
PERINGATAN : Segala bentuk nama, tempat, latar belakang hanyalah fiksi
Di studio I-TV, Bung Haris dan Bung Burhan mengomentari gol pertama dari Indonesia.
"Dari tayangan ulang gol tersebut, kita bisa mengatakan bahwa ini bukan hanya keberuntungan semata karena bola memantul. Bagaimana pendapatmu Bung Haris?"
"Ya aku setuju, kita perlu melihat bahwa pergerakan Raka untuk mencari celah dan usaha Brian untuk memancing pertahanan lawan ke sisinya yang akhirnya mereka menciptakan momen untuk Raka dapat menendang bola."
"Luar biasa bung, kita dapat melihat bahwa ketika Raka ada dalam lapangan seluruh pemain menjadi sedikit berbeda."
"Kamu benar, ini hanya satu bulan mereka bersama namun Raka berhasil menanamkan kharismanya."
Kembali di stadion saat ini, jalannya pertandingan kini sepenuhnya dikuasai oleh momentum Indonesia.
Hal ini juga sedikit dibantu oleh para suporter Indonesia di tribun yang tak kenal lelah untuk terus bernyanyi.
Indonesia, kobarkan semangatmu
Kan ku bela, hingga akhir hidupku
Jangan pernah menyerah
Sudah terlalu lama kita terlelap
Bangkit dan raih semua mimpi
...
Suara nyanyian suporter terus bergema saat pertandingan terus berjalan. Kini jarak hanya tertinggal satu poin dan mereka optimis untuk berhasil mengejar.
Perlahan tapi pasti daerah tengah lapangan sepenuhnya dalam kendali Indonesia. Para pemain Thailand terus berusaha mengambil alih namun mereka gagal mendapatkan momentum.
Indonesia terus menekan pertahanan Thailand untuk mencari celah. Salah satu momen yang hampir membuahkan gol terjadi di menit ke 68.
Saat itu Raymond yang terus menerus berlari untuk mencari ruang kosong namun gagal membuat rencana yang berbeda. Dia terus berlarian untuk berperan sebagai umpan.
Penjagaan ketat yang dirasakan Aji menjadi sedikit longgar ketika Raymond memancing pemain bertahan lain untuk sedikit menjauh.
Raka yang saat ini sedang menggiring bola langsung memberikan umpan kepada Aji.
Aji membalikkan badannya ke kiri lalu kekanan mencoba mengelabuhi pemain bertahan Thailand.
Saat mencoba mengelabuhi dia melihat Raymond melalui sudut matanya mendekat ke arahnya. Aji berbalik ke kiri dan menggunakan tumit nya untuk memberikan umpan.
__ADS_1
Raymond dengan sigap langsung menendang bola. Dengan keras mengarah ke dalam bingkai gawang namun pada akhirnya berhasil di tepis kiper.
Raymond memegangi kepalanya karena menyesal sebelum berbalik mundur.
Waktu terus berjalan menuju akhir permainan. Pemain Indonesia harus berlomba dengan waktu untuk mengikat skor menjadi imbang.
Namun situasi menjadi tidak baik bagi Indonesia. Pasalnya di menit ke 83, pihak Thailand yang berhasil mencetak gol terlebih dahulu.
Skor kini menjadi 3 - 1. Hanya tujuh menit tersisa dengan tambahan waktu tiga menit. Sangat sulit menembus pertahanan Thailand hanya dengan sepuluh menit saja.
Bung Haris dan Bung Burhan yang mengomentari jalannya pertandingan juga dengan yakin bahwa perjalanan squad garuda U-21 harus berhenti sampai disini.
"Sayang sekali Indonesia harus kebobolan terlebih dulu. Upaya mereka untuk mengikat skor kini gagal total."
"Pemirsa sekalian sudah melihat bahwa sejak gol dari Raka tercipta momentum ada pada pemain Indonesia. Sayangnya mereka gagal membobol gawang milik Thailand.
Sepertinya penjaga gawang tim Thailand yang menjadi momok bagi Indonesia. Sebanyak 14 shoot on target namun dia berhasil menyelamatkan 13 diantaranya."
"Benar bung, harus ku katakan bahwa Thailand telah menemukan bakat yang baik."
"Bagi seluruh pemirsa dimanapun kalian berada, jangan terlalu bersedih karena Indonesia gagal mencapai final. Menurutku squad saat ini telah cukup bagus daripada tahun-tahun sebelumnya."
