ETERNAL

ETERNAL
Chapter 40 - Volume 4


__ADS_3

Chapter 40 - Volume 4


Jam 7 malam di kediaman Uchiha. Itachi yang tadinya senang akan bermanja-manja dengan sang istri tercinta, Itachi langsung terdiam seketika itu juga yang ia ingin kan selama perjalanan pulang dari misi selama seminggu langsung lenyap ketika melihat Menma, sedang asik membenamkan wajah di dada Izumi istrinya Itachi.


"Ah, Sayang baru pulang? Lihat Menma manja sekali padaku."


"Anak itu bukan manja tapi-." Itachi tak bisa melanjutkan ucapannya. Itachi lebih memilih mengambil Menma agar menjauh dari Izumi. Menma paling tidak suka dengan laki-laki kecuali ayahnya sendiri ada sedikit pengecualian.


'Kenapa Sasuke, harus menitipkan anak setan padaku,' kata batin Itachi sembari memikul Menma seperti karung beras. "Paman, turunkan aku. Aku mau pegang-pegang bibi Izumi."


"Cih, aku benar-benar tak habis pikir kenapa adikku punya anak mesum sepertimu. Umur 5 tahun sudah mengancam."


"Mmmm...mesum?" Menma tidak mengerti dengan kalimat 'mesum' yang Itachi sebut. Setahu Menma yang Menma lakukan sangatlah menyenangkan. Izumi menyiapkan makan malam, hanya ada Izumi dan Itachi di rumah. Sementara Fugaku dan Mikoto sedang liburan ke pantai di luar desa. Di sana ada penginapan, Fugaku dan Mikoto liburan selama seminggu. Itachi sangat senang dengan kabar itu, Itachi berniat bermanja dengan sang istri namun semua yang Itachi harapkan hilang karena kehadiran yang selalu Itachi anggap anak setan.


Menma duduk disebelah Itachi. Mereka berdua menunggu makan malam. Itachi melirik Menma yang sibuk bermain sumpit. Sumpit dimainkan seperti seorang yang sedang bertarung. Itachi sadar bagaimana pun anak ini masih kecil, mungkin wataknya saja yang tak wajar. Itachi membelai rambut hitam Menma, Menma hanya diam melihat Itachi lalu Menma berpaling kearah Izumi. Itachi kembali kesal ketika melihat arah padangan Menma fokus ke arah dada Izumi.

__ADS_1


'Sekali anak Setan, tetap anak Setan,' kata batin Itachi.


Menma sangat senang dengan masakan jenis Kare, apalagi yang pedas. Menma menolak setiap Itachi menyodorkan tumis paprika hijau dan merah. Benar-benar seprti kelurga yang lengkap dilihat dari sudut pandang Izumi. Jika Izumi bisa memiliki seorang anak pasti akan sebesar Menma.


Menma tahu kalau paman dan bibinya tak memiliki seorang anak. Karena Menma pernah bertanya kepada ibunya, dan ibunya menjawab, 'belum memiliki anak.' Menma menyodorkan piring yang ia pegang sembari berkata, "Bu, tambah."


Itachi hanya bisa tersenyum sembari mengeser piring yang berisikan paprika. Menma benar-benar tak suka paprika sangat tidak enak untuk di makan. Itachi dan Izumi malah berdebat makanan yang baik untuk Menma. Izumi berkata untuk membiarkan Menma makan yang jadi kesukaannya sementara Itachi lebih menyuruh agar Menma makan makanan yang banyak gizinya seperti paprika. Menma hanya menyentuh kedua pipi dengan siku bertumpu di meja, sembari melihat perdebatan yang menarik untuk di dengar.


Selain memiliki sifat mesum usia dini, Menma juga memilik sifat peka seperti ayahnya dan sifat baik seperti ibunya. Menma kadang berpikir apakah sesuatu yang damai akan terus selamanya akan damai. Setahu Menma dalam cerita ibunya pernah menceritakan apa saja yang dilakukan seorang Shinobi. Menma tertarik ingin jadi Shinobi hebat agar terkenal di kalangan kakak cantik.


