
HAII GUYSS.. gimana sama part 9nyaa maaf kalo gak jelas atau gimana jangan lupa buat vote plis karena berarti dan berharga banget:)
.
.
.
Selamat membaca readers EsBalok..
...●●●●...
Hari ini adalah hari dimana mereka-mereka menghabiskan waktu bersama keluarga teman maupun pacar dan menghabiskan waktu untuk beristirahat seharian yaps ini adalah hari Minggu sudah jam 10 tetapi Laika tak kunjung untuk bangun ia telah menyukai posisinya yang seperti itu dan mimpi Laika yang membuatnya tidak ingin bangun.
Tiba-tiba ada seorang lelaki yang memasuki kamarnya dan menarik selimutnya kemudian menggoyang-goyangkan tubuhnya membuat Laika sedikit menggeliat.
"Woi kebo bangunn gila cewe tapi malesnya nauzubillah cewe gabaik bangun siang woi mau jadi apa lo nanti Laikaaa buruan bangun atau lo gue seret nih"pekik lelaki tersebut membuat Laika berdecak sebal.
"Aduh gang-"ucapan Laika terpotong setelah itu ia berteriak membuat lelaki itu tersentak.
"Lo ngapain disini?"ucap Laika dengan wajah kagetnya lelaki itu menatap Laika datar.
"Bisa gak sih gak usah teriak telinga gue budek nih lo mau nanggung emangnyaa" Laika berdesis.
"Lo ngapain kesini tumben banget" Laika menatap lelaki itu dengan tatapan butuh penjelasan sedangkan lelaki itu memutarkan bola matanya.
"Nanti malem gue mau ngajakin lo ke pasar malam kebetulan lo kan suka tuh jadinya gue kepikiran ngajakin lo" seketika wajah Laika langsung berseri.
"Seriusan loo?!!" mendengar ucapan semangat Laika lelaki itu hanya menatapnya malas.
"Iyee sejak kapan gue pernah bohong sama lo" seketika Laika memeluk lelaki itu dengan semangat membuat lelaki itu sedikit terjungkal kebelakang.
"Aaa thank you Ferrel lo emang sepupu gue yang paling the best seantero seplanet sebumi sejagat raya dehh" yaps namanya Ferrel Giovano dia sepupu Laika, Ferrel itu sepantaran dengan Laika dan Ferrel itu tinggal dibandung, Laika begitu menyayanginya, Ferrel bela-belain ke jakarta cuman buat ngajakin Laika ke pasar malem? WAW amazing wkwk.
"Lo emang unik banget Lai unik banget"ucap Ferrel membuat Laika melepas pelukannya sambil menyengir.
"Lo emang tau banget kalo gue pengen ke pasar malem Rel" Ferrel tersenyum.
"Iya dong Ferrel gitu loh udah sana lo mandi, bau banget tau gak si lo" Laika mendelik lalu memukul lengan Ferrel yang membuatnya sedikit meringis.
"Sok tau lo emang udah sana pergi lo dari kamar gue" ucap Laika seraya mendorong Ferrel sampai di depan pintu kamar Laika kemudian menutupnya.
"Oiya Lai by the way baju tidur lo lucu juga hihi"ucap Ferrel membuat Laika bersemu, setelah Ferrel berkata seperti itu ia memlih menjauh dari pintu kamar Laika karena ia tau Laika akan berteriak.
"FERREL SIALAN LO!!"pekik Laika membuat Ferrel terbahak-bahak, Laika pun berjalan menuju kamar mandinya, sedangkan Ferrel menuruni tangganya dan duduk di meja makan.
"Laika kenapa si Rel teriak-teriak pagi gini"tanya Resya, Ferrel hanya terkekeh.
"Gak tau tuh tan"
Resya menatap Ferrel yang masih tertawa.
"Ah palingan kamu yang jailin kan?" Ferrel hanya menyengir.
"Ck, kamu emang suka banget jailin Laika"
__ADS_1
Ferrel terkekeh.
"Seru tau tan gangguin Laika wkwk, oh iya tan nanti malem Ferrel izin bawa Laika pergi ya"
"Mau kemana?"
"Ke pasar malem kan Laika suka tuh kalo ada pasar malem emang ya Laika unik banget"
Resya tersenyum.
"Yaudah iya tante izinin tapi pulangnya jangan malem-malem ya Rel"
"Siap tan" ucap Ferrel sambil tangannya di taruh di dekat alis seperti orang yang sedang hormat membuat Resya menggelengkan kepalanya.
Setelah selesai mandi Laika langsung berjalan menuju ruang makan karena ia sangat lapar entah kenapa, Laika langsung duduk disebelah Ferrel yang sedang menyantap sarapannya.
"Eh lo tau darimana gitu kalo ada pasar malem?"tanya Laika sambil menaikkan sebelah alisnya, Ferrel menoleh ke arah Laika.
"Temen gue yang ngasih tau" Laika hanya meng'oh'kan saja dan mulai menyantap sarapannya.
"Trus abis sarapan kita kemana?" Ferrel mengerutkan keningnya sambil menatap Laika.
"Diem dirumah lo, gue mau main ps di kamar lo udah lama gak main"ucap Ferrel yang santai.
"Okei deh"
...¤¤¤¤¤¤...
Sudah jam 7 malem tetapi Ferrel masih bermain ps dikamar Laika, sedangkan Laika sedang menonton drakor diruang tamu Laika mulai beranjak menuju kamarnya.
