Dream : Legend Maker

Dream : Legend Maker
Telak


__ADS_3

PERINGATAN : Segala bentuk nama, tempat, latar belakang hanyalah fiksi


----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------


Tojim yang masuk menggantikan Raymond melakukan tugasnya dengan baik. Dia melakukan screening jalur operan agar pihak lawan tidak mudah mengoper bola ke depan.


Pemain Singapura sempat hampir menjebol gawang dari tendangan jarak jauh namun Ricky dapat melakukan penyelamatan yang gemilang.


Pertandingan sudah memasuki menit ke 89 dan asisten wasit di tepi lapangan mengangkat layar elektronik yang menunjukkan perpanjangan waktu sebanyak 3 menit.


Serangan dari pihak Singapura semakin gencar namun pertahanan Indonesia juga tidak mudah ditembus. Alhasil empat menit berselang wasit meniupkan peluitnya sebanyak tiga kali sebagai akhir dari pertandingan.


Seluruh suporter yang ada di tribun bersorak gembira karena mereka memulai dengan awal yang baik. Mereka mampu mendapatkan tiga poin dari Singapura.


Hal ini memberikan sedikit harapan untuk lolos ke semifinal meskipun mereka harus menunggu hasil pertandingan yang lainnya.


Pelatih Indra bersama pelatih dari Singapura berjabat tangan sebelum menuju ke ruang konferensi pers. Beberapa reporter yang tidak memiliki kursi dalam konferensi segera memandang pemain timnas seperti daging gemuk.


Pemain yang lebih banyak dikerubungi tentu saja Raymond sebagai Most Valueable Player dalam permainan kali ini dan Ricky sebagai mantan kapten tim.


Beberapa reporter yang mewawancarai Ricky tentu saja ingin mencari tahu gossip dalam ruang ganti. Penggantian jabatan kapten tentu saja bukanlah hal yang sepele.


Ricky juga tahu maksud para wartawan dan berhasil menjawab dengan jawaban yang membosankan sehingga reporter yang mengelilinginya bosan.


Berbeda dengan reporter lainnya, Jihan justru lebih tertarik dengan sosok Raka yang tampak familiar. Oleh karena itu dia mulai mendekati sosok Raka yang sedang berbincang-bincang dengan rekannya.


Ketika dia semakin mendekat, orang yang sedang berbicara dengan Raka melirik dirinya. Dia berbicara sebentar dengan Raka dan mulai mendekati dirinya menghadang jalannya.


"Ehm, halo nona cantik, silahkan bertanya apapun kepadaku, tidak perlu ragu-ragu. Aku akan menjawabnya dengan baik." suara orang tersebut dengan percaya diri.


Orang yang menghalangi jalan Jihan tidak lain dan tidak bukan adalah Aji. Jihan yang mendengar perkataan dari Aji pun hanya merasa lucu, dia tertawa sebelum menjawab.


"Haha, maafkan aku tapi yang kucari bukan dirimu, melainkan orang yang baru saja berbicara denganmu."


Jihan melihat bahwa orang itu memasang ekspresi kecewa sebelum berbalik dan memanggil Raka.


"Oy Raka, nona cantik ini mencarimu, kemarilah."


Raka saat ini bingung karena ada seseorang yang mencari dirinya tetapi dia tetap menemuinya. Ketika Raka melihat siapa yang mencarinya dia agak kaget.

__ADS_1


Orang yang sedang mencarinya ternyata adalah orang yang dia tidak sengaja tabrak ketika berada dalam toko oleh-oleh di Bali.


"Ah itu sebenarnya kamu."


"Maaf? Pernahkah kita bertemu?"


"Tentu saja, saat itu di Bali di toko oleh-oleh. Aku tidak sengaja menabrakmu tetapi kamu segera pergi menjauh."


"Ahh sekarang aku mengerti kenapa dirimu sangat familiar. Maaf saat itu aku sedang banyak pikiran."


"Ngomong-ngomong kenapa mencariku?"


"Ah iya, perkenalkan namaku Jihan, reporter dari C-TV bidang olahraga. Aku ingin mewawancaraimu terkait beberapa hal."


"Silahkan."


Jihan segera mengajukan pertanyaan-pertanyaan terkait pertandingan tadi. Dia juga menanyakan bagaimana Raka menjadi kapten tim menggantikan Ricky yang sebelumnya menjabat sebagai kapten.


"Soal itu tidak ada yang spesial, aku juga tidak mengetahuinya dengan pasti. Tetapi hal ini karena pelatih Indra yang mempercayakan ban kapten kepadaku. Aku masih perlu banyak belajar dari Ricky."


Wawancara berakhir dengan singkat dan Jihan segera mengucapkan salam perpisahan. Dia berniat untuk segera melaporkan berita yang dia dapatkan hari ini segera ke editor.


