menyuruh Budi untuk menggantikan Alan. Tidak ada perasaan tidak puas yang dimiliki Alan karena ia tahu Handoko menggantikannya agar ia mendapatkan tepuk tangan dari suporter.
Sudah tidak ada perasaan perlawanan dari pihak Batavia, sehingga Maung Raja dengan mudah mencetak gol kelimanya hari itu melalui Raka. Saat itu Raka melihat bahwa kiper lawan sudah tampak linglung, pandangan matanya sudah tidak fokus lagi, maka ia pun mencoba menembak bola dari luar kotak pinalti.
Raka mencetak gol pertamanya di hari itu. Rekan rekannya mengelilinginya dan menepuk punggungnya. Gol tersebut juga menjelang akhir dari pertandingan itu. Wasit tidak memutuskan menambah waktu permainan karena hasilnya tidak dapat diubah. Kemenangan telak bagi Maung Raja.
Hari berikutnya dalam koran Jakarta News, di sudut kanan bawah terdapat judul "Pesta Gol Maung Raja". Pertandingan itu bahkan mendapatkan sorotan dari wartawan yang secara kebetulan menonton pertandingan tersebut.
Sleman United juga memenangkan pertandingan melawan Serpong City. Namun kemenangan mereka dihentikan oleh Maung Raja. Pada saat itu di stadion kandang Sleman United, gawang mereka berhasil dijebol dua kali oleh Maung Raja. Kedua gol tersebut adalah berkat umpan cantik yang dilakukan oleh Raka.
__ADS_1
Saat ini Raka sudah mengantongi 4 assist dan 1 gol dalam 3 pertandingan membuatnya memuncaki puncak daftar assist liga 3. Di bawahnya ada Rico, pemain asal Persikota klub asal Tangerang dengan jumlah assist 2. Adapun dalam daftar mencetak gol Alan berada di posisi ke 3 dengan jumlah 4 gol. Posisi pertama dan kedua diisi oleh pemain dari PPSM Magelang 6 gol dan PS Bima Sakti sama jumlahnya dengan milik Alan yaitu 4 gol.
Adapun klasmen grup F sementara ini masih dipimpin oleh Maung Raja dengan 6 poin dan keunggulan 10 gol. Belum ada klub dari grup F yang berhasil menjebol pertahanan milik Maung Raja. Berada di posisi kedua yaitu Sleman United dengan 4 poin dan keunggulan 3 gol. Serpong City dan Batavia bermain dengan skor imbang yaitu 1 poin namun karena Serpong City memiliki keunggulan dalam jumlah gol mereka menempati posisi ketiga.