
Chapter 32
.
.
.
.
Hampir seminggu lamanya, Sasuke tak bisa menghubungi Naruko. Tak seperti biasanya pasti, Naruko akan cepat mengangkat telpon atau Naruko sendiri yang akan menelpon.
Sasuke sudah di lantai 5. Sasuke dengan cepat menyelesaikan misi tanpa ada masalah namun kali ini masalah baru yang tak ingin Sasuke dapatkan. Sepertinya Naruko marah setelah kejadian ketika, Abelia mengetuk pintu kamar Sasuke.
"Tuan Sasuke, sepertinya Raja iblis, ada di lantai 10."
"Mm..."
Lantai 5 hanya di penuhi monster ras Minotaur. Jenis monster yang mirip sapi yang bisa berdiri dengan 2 kakinya, dan mengunakan senjata kapak besar. Sasuke menghindari semua serangan lambat dari parah minotaur itu.
[ Amaterasu ]
"Graaak!"
"Tuan Sasuke, awas di belakang anda!" teriak Abelia.
Sasuke berbalik arah dan melompat, berpijak disisi kapak besar milik Minatour. Sasuke menebas kepala Minotaur terpisah dari lehernya. Sasuke mengayunkan pedang Kusanagi miliknya yang terkena noda darah.
Sasuke menekan pelipis mata nya sendiri karena kurang tidur, dan terlalu banyak khawatir tentang Naruko yang tak ada kabar sama sekali. Sasuke menghubungi keluarganya namun mereka bilang kalau, Naruko baik-baik saja.
Sasuke ingin cepat menyelesaikan misi yang mengesalkan ini. Dan pulang untuk menemui Naruko, yang mungkin marah dan tak mau lagi bicara dengan Sasuke. Lantai ke 6 sangatlah berbeda dari lantai bawah tanah lainnya. Baru masuk saja sudah disambut oleh salju yang turun, suhu cuaca berubah sangat dingin.
Tak bisa dimasukkan dalam akal sehat diruangan bawah tanah bisa ada hutan dalam keadaan musim dingin. Abelia langsung melesat, cepat menghabis serigala putih bertanduk yang baru saja menghadang perjalanan mereka berdua.
Sasuke hanya diam mengamati, tak ada niat untuk membantu sama sekali. 5 ekos serigala putih bertanduk itu langsung tumbang dengan jurus 'Triple Slash dan Infinite Slash' milik Abelia.
Sementara yang Sasuke pikirkan sedang merenung di kamar sembari memegang Smartphone. Naruko ragu setiap ingin menelpon Sasuke. Naruko tak bisa memberitahu kabar yang menyedihkan ini lewat telpon.
Naruko memilih untuk menyusul Sasuke, dan memberi tahu secara langsung. Naruko sudah siap apapun yang akan terjadi nanti, Sasuke akan marah dan membencinya pun sudah mempersiapkan mental jika lebih buruk akan, Naruko terima nanti.
Minato dengan berat hati mengiyakan keinginan Naruko yang ingin pergi ke Kingdom untuk menyusul Sasuke. Minato menyarankan agar mengajak Sai dan Sakura ikut dalam misi, Naruko menolak lebih memilih sendiri saja.
__ADS_1
Setelah kejadian yang menimpa Naruko. Naruko terlihat berbeda dari biasanya, Naruko yang ceria lebih mirip dengan sikap dingin Sasuke kali ini. Tatapan mata itu begitu tegas tak ada tanda-tanda heran atau pun senang ketika Naruko melihat kapal yang kini mengambang di atas tanah.
Kapten prajurit bernama Alex menyambut Naruko yang hanya melirik saja. Alex berusia 18 tahun menjabat sebagai kapten prajurit di usia 16 tahun. Remaja bersurai cokelat itu pernah dengar bahwa putri pemimpi desa Konoha adalah yang terkuat setelah Sasuke Uchiha.
Naruko melihat langit malam yang dihiasi bintang yang bertaburan indah di langit. Naruko berpikir pasti Sasuke juga melihat seperti ini ketika baru berangkat dulu.
