Es Balok

Es Balok
8. Perasaan Kesal


__ADS_3

Entahlah harus berapa lama lagi Laika menunggu Mervin sedari tadi makanan yang dia makan belum habis juga, Laika melipat tangannya dan menaruhnya di meja sambil menghela nafasnya.


"Lama banget sih! Gue ada tugas dari tadi ketua kelas nyariin gue mulu tau"ucap Laika yang benar-benar kesal, dalam hati Mervin berkata jika bisa ia akan mencubit pipi gadis didepannya ini Mervin melihatnya gemas tapi ia ingat jadi dirinya sendiri.


"Lo gak ikhlas nih temenin gue? Yaudah handphone lo gue bawa" Laika menghembuskan nafasnya kasar, ia memakai tangannya untuk menopang dagunya.


"Tapi mau sampai kapan sih gue capek tau"


"Bawel banget sih lo"ucap Mervin yang mulai kesal.


"Ya lo si Kak daritadi lama banget makannya lo emang kebiasaan makan lama?"


"Gak enak kalo makan gak menikmati"


"Menikmati sih menikmati tapi ya gak selama ini kali"ucap Laika yang menatap Mervin malas.


Tak lama kemudian makanan Mervin habis Laika menghela nafas lega ia langsung beranjak dari duduknya.


"Udah kan? Sekarang siniin handphone gue" Mervin langsung menyerahkan ponselnya dan Laika pun berbalik badan ingin pergi tapi Mervin mencegatnya.


"Gue anterin lo ke kelas" ucap Mervin sambil menarik tangannya Laika tersentak lalu ia mengikuti langkah Mervin, saat berjalan dikoridor Mervin masih memegang tangannya dengan cepat Laika melepaskannya.


"Ngapain si megang-megang" Mervin menatap Laika cuek sedangkan Laika ia hanya hanya menatap ke arah depan saja.


Sesampai di depan kelas Laika tidak mengatakan sepatah katapun ia langsung memasuki kelasnya sedangkan Mervin hanya menggelengkan kepalanya melihat kelakuan Laika dan berjalan pergi menuju kelasnya.


Laika langsung duduk disebelah Zahra sambil menampakkan wajah kesal.


"Gak mau lagi deh gue nerima ajakan si es balok"gerutu Laika.


"Lai lo lagi diomongin tau, waktu gue mau ke perpus dikoridor kakak kelas ngomongin kalian berdua"ucap Andira membuat Laika menaikkan kedua bahunya.


"Besok pasti jadi trending topik"ucapan Calista membuat Zahra dan Andira mengangguk mantap.


"Lagian yaa tumben banget kak Mervin sikapnya kayak gitu gue curiga banget kalo dia punya perasaan lebih ke Laika" Laika menatap Zahra malas.


"Itu aja terus sampe ayam jantan bertelur" Zahra hanya menyengir.


"Ya habisnya sih semua pada gak nyangka sama sikap kak Mervin tadi mereka pada ngira lo udah jadian sama dia"ucap Zahra, Laika hanya menggeleng-gelengkan kepalanya.


"Gak sudi gue kalo sampai jadi trending topik kalau emang iya gue bakalan jauhin Mervin dari hadapan gue" Calista menatap Laika.


"Lo yakin Lai? Kalo gue sih gak yakin, kak Mervin itu orangnya susah buat kita hindarin ya itu si terserah lo coba aja tapi gue yakin gak bakal bisa berhasil" Laika menghela nafasnya.


"Lo gimana sih Lis bukannya belain gue juga"ucap Laika yang kesal, Calista menatap Laika sambil menghela nafasnya.


"Bukannya gue gak belain lo tapi ya emang gitu Lai"


"Udah deh jangan ngomongin dia gue gak mood"ucap Laika seraya membuka buku novelnya yang Laika baca dan melanjutkannya.


...***...


Sedari tadi bel pulang sekolah telah berbunyi semua murid telah pulang termasuk ketiga sahabat sedangkan Laika yang masih menunggu supirnya Laika berdecak sambil melihat arloji yang berada di pergelangan tangannya.


Tiba-tiba ada yang menarik tangannya membuatnya tersentak ternyata yang menariknya adalah Mervin, Laika mengendus kesal.


"Lo pulang bareng gue aja"ucap Mervin yang tiba-tiba menarik tangan Laika membuat Laika dengan cepat melepaskannya.


"Apa sih lo gak usah narik-narik gue bisa pulang sendiri lagian gue juga udah ada yang jemput"ucap Laika yang kesal.


"Lo kenapa sih?" Laika menatap Mervin sangar.


"Gue gak mau karna insiden tadi gue jadi trending topik senior gue gak suka gimana pun caranya lo harus tanggung jawab atau lo jauhin gue gak usah deket-deket lagi"ucap Laika yang tegas, membuat Mervin menatapnya bingung.

__ADS_1


"Ya itu kan terserah mereka gue juga gak peduli jugaan lo gabakal diapa-apain" Laika mendelik.


"Lo bilang gak diapa-apain? Iya waktu di depan lo terus waktu lo gak ada? Habis dah gue, ya bukannya gue takut dan gak bisa ngelawan tapi gue gak suka aja sama sikap mereka yang suka ngelabrak, dan gue juga gak peduli"ucap Laika seraya meninggalkan Mervin yang diam sambil menatapnya.


