European Sky King

European Sky King
PERTIKAIAN


__ADS_3

Monna masih gak tau harus menghadapi prianya bagaimana.. satu-persatu masalah menyerbunya membuat otaknya runyam.. monna mengingat lagi amanat omah nya.. bangsawan harus menjaga moralitas yang di warisi turun temurun dari leluhur nya.. peradaban nilai-nilai budaya bangsawan tetap harus di pupuk dalam jiwanya.. tetapi melihat kekasihnya.. apa monna tega mengorbankan perasaan untuk mematuhi aturan kuno yang di buat keluarga bangsawan di dalam silsilah keluarganya.. aiden gak bisa membantah tuntutan ayah angkatnya padanya begitu juga monna.. monna masih dilema.. mempertimbangkan perasaan yang musti di korbankan atau memprioritaskan adat istiadat bangsawan nya.


Monna tersadar dari lamunan nya.. hampir terhanyut dalam suasana.. kekasihnya memang cukup menderita.. maka monna akan membantu aiden keluar dari penderitaan panjang nya.. jadi pendukung nya? Tunggu, maksudnya mendukung aiden meneruskan jejak ayah angkatnya.


"Sebentar, kamu mau aku jadi pendukung mu?" Aiden manggut-manggut memasang tampang memelas yang patut di kasihani.. pancaran mata sendunya juga tampak dapat meruntuhkan moralitas yang di junjung tinggi monna.


Monna menghembuskan nafas lemah "Mendukungmu meneruskan bisnis ilegal ini?" Aiden terus memegang kedua tangan kekasihnya itu.. berharap monna melepaskan aiden dari cengkraman nya.. membebaskan nya meneruskan bisnis gelap di tacenda seumur hidupnya.


"Ayahmu gak keberatan kan kalau harus memberikan wewenang tacenda ke tangan orang lain?" Aiden merengangkan pegangan tangan nya.. mendengar monna yang masih bersikeras pada pendirian moralitas bangsawan nya.


"Maka aku harus mengambil keputusan.. menuruti kemauan mu sama saja aku membantah ayah angkatku." Aiden tahu ini terdengar memaksa bagi monna.. tetapi masih harus meminta jawaban dari kekasihnya.. pilihan apa yang akan di tentukan monna.. dalam menyikapi kekasihnya yang enggan melepaskan tahta atas kewenangan nya pada tacenda.

__ADS_1


"Aiden, kalau kita sendiri gak tahu apa yang kita mau.. lebih baik.. kita sudahi saja dulu.. " Monna gak sanggup lagi mendengarnya.. sama saja aiden mempertaruhkan monna demi memperjuangkan tacenda.. monna juga masih menjunjung nilai-nilai moral bangsawan yang di warisi para leluhur sebelumnya.. monna akan jadi orang pertama yang mencoreng silsilah garis keturunan bangsawan nya.. demi membela aiden yang sudah sepenuhnya dikatakan bersalah.


"Monna, kamu kenapa?" Aiden masih gak habis pikir pada keputusan monna dalam menindak lanjuti hubungan nya.. kenapa ? Sepele sekali di mata monna, aiden rela membantah perintah dan menjauhi segala larangan ayah angkatnya.. setidaknya monna juga bakal mempertimbangkan perihal perasaan nya padanya.. siapa sangka.


"Kamu memilih hidup bahagia bersama ayah angkatmu.. aku hanya mencoba mengabulkan nya.. aku juga seorang putri bangsawan masih harus mempertimbangkan kamu bila membawa orang yang berbahaya seperti dirimu ke dalam silsilah keluarga bangsawan.. berisiko mengotori garis keturunan kami.. para bangsawan.. " Entah kenapa.. seketika monna terasa agak sensitif sesudah mengetahui kebenaran ucapan nya.. apa aiden telah menyinggung perasaan.. kenapa monna berkata demikian padanya.. ucapan monna agak kelewatan sekarang.. terlalu kasar buat mengatakan 'mengotori'


"Monna, kenapa kata-kata mu gak bisa di kendalikan? Ini, gak seperti kamu yang biasanya.. "


Aiden mencekal pergelangan tangan monna.. mempertahankan nya di dalam ruang istirahat nya.. gak akan membiarkan monna melangkah kan kakinya untuk keluar dari sarangnya "Monna, kenapa mulutmu tajam sekali hari ini?"


Aiden menarik monna hingga jatuh ke atas pangkuan nya.. monna yang terus memberontak.. gak di berikan kesempatan untuk lepas dari cengkraman nya.. aiden membanting nya ke atas tempat tidur kemudian menindih tubuhnya yang terkapar di atas ranjang.. monna sungguh-sungguh membenci perbuatan kekasihnya ini.

__ADS_1


"Jika tak bisa.. kenapa harus di paksa? Lepaskan aku, aiden!" Monna terus menggeliat di atas kasur.. aiden menekan tubuh monna.. wajahnya semakin mendekat ke arah nya.. hembusan nafas monna yang tersenggal-senggal terdengar nyaring di indra pendengaran nya.. belum kehabisan tenaga rupanya buat melawan nya.. aiden mengambil handuk yang berada di dekatnya.. mengikat erat kedua pergelangan tangan kekasihnya yang tak dapat berhenti bergerak di bawah nya itu.


"Apapun caranya.. kalau aku mau kamu.. aku gak akan lepasin kamu, monna!"


"Hah! Memangnya kamu siapa? Kamu gak berhak mengatur-atur aku.. "


"Monna, jangan terlalu sadis padaku.. aku bisa tersinggung loh!" Monna kembali lagi melancarkan aksinya.. kakinya mulai bergerak berusaha menendang kedua bola yang berada di antara ************ pria di atasnya ini.. tetapi aiden sukses menangkal nya.. aiden dapat menangkap bagian tubuh mana yang bakal di serang monna.. berbagai macam bakatnya.. monna tetap masih di karuniai kekurangan.. aiden tahu kelemahan nya sekarang.. monna gak bakal bisa memberikan perlawanan padanya.. tubuhnya yang seksi terlihat jelas dari lekuk dress yang di kenakan nya.. kenapa kekasihnya ini selalu saja berhasil menancing gejolak hasrat keinginan nya untuk melahap kekasihnya sendiri.. biarpun gak ada salahnya.. aiden tahu monna belum siap akan hal itu.. takut memberikan rasa takut berlebih hingga meninggalkan depresi pada kekasihnya yang amat dicintainya ini.


"Monna, kamu mencintaiku kan?" Aiden menghembuskan nafasnya di leher monna.. monna tak bisa mengatur nafasnya.. ada rasa panas yang membara di dalam dirinya.. ada apa dengan nya? Ini pengalaman pertama baginya.. apa yang tengah di rasakan monna.


"A-aku.. k-kamu.. h-hen-hentikan.. "

__ADS_1


"Emm.. katakan padaku yang sejujurnya!" Aiden terus mendesaknya.. bibirnya tak berhenti meninggalkan jejak ciuman di lehar jenjang kekasihnya itu.. monna merasakan benda keras di bawah sana terasa ada menusuknya..


__ADS_2