"Ya lo siap-siap aja dulu nanti kalo lo udah siap tinggal cus aja"
"Gimana gue mau siap-siap sedangkan lo masih ada dikamar gue" Ferrel berdecak.
"Lo cantik-cantik tapi **** ya, ya tinggal ganti baju di kamar mandi aja ribet banget lo" Laika menatap Ferrel malas lalu berjalan menuju lemari pakaiannya setelah itu ia berjalan menuju kamar mandi untuk berganti baju.
Tak butuh waktu lama Laika sudah siap dengan pakaian yang ia kenakan ia langsung duduk di sebelah Ferrel yang tak henti-hentinya memainkan ps nya tersebut.
"Ferrel udahan napa sih gue udah siap nih dari tadi gue tungguin" Ferrel melirik Laika yang menunjukkan wajah melasnya, Ferrel pun mematikan psnya dan tvnya lalu ia beranjak menarik tangan Laika secara tiba-tiba membuat Laika tersentak.
"Ihh lo kalau mau narik bilang-bilang napa kaget gue *****"
"Lebay lo gitu doang" Laika mendelik lalu dengan santainya Ferrel meninggalkan Laika menuju lantai bawah.
...****...
Mereka berdua telah sampai di sebuah pasar malam yang dibilang oleh Ferrel disini sangat ramai dan banyak sesuatu yang mereka jual membuat Laika antusias, banyak orang yang beralu lalang membuat Ferrel memegang tangan Laika takut jika Laika nyasar entah kemana karena melihat keantusiasannya.
"Pokoknya gue pegangin lo, lo kan suka gitu nyasar sendiri ntar gue dimarahin lagi sama tante Resya kalo lo hilang" Laika menatap malas Ferrel
"Bawel lo!"
Setelah sekian lama Ferrel diajak keliling oleh Laika ia pun merasa kelelahan.
"Kemana lagi Lai gue capek nih duduk dulu ya" Laika menggelengkan kepalanya, tiba-tiba ia melihat sebuah permainan yang hadiahnya adalah boneka beruang sedang berwarna cokelat Laika menatapnya dengan berbinar lalu menatap Ferrel sambil tersenyum.
__ADS_1
"Ferrel sepupu gue yang paling ganteng seantero trus baik baik baik bangett the best lah pokoknya"ucap Laika sambil tersenyum senang, Ferrel menatap Laika malas.
"Kalo mau minta sesuatu to the poin aja deh gausa sok muji-muji gitu dan pada akhirnya lo juga bakalan ngejatuhin gue lagi"ucap Ferrel dengan wajah datarya membuat Laika menyengir.
"Lo mau kan ambilin gue boneka itu? Pliss masa lo gak mau si ambilin buat gue"ucap Laika dengan wajah memohon.
"Gak ah Lai males lo aja sana"ucapan Ferrel membuat Laika cemberut.
"Ayolahh Rel masa lo jahat si gak mau ambilin itu buat gue"
"Males Lai gue capek daritadi lo ajak keliling" Laika hanya diam sambil menatap sendu boneka itu Ferrel pun menghembuskan nafasnya kasar saat Ferrel menatap wajah Laika seperti itu ia langsung luluh.
"Untung lo sepupu gue Lai" Ferrel yang berjalan meninggalkan Laika ke arah permainan tersebut, wajah Laika langsung berbinar dan berlari menyusul Ferrel.
Setelah sekian lama Ferrel gagal mendapatkan boneka tersebut akhirnya boneka itu ada di tangan Ferrel dan langsung di serahkan ke Laika, dengan perasaan senang dan langsung memeluk boneka tersebut.
"Wahh makasiii Ferrel" Ferrel terkekeh dan mengelus puncak kepala Laika.
"Iya iyaa, sekarang kita duduk ya gue capek nih" Laika menganggukkan kepalanya duduknya tetapi tiba-tiba ia melihat penjual yang menjual harum manis dan Laika langsung menatap Ferrel.
"Rel beli harum manis dulu yaa terus kita duduk deh" Ferrel pun mengiyakan saja dan berjalan menuju penjual harum manis tersebut dan segera membayar setelah itu mereka langsung duduk di salah satu bangku disana.
Mereka memakan harum manis itu sambil bercanda ria terkadang pun tertawa tak terasa disana ada seorang cowok yang melihat mereka dengan tatapan emm mungkin cemburu.
Nahh siapa yaa??.. wkwk.
"Rel kenapa sih gak sekolah di jakarta aja?"tanya Laika sambil memakan harum manisnya.
"Ya gak bisa lah Lai rumah gue kan dibandung"
Laika hanya menganggukkan kepalanya.
"Caca apa kabar?" Caca itu adik Ferrel yang masih duduk di kelas 2 smp sebenarnya nama dia Acha tapi sama keluarga dipanggilnya Caca.
"Baik Lai"
"Kapan lo balik ke bandung?"
"Besok mumpung libur soalnya guru pada rapat" Laika mengangguk-anggukkan kepalanya.
"Pulang yuk Lai udah malem"
"Yuk.."
Mereka berdua berjalan beriringan menuju mobil dan segera pulang karena sudah menunjukkan jam 9 malam.
.
.
.
Bersambung...
***jangan lupa vote dan komennya yaaa:))
__ADS_1
to be continued***