Ketika mereka mengomentari akhir dari perjalanan timnas Indonesia di AFF, saat ini Raka sedang menggiring bola ke depan.
Masih tinggal tiga menit waktu tambahan. Pertahanan Thailand telah dilonggarkan karena mereka telah yakin bahwa mereka telah menang.
Saat ini pada jarak 24 meter dari gawang, Raka yang menggiring bola tiba-tiba memusatkan gravitasinya pada kaki kiri. Sebuah postur menembak dari jarak yang cukup jauh.
Seluruh suporter di tribun ataupun yang menonton melalui televisi mengira hanya ini adalah tendangan yang penuh keputusasaan dari Indonesia.
BAM!
Kaki kanan bagian luar yang bertabrakan dengan bola menghasilkan suara yang keras.
Bola melaju dengan keras tetapi arah bola tidak mengarah ke gawang namun condong ke kiri.
Pemain yang berada di lapangan sepenuhnya yakin bahwa ini akan keluar dari lapangan.
Ketika bola memasuki area pinalti perlahan bola kembali ke arah kanan menuju gawang. Bola yang diciptakan Raka menghasilkan lintasan seperti bulan sabit yang indah.
Penjaga gawang milik Thailand yang semula berdiam diri segera berlari dan melompat untuk menangkap.
Kecepatan bola lebih cepat daripada tangannya yang terulur. Bola benar-benar masuk ke dalam gawang.
__ADS_1
Suasana di lapangan sedikit sepi. Bahkan suporter lupa untuk bernyanyi atau berteriak. Mereka kemudian tersadar dan segera meletus seperti gunung berapi
Woooooooo
Raka yang telah mencetak gol dari jarak jauh segera di kerubungi rekan-rekannya.
Ini sungguh kejutan yang luar biasa.
Bung Haris dan Bung Burhan juga terkesikap dengan gol dari Raka. Mereka belum sepenuhnya siap bahkan mengantisipasi bahwa gol akan tercipta.
"Luar biasa pemirsa, gol tercipta dari jarak yang sangat jauh. Kini pertandingan ditutup dengan skor 3 - 2. Meskipun kami mengalami kekalahan aku harap kalian tidak melupakan sosok yang mencetak gol kedua ini.
Ingatlah dia, kapten timnas U-21, pemain bernomor 12, RAKA!"
Bung Haris yang bersemangat mengatakan dengan suara yang keras dan cepat.
Nafasnya kini tersenggal-senggal. Dia bersemangat karena gol ini bahkan dapat menjuarai nominasi best goal AFF.
Pertandingan antara Indonesia melawan Thailand diakhiri dengan gol spektakuler dari Raka.
Meskipun kalah, suporter yang berada di tribun tidak pelit memberikan tepuk tangan pada pemain. Mereka sedih karena gagal, namun mereka juga bahagia karena bibit bibit unggul telah tumbuh dalam generasi ini.
Peneliti yang meneliti statistik pemain saat bermain mengumumkan bahwa di pihak Indonesia, Raka memiliki rating paling tinggi meskipun hanya bermain di babak kedua.
Dengan masuknya dia ke dalam lapangan, dia membawa perubahan yang cukup besar.
48 menit, 67 sentuhan, 59 passing dalam pertandingan. Dengan akurasi pasing sebesar 96%. Terlebih lagi dia mencetak brace dalam pertandingan ini.
Timnas Indonesia tidak terus terlarut dalam kesedihan mereka karena kalah melawan Thailand. Hal ini karena dua hari kemudian adalah perebutan untuk menempati juara ketiga.
Di sisi lain pertandingan antara Vietnam melawan Malaysia telah dimenangkan oleh Vietnam dengan skor 2 - 0.
Jadi lawan Indonesia berikutnya adalah Malaysia. Indonesia dengan Malaysia bisa di anggap sebagai musuh bebuyutan. Tidak jarang sebelum pertandingan akan ada cyber war.
Suporter Indonesia akan berperang dengan suporter Malaysia terlebih dulu daripada para pemain.
Sebuah artikel dari media Malaysia juga semakin memperkeruh suasana. Kapten tim Malaysia menyebutkan bahwa mereka akan dengan mudah menginjak Indonesia pada pertandingan berikutnya.
Media sosial kini benar-benar sepenuhnya digoreng.
Kuch tapi ga ngekuch : Nanti kebantai nangis dek.
Tutor Recall : Yakin nih?
__ADS_1
Readers : Crazy up thor wkwk.