Es Balok

Es Balok
49. Surprisee??!!


__ADS_3

Tepat pada hari ini adalah hari ulang tahun Laika, Mervin sudah mempersiapkan kejutan yang akan ia berikan pada Laika sebagai permohonan maaf, Mervin sangat berharap Laika mau memaafkannya dan memberi kesempatan kedua dan Mervin janji tidak akan menyia-nyiakan kesempatan yang telah di berikan. Yang pastinya di bantu ketiga temannya dan ketiga sahabat Laika, awalnya mereka masih kesal dengan sikap Mervin tapi tidak apa-apalah selagi Mervin benar-benar tidak mengulangi kesalahan untuk kedua kalinya mereka mau membantunya mempersiapkan semuanya.


Mereka tengah berkumpul di rumah Mervin sejak pagi tadi dan mereka mempunyai rencana untuk memberikan Laika kejutan nanti sore di suatu tempat yang sudah mereka atur.


Sedangkan Laika menghembuskan nafasnya seraya menatap ke arah ponselnya yang sangat sepi tidak ada notif sama sekali.


Tiba-tiba Resya berteriak.


"Laiii ayo makan duluu jangan sampai lupa makann"teriakan Resya membuat Laika mau tak mau harus beranjak tidurnya dan berjalan lesu menuju lantai bawah.


********


Tepat jam 4 sore Zahra mengajak Laika untuk pergi ke suatu tempat, awalnya Laika menolak karena rasa magernya yang terlalu tinggi, namun Zahra tetap memaksanya membuat Laika mengangguk pasrah. Zahra membawa Laika ke suatu tempat yang Laika sama sekali tidak tau dimana, membuatnya mengerutkan keningnya.


"Ini dimana sih? Kok sepi gini Ra tempatnya"tanya Laika membuat Zahra terkekeh.


"Lo tunggu sini bentar ya, nanti gue temuin lo lagi"ucap Zahra yang langsung melenggang pergi begitu saja tanpa hafus mendengar balasan Laika membuat ia sedikit berdecak.


"Ck.. Selalu aja ninggalin gue gitu aja"desis Laika membuat ia memilih untuk menatap sekelilingnya dengan tatapan bingung.


Tiba-tiba Laika mendengar suara ledakan balon membuatnya sedikit tersentak, lalu pandangannya terarah pada tulisannya yang berada tak jauh darinya bertulisan 'Happy Birthday Laikaaa' pun mendelik hebat dan yang membuat nya semakin terkaget ialah ada sebuah proyektor yang berada tak jauh darinya menampilkan video yang ia berikan pada Mervin yaitu berisikan videonya dirinya dengan Mervin.


Tiba-tiba datang Mervin sambil membawa kue tart ditangannya membuat Laika yang melihat pun menatapnya tak percaya dan menutup mulutnya sampai tak terasa air matanya mengalir begitu saja.


"Happy birthday Lai, semoga apa yang lo inginkan terkabulkan ya intinya wishnya yang baik-baik aja"ucap Mervin membuat Laika memejamkan matanya sejenak lalu ia meniup lilinnya membuat Mervin tersenyum senang, Laika yang masih menangis pun langsung memeluk Mervin membuat Mervin memberikan kue itu pada Daniel dan kemudian membalas pelukan Laika.


"Laii gue minta maaf, gue janji gak bakal ngulangin kesalahan yang sama dan gue gak akan nyakitin lo lagi, pliss kasih gue kesempatan lagi gue janji bakal pergunain kesempatan itu dengan baik dan memperbaiki semua kesalahan yang pernah terjadi"ucap Mervin membuat Laika tetap terdiam karena masih tak menyangka. Setelah di rasanya sudah lama Laika melepaskan pelukannya dan menghapus air matanya yang masih mengalir.


"Makasih kak karena udah repot-repot kasih gue surprise, gue juga minta maaf kalau gue itu egois kak, gak seharusnya gue ngelakuin hal itu"ucap Laika membuat Mervin menggelengkan kepalanya.

__ADS_1


"Lo gak ada salah, apa yang lo lakuin bener kok Lai ini semua salah gue"ucap Mervin membuat Laika terdiam sejenak lalu tersenyum, kemudian pandangannya teralih pada keenam temannya.


"Makasih juga buat yang lainnya, gue gak tau harus bilang apalagi sama kalian karena kalian bener-bener baik banget sama gue"ucap Laika membuat mereka menganggukkan kepalanya.


"Iyaa Lai santai aja, Lagian kita cuma ngebantu Mervin ngelancarin acara ini aja kok"ucap Galih yang menjadi perwakilan temannya, Laika hanya tersenyum dan menganggukkan kepalanya dan beralih menatap Mervin.


"Gue butuh jawaban lo, gue pengen ulang semuanya dari awal seperti saat kita pertama kali kenal dulu"ucap Mervin sambil menggenggam tangan Laika membuat Laika yak berhenti menatapnya.


"Gue minta maaf karena udah nyakitin lo gue emang laki-laki yang brengsek dan bodoh Lai, gue lebih milih balik sama orang yang jelas udah nyakitin gue daripada gue milih orang yang sama sekali gak pernah nyakitin gue, gue emang bener-bener bodoh, gue nyesel Lai jujur gue nyesel" Laika tersenyum dan menganggukkan kepalanya.