Kekalahan Singapura atas Indonesia segera menjadi perbincangan besar karena mereka tidak memiliki pemikiran sedikitpun bahwa Indonesia akan menang.


Pertandingan lain dalam grup B juga sudah selesai. Kemenangan Myanmar atas Kamboja dengan skor 4 - 0 membuat mereka berada di puncak klasmen. Sementara Vietnam berada di peringkat ketiga karena belum menjalankan pertandingan.


Adapun grup A baru akan memulai pertandingan keesokan harinya. Mereka yang tergabung dalam grup B mendapatkan waktu istirahat ketika grup A bertanding.


Hasil pun segera di dapatkan ketika mereka sedang berlatih.


Thailand dan Malaysia sama-sama mendapatkan tiga poin namun karena jumlah gol Thailand lebih banyak mereka menempati puncak klasmen. Sementara pertandingan antara Laos melawan Timor Leste berakhir dengan imbang.


3 Juli


Kini Indonesia bersiap untuk melawan lawan kedua mereka yaitu Kamboja. Pelatih Indra menuntut anak didiknya agar mendapatkan tiga poin kali ini.


Sepuluh menit sejak kick off dilakukan, gol pertama dicetak oleh pihak Kamboja terlebih dahulu. Gol diciptakan melalui tendangan sudut. Pemain Indonesia kalah saat melakukan duel udara dengan pemain Kamboja.


Balasan segera datang dari pihak Indonesia di menit ke 20. Tendangan kaki kiri Aji berhasil menjebol gawang tim Kamboja.

__ADS_1


Permainan berjalan dengan sengit. Terjadi balas membalas gol antara Kamboja dengan Indonesia. Di menit ke 29 Kamboja berhasil memimpin kembali dengan skor 2 - 1.


Untungnya sebelum jeda turun minum Indonesia berhasil menyamakan kedudukan. Nando dari sisi kanan melakukan cutting inside dan segera menendang dengan kaki kirinya.


Kiper Kamboja gagal menangkap tendangan yang ditembak oleh Nando.


Entah apa yang terjadi dalam ruang ganti Indonesia. Saat memasuki babak kedua mereka bermain dengan lebih agresif.


Gol segera di ciptakan hanya setelah tiga menit berselang. Melalui umpan terobos Raka, Raymond berhasil mencetak gol.


Tidak berhenti disitu, Indonesia semakin melebarkan jarak skor di menit ke 60. Andreas yang sedang menggiring


ketengah mendapatkan tackle kasar dari pemain Kamboja.


Raka yang mengambil tendangan bebas tersebut langsung mengarahkan tendangannya ke gawang Kamboja. Bola melambung menciptakan bentuk sabit yang indah.


Dengan keunggulan dua poin tidak menyurutkan agresifitas pemain Indonesia. Mereka terus menekan pertahanan Kamboja. Alhasil Aji berhasil melakukan brace dan membuat skor kini menjadi 5 - 2.


Sebelum pertandingan dilanjutkan, pelatih Kamboja menggantikan langsung dua orang. Dia berharap agar anak asuhnya dapat membebaskan diri dari tekanan pemain Indonesia namun ekspetasinya berhasil diruntuhkan dalam sekejab.


Brian yang membantu serangan dari sisi kiri melakukan kerjasama yang apik bersama Andreas. Umpan satu dua terjadi di sisi kiri berhasil menerobos pertahanan Kamboja.


Umpan silang ke dalam kotak pinalti di sambut dengan heading Aji. Bola tersebut tidak berhasil masuk ke gawang karena membentur mistar.


Suporter pun berteriak penuh penyesalan karena Aji gagal melakukan hattrick. Namun segera mereka bersorak karena Nando berhasil memasukkan bola yang memantul ke dalam gawang.


Skor 6 - 2 kemenangan penuh bagi Indonesia.


Skor tersebut berhasil dipertahankan hingga wasit meniupkan peluitnya untuk mengakhiri pertandingan tanpa adanya perpanjangan waktu.


Pelatih Indra memuji performa Aji dan seluruh tim dalam siaran pers. Dia juga menyayangkan bahwa Aji gagal melakukan hattrick namun dia cukup puas dengan hasilnya.


Pelatih Kamboja juga memuji permainan Indonesia. Dia mengakui bahwa kali ini timnya benar-benar kalah dengan telak.


Kebahagiaan bagi Indonesia tidak berhenti sampai disitu. Pertandingan antara Myanmar dengan Vietnam berakhir dengan imbang. Skor 2 -2 dipertahankan hingga akhir waktu pertandingan.


Dengan hasil tersebut kini Indonesia sementara memuncaki klasmen grup B dengan 6 poin. Disusul oleh Myanmar dengan 4 poin dan Vietnam 1 poin.


Kamboja berada di posisi terakhir dengan dua kekalahan beruntun.

__ADS_1


__ADS_2