"Nona Naruko, apa yang sedang anda lamun kan? Saya pikir anda lebih baik istirahat," kata Alex, menghampiri Naruko.
"Aku tidak melamun."
.
.
.
.
Sudah 9 hari Sasuke tak dapat kabar juga. Dia ingin sekali marah kepada istrinya yang tak peduli pada nya lagi. Setelah mandi ketika Sasuke membuka pintu kamar, Sasuke sudah disambut oleh Abelia Victor yang memberi kabar kepada Sasuke agar pergi ke istana.
Setibanya Sasuke di istana. Sasuke disambut oleh Raja Arthur dan seseorang yang tak asing bagi Sasuke. Taman belakang istana begitu indah dengan bunga lili yang begitu banyak menghias taman itu, bunga mawar putih dan merah juga menghiasi taman.
Tatapan mata yang tidak biasa itu menatap Sasuke dengan tegas. Sasuke hanya diam terpaku berdiri disebelah Abelia yang heran dengan gelagat Sasuke. Raja Arthur sudah pasti tahu apa yang akan terjadi jika sang suami dekat dengan gadis muda. Apalagi peraturan Kingdom dan Konoha itu sangatlah berbeda. Tak ada namanya poligami di Konoha, berbeda dengan Kingdom yang memilik peraturan yang sebaliknya.
Raja Arthur, Abelia bahkan pelayan yang ada ditempat itu terkejut karena Naruko langsung menampar Sasuke. Sasuke hanya diam mengikuti arah tamparan Naruko, Sasuke tak mengerti kenapa ia bisa sampai harus mendapatkan tamparan dari istrinya?
.
.
Note : (¬_¬)ノ Author pun gak ngerti, apa lagi yang baca.
.
.
"Hei, apa yang kau lakukan pada, tuan Sasuke! Kau hanya orang yang bergabung dalam misi!"
"Abelia Victor!" bentak Raja Arthur.
"Ma, maaf tuanku," kata Abelia sekaligus memberi hormatnya.
__ADS_1
"Aku mau melakukan apapun kepada suami ku, terserah ku. Lagian kenapa kau heboh begitu," kata Naruko tiba-tiba.
"Su, suami?"
"Abelia, nona ini adalah istri tuan Sasuke. Dan dia juga putri pemimpi desa Konoha. Dalam tambahan anggota kali ini, kau harus membantu tuan Sasuke dan istrinya." Raja Arthur menghampiri Abelia, Naruko dan Sasuke.
"Ba-baik tuanku."
Diruangan pribadi Raja Arthur, mereka berempat membahas rencana. Kabar tim Itachi kini sudah menyelesaikan misi mereka akan kembali ke Konoha setelah tiba kembali ke Kingdom.
Kembalinya Sasuke, Naruko dan Abelia ke penginapan. Sasuke hanya diam melihat Naruko tak ingin bicara kepada Sasuke.
"Kau tiba-tiba datang tanpa memberi tahu dulu."
"...."
"Naru, kau sedang hamil. Sikap nekat mu ini benar-benar sudah kelewat."
"Tenang saja, Sasuke terlalu banyak berpikir, " balas kata Naruko.
"Ayo kembali ke istana, aku akan meminta Raja agar membatalkan kau ikut dalam misi."
"Aku tidak mau. Aku akan ikut dalam misi mengalahkan Raja iblis."
"Naruko! Kau pikirkan keadaanmu! Kau sedang hamil, dasar bodoh!"
"Berisik! Kalau aku mau ikut dalam misi, jangan melarang ku seenakmu saja, Sasuke jelek!"
Abelia yang ingin mengetuk pintu kamar Sasuke, Abelia tak jadi mengetuk karena suara perdebatan di dalam kamar penginapan sangat berisik sampai membuat gaduh.
'Hubunga mereka parah sekali,' kata batin Abelia, yang masih belum percaya kalau Sasuke sudah menikah, dan punya istri bersifat urakan seperti itu.
.
.
.
.
**Next Chapter 33.
__ADS_1
┐( ̄ヮ ̄)┌ kok malah berantem**?