
" Tapi ini beda. Istriku menginginkan dia dalam keadaan baik-baik saja. Dia menyerahkan kembali dirinya dengan syarat keselamatan lelaki itu." Ucap Hansen frustasi. Rambut ikalnya menjadi sasaran kemarahannya sendiri.
" Kenapa seolah lelaki itu lebih penting dari dirinya sendiri? Apakah mereka menjalin hubungan di belakang kamu?"
Ucapan Jordy menjadi tamparan keras bagi Hansen. Karena, selama beberapa hari ia berusaha menampik rasa curiga terhadap istrinya dan lelaki yang berusaha di lindungi itu.
" Tidak. Mereka pasti hanya sebatas teman. Di dalam hati Chika hanya ada aku dan cuma aku." Jawab Hansen tegas.
" Jangan terlalu percaya diri, bisa jadi dia mulai bosan karena menunggu kamu terlalu lama lalu dia menemukan lelaki itu yang bisa memberinya cinta dengan sejuta kelembutan. Kalau soal cinta dan kelembutan, sepertinya kamu tidak memiliki itu di mata istrimu sendiri..." Ucap Jordy menepuk pundak Hansen. Ia sengaja menyulut api kemarahan sahabatnya untuk menyadarkan kekurangan yang tidak ia miliki tapi di miliki oleh orang lain.
" Diam. Jangan ajari aku soal Cinta." Ketus Hansen dengan meraih baju depan Jordy seolah siap berperang. Amarah Hansen sangat sulit di kendalikan sampai Jordy sadar bahwa cinta seorang istri mampu membuah perubahan besar pada suami.
__ADS_1
Seperti apa sifat istri hari ini tergantung bagaimana suami memperlakukannya.
Cinta seorang istri mampu mengarungi samudra luas dalam hati suami dan membuatnya kuat menghadapi berbagai macam masalah.
" Tapi kamu harus...."
" Sudahlah, jangan bahas mereka lagi. Lebih baik kamu bawa aku bersenang-senang..." Belum sempat Jordy menjelaskan maksud serta tujuannya, Hansen lebih dulu membungkam mulutnya.
Sekeras apa pun kamu bersembunyi, pasti aku bisa tau yang kamu rasakan.
Dasar bodoh! Memang dia pikir aku ini baru bersama dia...
__ADS_1
Kecam Jordy dalam hati. Semua rasa sakit di hati Hansen pernah di alaminya saat kehilangan orang yang di cintai hanya karena lebih menjunjung tinggi hak seorang lelaki di banding mengeri apa mau seorang wanita. Kesalahan itulah yang kini membuatnya tersiksa. Bagaikan sebuah tali terus mengikat kedua tangannya. Semakin berusaha lepas akan semakin mengerat.
" Aku mau orang-orang bodoh itu mencari tau siapa lelaki itu, di mana rumahnya, dari kalangan mana dia berasal. Aku tidak ingin bersaing dengan orang miskin. Karena, itu hanya menghina ku saja." Ucap Hansen.
Jordy tau saat ini Hansen bukan takut statusnya di pertanyakan tapi, ingin tau seperti apa lelaki itu sampai istrinya membelanya mati-matian.
" Kamu tenang saja. Asal kamu tidak melakukan hal buruk terhdap orang ku, maka mereka akan selalu memberi mu berita akurat." Jawab Jordy dengan kembali fokus pada jalanan padat di depan.
Satu hal yang membuat Jordy terheran, seorang kejam seperti Hansen mampu di kendalikan oleh seorang wanita yang dulu adalah pembantu di rumahnya. Ia juga tidak mengira kebencian di hati Hansen bisa mencair begitu saja setelah mereka resmi menikah. Dampak dari suatu ikatan membuat mereka saling tersadar satu dengan yang lain hingga membuat Hansen merubah sifat demi cinta. Selama hampir dua puluh tahun Jordy selalu mendampingi Hansen di setiap masalah, terutama dalam dunia bisnis. Setiap kali Jordy menjadi tameng untuk Hansen demi menjaga persahabatan antara kedua keluarga mereka. Tapi, baru kali ini Jordy melihat Hansen marah atas kinerja anak buahnya. Selama ini Hansen selalu puas. Tapi, hanya karena satu perintah wanita, dia segera merubah rencana secepat kilat.
Satu hal yang Jordy tau saat ini, Hansen telah jatuh Cinta pada seorang wanita. Benar benar cinta sampai membuatnya lain dari sebelumnya
__ADS_1