Dream : Legend Maker

Dream : Legend Maker
Bertemu Mantan


__ADS_3

PERINGATAN : Segala bentuk nama, tempat, latar belakang hanyalah fiksi


Dampak kekalahan Persiba membuat banyak efek kupu-kupu. Semula mereka yang bertengger dipuncak klasmen kini harus turun. Raja tahun lalu, Bali United kembali memuncaki posisi.


Adapun PSIS dengan akumulasi 19 poin naik satu peringkat menjadi tujuh menyalip Madura United yang menelan kekalahan melawan Persija.


Banyak yang telah mengetahui Raka ketika dia membela timnas U-21. Namun bermain di timnas dan di klub adalah suatu hal yang berbeda.


Performanya di timnas memang sudah memikat hati para suporter sepakbola di tanah air. Hal itu tentu juga berdampak akan tingginya harapan suporter kepada Raka.


The Panser juga berharap bahwa kapten timnas U-21 tersebut dapat mempertahankan performanya ketika bermain di liga1.


Untungnya penampilannya kemarin sukses membuktikan bahwa dirinya mampu beradaptasi dengan liga.


Debut Raka saat melawan Persiba memang terbilang sukses. Dia mampu memberikan warna yang berbeda semenjak dirinya masuk.


Selain itu debutnya juga sukses mengantongi 1 assist dalam statistiknya.


Pelatih Sergio memuji sekaligus memperingati Raka dalam wawancaranya saat konferensi pers pasca pertandingan.


"Raka adalah pemain muda yang menjanjikan. Aku sangat bangga dapat melatihnya namun aku berpesan agar jangan menjadi tinggi hati. Jalannya masih panjang, liga belum usai dan karirnya masih pendek. Aku harap dia dapat semakin membaik tahun demi tahun."


Semenjak debut Raka yang sukses, pelatih Sergio semakin sering memberikan menit untuk Raka bermain meskipun belum menjadi starter.


Pada pertandingan pekan ke 12 melawan PSS Sleman secara away, Raka masuk ke lapangan di menit ke 67.


Saat ini pertandingan dipimpin oleh PSIS dengan skor 2 - 0. Tidak ada beban yang perlu ditanggung, pelatih Sergio hanya memberikan kesempatan pengalaman bagi Raka.


Selama tiga belas menit itu Raka sering mendapatkan kontak fisik dengan pemain PSS saat mendapatkan bola. Beruntung karena pelatihan rutin dengan Mateo, sekarang dia dapat menahannya.


Raka juga sempat memberikan umpan yang mengancam gawang PSS. Sayangnya Carl gagal melakukan finishing dengan baik. Bola yang disepak oleh Carl melambung terlalu tinggi melewati mistar.


Carl juga sangat menyesal, umpannya baik namun dia gagal mengontrol kekuatan tendangan. Dia pun berbalik dan memberikan acungan jempol kepada Raka. Bukti bahwa umpan tersebut baik.


Raka yang melihat umpan cantiknya gagal membuahkan gol juga tidak terlalu mempermasalahkan. Raka mengacungkan jempol sebagai balasan untuk Carl.


Pada akhirnya ketika pertandingan berakhir, skor tetap dipertahankan 2 - 0.


Performa tim mulai membaik ke jalur yang benar. Pelatih Sergio juga puas dengan membawa tiga poin dari pertandingan away.

__ADS_1


Namun apa yang menjadi batu sandungan trend positif PSIS adalah pertandingan pekan ke 13. Mereka akan menyambut Macan Kemayoran, Persija di Jatidiri Stadium.


Persija digadang-gadang menjadi salah satu kompetitor Bali United dalam perebutan piala liga. Di bawah asuhan pelatih Dani, Persija selalu finish sebagai tiga besar.


Di kantornya, pelatih Sergio tampak sedang menyentuh pelipis sambil melihat kertas-kertas yang berserakan di meja. Dia sedang kebingungan bagaimana strategi yang tepat untuk menghadapi Persija.


Di ruangan itu juga ada beberapa asisten pelatih yang ikut memikirkan strategi. Ketika pelatih Sergio sudah berada dalam jalan buntu, salah seorang asisten pelatih memecahkan keheningan.


"Bagaimana bila kita menerapkan strategi 4-3-1-2?"