"Tapi gue bisa selalu jagain lo" ucapan Mervin membuatnya tersentak dan berhenti jalan ia benar-benar kaget apa yang dikatakan Mervin tetap Laika berbalik menatap Mervin sangar setelah itu ia langsung memasuki mobilnya.


Brak..


Laika langsung turun dari mobil dan langsung memasuki rumahnya dengan perasaan yang sangat kesal ia tidak tau besok bagaimana perlakuan seniornya terhadapnya ini semua gara-gara es balok itu.


Laika menatap rumahnya yang sepi


'Palingan mama lagi ke butik'pikir Laika.


Laika berjalan menuju kamarnya dan dengan cepat ia berganti pakaiannya setelah itu Laika memilih untuk tidur sebentar karena ia merasa sangat lelah.


Skip...


"Non Lai ayo bangun makan dulu non belum makan loh daritadi siang ayo non ini udah sore sebentar lagi nyonya pulang" Laika membuka perlahan matanya seraya bergeliat kecil setelah itu ia langsung duduk untuk mengumpulkan tenaganya.


"Mama belum pulang bi?"


"Sebentar lagi non makanya ayo makan dulu nanti di marah nyonya" Laika menganggukkan kepalanya sambil mengucek matanya.


"Duluan aja bi Lai masih ngumpulin tenaga" bi Siti pun meninggalkan Laika tetapi ia berbalik badan secara seperti lupa sesuatu.


"Oh iya non dari tadi handphone non Laika bunyi terus tapi saya gak berani liat" Laika hanya menganggukkan kepalanya.


"Oh iya bi makasi ya" bi siti melanjutkan jalannya menuju dapur sedangkan Laika ia langsung mengambil ponselnya dinakas dan benar sudah beberapa kali Zahra meneleponnya dan sudah beberapa kali Zahra mengelinenya selain Zahra, Galih dan Mervin mengelinennya juga eh tunggu tunggu buat apa mereka berdua tiba tiba ngechat Laika? Pikir Laika ia terlebih dahulu membuka pesan Zahra.


Zahra


Omg Lai lo tau gak kak Naren ngeline gue mulu


Terus yaaa semenjak dia nge line gue jantung gue gak ke kontrol trus tangan gue dingin bangett Laii


Lai lo kemana sih?


Laiii hellooo


LAIKAA SAYANGGG


Ih ngeselin banget si temen lagi seneng jugaa


Laika hanya terkekeh karena baru pertama kalinya Zahra merasakan yang namanya jatuh cinta, Laika langsung mengetikkan sesuatu kepada Zahra.


^^^LaikaA^^^


^^^Aaa Zahraa sorry gue baru bales hehe tadi gue ketiduran sumpah dah gue kaget liat notif di hp gue banyak banget.^^^


^^^Ceritanya besok aja ya disekolah gue makan dulu.^^^


Jahraaa


Huhh okedeh besok yaa


Iya lo makannya tiati wkwk baii.


Laika langsung meletakkan ponselnya di nakas ia tidak sempat membuka chat dari kak Galih dan si es balok itu. Laika berjalan menuju ruang makan dan Langsung duduk di kursi tempat biasanya ia duduki saat ia mau makan, setelah itu ia langsung menyantap makanannya.


Setelah selesai Laika langsung berlari ke kamarnya dan membuka chat dari es balok terlebih dahulu.


EsBalok.

__ADS_1


Besok lo pulang bareng gue ya


^^^LaikaA.^^^


^^^Gak bisa gue.^^^


EsBalok.


Gue gak nerima penolakan.


Laika hanya menghembuskan nafasnya ia hanya mengeread chat si Esbalok itu dan beralih pada chat Galih.


GalihP.


Haii Laii:)


Besok lo bisa nggak pulang bareng gue?


Laika langsung tersentak kenapa bisa keduanya mengajak Laika dan kenapa harus Laika gitu apalagi mereka mengajaknya secara bersamaan Laika gatau harus gimana dia sangat bingung.


^^^LaikaA.^^^


^^^Eummm maaf kak liat besok aja deh.^^^


GalihP.


Oh oke deh Lai gue juga gak maksa sih wkwk


Oh iya lo udah makan?


"Nahh gini nih gak pake maksa-maksa emang dia siapa tuh maksa-maksa gue"celetuk Laika yang melanjutkan mengirimkan pesan kepada Galih.


^^^LaikaA.^^^


^^^Eh iya^^^


^^^Udah ko kak, kak udah dulu yaaa^^^


GalihP.


Bagus deh


Oke lai see u tomorrow


Laika langsung meletakkan ponselnya, ia tidak mau berlama-lama karena ia tidak tau bagaimama keadaan jantungnya makanya Laika memilih untuk mengakhiri chatnya. Dan berjalan menuju bawah.


.


.


..


.


.


.


Bersambung..


***JANGAN LUPA VOTE + KOMENNYA TEMAN-TEMAN HEHE MAKASII...


TO BE CONTINUED***..

__ADS_1


__ADS_2