Pagi harinya di kediaman Uchiha, rumah Sasuke dan Naruko. Pagi-pagi Naruko sudah mual-mual, Naruko yakin pasti Naruko sekarang sedang hamil. Bagaimana dia tidak cepat hamil karena sang suami selalu mengajaknya bercinta setiap malam kecuali saat datang bulan. Naruko paling senang jika datang bulan cepat datang agar sang suami berpuasa dengan jatahnya. Pagi hari menyiapkan sarapan, setelah itu mencuci pakaian dan menjemur pakaian. Bersih-bersih rumah juga harus dilakukan walaupun harus sekedar menyapu atau mengepel. Naruko tidak pernah mengeluh dengan apa yang ia kerjakan sebagai istri dan seorang ibu. Lagipula Naruko bisa bersantai setelah semuanya selesai.


Sasuke memeluk Naruko dari belakang. Hanya bisa menghela nafas, dan memaklumi punya suami yang manja. Naruko mengacak-acak rambutnya Sasuke. "Sasuke, aku sedang masak. Kau mandi sana bau mu tidak enak."


"Hmm.." Sasuke menyamankan pelukannya. Sasuke tahu kalau sang istri sedang hamil karena Sasuke sudah mendengar tanda hamil di pagi hari. Naruko menyuruh Sasuke untuk ke pasar untuk membeli pisang.

__ADS_1


Sasuke hanya tersenyum pasti istrinya sedang ngidam pisang, karena sejak Sasuke mengenal Naruko tidak pernah suka yang namanya pisang, Naruko hanya suka ramen dan ramen saja yang di suka. Selain pisang, Naruko minta agar Sasuke ke toko buku untuk membeli novel yang menceritakan sesama laki-laki sedang jatuh cinta.


Sasuke sempat syok dengan permintaan kedua itu sangatlah aneh kenapa harus novel sesama jenis menjadi idaman sang calon anak. Sasuke berpikir banyak ketika menuju pasar. Ibu-ibu heboh dengan diskon sayuran dan daging, ada yang heboh diskon pakaian ada juga yang heboh ketika melihat Sasuke saja bisa heboh sendiri sampai ada yang pingsan di tempat.


Sasuke benar-benar sesak dengan kerumunan ibu-ibu yang makin menggila. Bukan hanya pipi kena cubit, rambut kena tarik dan hampir kena cakar. Sasuke dengan cepat kabur dan menyelesaikan tujuannya. Sasuke tak pernah menyangka kalau ke pasar saja bisa mengancam nyawannya.


Menma yang ikut ke pasar bersama Izumi, Menma menertawakan ayahnya dalam hati. Ayahnya sangat populer sampai seperti itu. Izumi benar-benar tak ingin jika suaminya pergi ke pasar sendiri. Pernah kejadian Itachi pulang dengan keadaan kacau hampir banyak bekas lipstik di pipi dan leher Itachi, sampai Izumi marah dan salah paham berujung Itachi tidur diluar kamar dekat pintu kamar.


Izumi membantu Sasuke untuk membeli pisang, namun pesanan selanjutnya benar-benar tidak masuk akal. Naruko ngidam buku cerita sesama jenis benar-benar tak habis pikir Izumi tak bisa membayangkan anaknya Naruko akan seperti apa nantinya. Menma yang sedang di gendong Sasuke, Menma melihat-lihat kakak cantik dan ibu-ibu muda yang cantik. Sasuke menghela nafas pasrah dengan sifat anaknya ini. Mudahan anak yang berikutnya tak lebih parah dari Menma, namun ketika Sasuke mengingat apa yang jadi idaman Naruko, Sasuke langsung bungkam dan takutnya calon anaknya nanti akan suka sesama jenis.


**Next Chapter 41


Note : Alur santuy dulu :v**


__ADS_1


__ADS_2