Dunia Gelap Chika

Dunia Gelap Chika
Episode 41


__ADS_3

"Bukannya dia wanita kampungan itu?" Tanpa sengaja Vero melihat Chika tengah berbincang dengan seseorang di sebuah cafe. Segera Vero menghampiri Chika "Heh dasar pelakor" Maki Vero sambil menggedor meja.


Chika langsung terperanjat "Kamu?"


"Kenapa kamu terkrjut melihat gue datang lagi? Asal lo tau kedatangan gue ke sini mau ambil hak gue, ngerti nggak lo" Dari tatapan matanya sudah jelas Vero sangat membenci Chika. Vero langsung mencari akal bagaimana cara mempermalukan Chika di muka umum. Dia pun langsung melihat keliling "Mohon perhatian kalian semua" Ucapan Vero membuat semua orang menatap ke arah mereka.


"Kalian lihat wanita ini (Sambil menunjuk Chika) dia adalah pelakor. Ini orang sudah merebut tunangan gue. Wanita sampah kaya gini pantas nggak sih makan di tempat mewah ini?"


"Dia tidak pantas berada di sini. Wu......" Hampir semua orang memgunjing Chika.


"Dasar wanita rendahan. Mukanya aja yang polos tapi hatinya busuk" ketus salah satu pelanggan cafe. Keributan itu langsung di dukumentasikan olah benerapa orang.


Seketika Ana bengkit lalu menggebrak meja "Heh....kalian semua ini di adu domba olehnya, asal kalian tau kebenarannya tidak seperti itu. Teman says ini istri sah dari Tuan Hansen pemilik perusahaan paling terkenal di kota ini, sedangkan wanita ini (Menunjuk pada Vero) hanya mantan tunangan yang tidak pernah di harapkan. Pertunangan Tuan Hansen dengannya dulu atas dasar pemaksaan bukan karena suka sama suka. Sekarang siapa yang salah istri sah atau mantan tunangan Tuan Hansen ini" Kata kata Ana membungkam mulit semua orang.

__ADS_1


"Jadi dia menipu kami? seharusnya yang pantas di katain pelakor itu kamu (Menunjuk Vero) udah tau tidak di harapkan masih aja ngaku ngaku terhakimi. Dasar wanita nggak tau malu...." beberapa orang langsung memaki Vero.


"Kalian sama sama kampungan seperti wanita ini" Dengan kasar Vero mendorong Chika sampai ia hampir terjatuh tapi untungnya tidak jatuh.


"Wuuuu......" Ketika semua orang sudah berpihak pada orang yang benar, Vero pun langsung meninggalkan tempat.


"Kamu tidak apa apa, Chika?" Tanya Ana.


"Mbak, maafkan kami ya sudah mengata ngatai anda. Sebab kami tidak tau kebenarannya" Beberapa orang menghampiri meja Chika kemudian meminta maaf padanya.


Drt....


Jaka selaku teman Hansen langsung menghubunginya karena ada berita tentang Chika dan Vero "Kenapa nggak di angkat juga sih" Kesal Hansen sambil terus melihat layar laptop. Tak kunjung mendapat jawaban, ia pun berinisiatif menemui Hansen "Nggak bisa di biarkan lebih baik gue temui dia langsung" Bergegas menuju kantor sahabatnya.

__ADS_1


Tak berapa lama sampailah jaka di kantor Hansen. Segera ia berlarian kecil menuju ruangan Hansen.


"Hans...." Ketika Jaka membuka pintu Hansen tentu terkejut.


"Bisa ketuk dulu tidak? main nyolong saja" Kesal Hansen sembari menatap ke arah Jaka.


"Nggak sempet gue..." Jaka lantas meraih pinsel lalu memperlihatkan sebuah video "Lo lihat sendiri..."


Setelah melihat video itu membuat Hansen tertawa. Jaka memicingkan mata "Kenapa malah ketawa? ini bini lo jadi viral di medsoo malah lo ketawain"


"Lha ngapain gue marah. Jelas dong di video itu Vero bukannya jatuhin istri gue tapi malah jatuhin harga diri dia sendiri"Ujar Hansen bangga. Sebuah batu terlempar berbalik ke badan. Senjata makan tuan.


"Iya juga ya, justru dengan begitu orang jadi tau siapa yang salah siapa yang benar" Jaka pun duduk dan membahas hal lain.

__ADS_1


__ADS_2