"Gue udah ngerti"ucap Laika singkat membuat Mervin mempererat genggaman tangannya.


"Gue ingin memperjelas, jadi lo mau gak kasih gue kesempatan sekali lagi untuk gue ngerubah semua kembali seperti dulu saat awal kita dekat dan pada akhirnya kita memutuskan untuk menjalin hubungan yang lebih serius, gue janji akan gunain kesempatan itu dengan baik dan gue janji gak akan nyakitin lo lagi, kalau lo gak percaya lo bisa pegang semua kata-kata yang gue ucapin tadi"ucap Mervin yang benar-benar meyakinkan bahwa perkataannya itu benar ia tidak mau main-main sekarang sudah cukup banyak Laika menjadi korbannya dulu namun sekarang ia tak ingin melakukan hal yang membuatnya menjadi sangat sakit. Laika tersenyum tipis, ia merasa bahwa perkataan Mervin tidak main-main. Ia tidak tahu apakah Laika harus memberikan kesempatan kedua untuk Mervin atau tidak. Laika menghirup nafasnya dan menghembuskan nafasnya.


"Maaf kak gue belum bisa jawab sekarang karena gue masih bener-bener bingung harus gimana, tapi lo tenang aja gue udah maafin lo kok"ucap Laika yang di akhiri dengan senyuman, sementara Mervin yang hanya menganggukkan kepalanya dan membawa Laika ke dalam pelukannya, Laika tidak tahu apakah ia harus memberikan kesempatan kedua pada Mervin, ia melihat bahwa Mervin benar-benar meminta maaf padanya, ada tanda keseriusan di wajah nya dan tanpa sadar air mata Laika kembali jatuh membuat Mervin yang merasa seperti ada yang menetes bajunya pun mengusap-usap punggungnya.


"Jangan nangis Laii, gue janji bakal jagain lo gue janji gak bakal mengulang apa yang ngebuat lo sakit kayak dulu lagi"ucapan Mervin membuat Laika tersenyum, Mervin melepaskan pelukannya dan menghapus air mata Laika. Sampai tak sadar di kejauhan terlihat Refand dan Resya tersenyum bahagia melihat Laika bisa kembali tersenyum karena setelah sekian lamanya Laika berubah menjadi orang yang sangat pendiam.


"Happy Birthday Lai, maaf kalau kita belum bisa ngasih apa yang lo mau Lai"ucap Zahra yang sebagai perwakilan Andira juga Calista, sementara itu Laika tersenyum dan menganggukkan kepalanya.


"Gue gak butuh hadiah mau sebesar apapun hadiahnya gue gak peduli yang terpenting bisa terus bareng kalian dan kalian selalu ada buat gue aja itu udah lebih dari cukup"ucapan Laika membuat mereka bertiga mempererat pelukannya.


"Kita gak akan pernah ninggalin lo, sahabat akan selamanya sahabat"ucap Calista yang diangguki oleh ketiganya. Setelah agak lama mereka berpelukan pun Laika bertos ria dengan Naren dan Daniel.


"Pibesdey dede Laika"ucap Daniel membuat Laika terkekeh mendengar panggilannya.


"Happy birthday adek aku"ucap Naren yang kembali membuat Laika terkekeh.


"Iyaa thanks yaa" mereka berdua menganggukkan kepalanya, setelah itu tatapannya tertuju pada Galih yang sedang tersenyum padanya, Laika benar-benar tidak tahu bagaimana ia harus membalas kebaikan Galih selama ini padanya, sudah banyak hal yang membuat Galih harus berkorban deminya, apalagi saat ia tengah di sakiti oleh Mervin, ia tetap berada di sisinya berusaha membuat semangatnya terus bangkit.

__ADS_1


Laika memeluknya erat membuat yang awalnya Galih terkaget pun membalas pelukannya.


"Happy birthday Laii, semoga apa yang lo inginkan bisa terkabulj, dan intinya lo harus tetep jadi Laika yang gue kenal"ucap Galih membuat Laika tersenyum sembari menganggukkan kepalanya.


"Makasih buat semuanya kak, gue gak tau gimana kalau saat itu lo gak ada disisi gue, lo intinya the best banget deh lo bener-bener baik banget sama gue, gue minta maaf kalau semisalnya ada perkataan atau perlakuan gue yang membuat lo jadi tersinggung atau gimana"ucap Laika membuat Galih melepaskan pelukannya dan menggelengkan kepalanya.


"Nggak kok, lo sama sekali gak ada salah sama gue"ucap Galih yang membuat Laika tetap tersenyum.


Laika sangat berterimakasih pada tuhan karena telah menciptakan orang-orang yang sangat peduli dan menyayanginya walau Laika tau bahwa mereka pasti pernah menyakitinya tapi itu tidak membuat Laika menjadi marah pada mereka justru Laika belajar untuk tidak menjadi orang sangat gampang marah. Jujur Laika sangat bersyukur itu...


.


.


.


.


.


.


.


.


Bersambung...


Jangan lupa vote dan komennya yaaaa, thank u:))

__ADS_1


Instagram


@velisateophania


__ADS_2