"4-3-1-2? kita belum pernah melatih ini sebelumnya."


"Aku cukup pesimis dengan strategi itu. Ini tidak akan berhasil."


"Setidaknya mari kita dengarkan penjelasannya."


Suara terakhir adalah suara dari pelatih Sergio. Sejujurnya dia juga kurang yakin dengan strategi ini namun dirinya cukup penasaran. Maka dari itu dia mempersilahkan asistennya menjelaskan.


"Ini pada dasarnya menempatkan Angga maju ke depan sebagai gelandang bertahan. Selain itu gelandang tengah adalah Jonathan dengan Raka.


Kita dapat menarik posisi Maru ke gelandang serang dan memasukkan Okta untuk berpartner dengan Carl."


Pertandingan antara PSIS dengan Persija segera tiba. Saat ini mereka sedang berada di ruang ganti.


Dengan wajah serius pelatih Sergio memandangi pemain di depannya.


"Dengarkan aku, kali ini kita akan menggunakan strategi yang telah kita latih selama seminggu penuh.


Meskipun hanya singkat aku sangat percaya dengan kemampuan kalian. Baiklah aku akan membacakan nama-nama yang akan menjadi starter line up hari ini.


"Ray"


"Fred, Alie, Wahyu, Angga"


"Febri, Raka, Jonathan, Maru"


"Carl, Okta"


Ini adalah ide yang dihasilkan setelah mendengarkan saran asistennya. Alih-alih mengorbankan kemampuan serangan dari sayap, pelatih Sergio memilih untuk memundurkan posisi Febri dan Maru sebagai gelandang.

__ADS_1


Waktu telah menunjukkan pukul 14.50 dan briefing segera diakhiri. Mereka kini sedang berbaris di lorong.


Perasaan Raka kini campur aduk. Dirinya kini harus berhadapan dengan mantan klubnya. Ini adalah suatu perasaan yang aneh.


Meskipun dia tidak pernah benar-benar membela di lapangan, bagaimanapun Persija adalah tempat dimana dia menimba ilmu.


Dia juga melihat beberapa kenalan dan menyapanya. Sayang sekali sahabatnya Aji tidak diturunkan oleh pelatih Dani.


Ini akan menjadi lebih seru bila terjadi, batin Raka.


Wasit Hariadi yang memimpin jalannya pertandingan segera menyuruh kedua belah tim untuk mengikutinya masuk.


Tribun suporter dibagi menjadi dua warna. Merah bagi 'The Jack' suporter Persija dan biru bagi 'Panser Biru' suporter PSIS.


Raka membelai gelang di pergelangan tangannya sebelum berjalan menyusul yang lain.


Di waktu yang sama namun di tempat yang berbeda.


"Selamat sore pemirsa sekalian, jangan bosan untuk bertemu dengan saya, yang tidak lain dan tidak bukan komentator terganteng di I-TV, Bung Haris."


"Halo semuanya, saya adalah partner setia Bung Haris yaitu Bung Burhan."


"Perkataanmu terdengar ambigu bung, partner setia."


"Hahaha, cukup dengan bercandanya Bung Haris, karena hari ini adalah pertandingan yang cukup dinanti-nanti."


"Kau benar, bila Persija mendapatkan tiga poin mereka akan menyalip Bali United yang baru saja bermain dengan skor imbang melawan Persebaya.


Adapun bagi PSIS bila mereka menang, mereka akan langsung naik ke peringkat ke 5. Semenjak kekalahan melawan PSIS, kuda hitam Persiba kehilangan sentuhan magisnya. Saat ini mereka telah mengalami satu kekalahan dan satu imbang."


"Tahun ini memang benar-benar persaingan yang ketat. Oke nampaknya kini kedua belah pihak sudah berada di lapangan. Mari saksikan keseruannya."


Prit


Persija yang melakukan kick off segera melakukan serangan ke pertahanan PSIS.


Sebelum mereka memasuki pertahanan lebih dalam, Raka merebut bola dengan melakukan tackle ke samping.


Pemain Persija itu terjatuh namun tackle bersih sehingga wasit tidak mengatakan apapun.

__ADS_1


Kini giliran PSIS untuk menyerang Persija.


__ADS_2