
Saat acara Event Desainer sudah selesai , Silva segera pulang ke rumahnya . Silvi juga turut ikut ke rumah Silva , Awalnya Silvi menolak . Akan tetapi karena berbagai alasan yang di lontarkan Silva , Akhirnya Silvi memenuhi keinginan Silva untuk ikut ke rumah keluarga Wijaya ..
Setelah sampai di kediaman keluarga Wijaya , Silvi segera turun dari motor nya dan memandang penuh kagum rumah mewah yang saat ini di hadapannya ..
" Gede banget nih rumah " Gumam Silvi pelan sambil berjalan ke arah mobil Silva ..
" Va , ini beneran rumah Kamu ? " Tanya silvi
" Iya vi , ya udah yuk masuk . Papa sama Mama pasti udah nunggu kamu " Silva Dan silvi berjalan masuk ke rumah dengan bergandengan tangan ..
Saat sudah sampai di ruang tamu , Silva langsung berseru memanggil orang tua nya ..
" Papa , Mama Va pulang !! Liat siapa yang va bawa ? " Ucap silva saat melihat orang tua nya sedang bersantai di ruang keluarga ..
Andre dan Laras tampak terkejut melihat gadis yang saat ini berjalan bersama Silva ..
Benar-benar mirip , hanya Saja gadis yang bersama Silva itu memakai make up tebal sehingga terlihat seperti dewasa ..
Silva masih menggandeng tangan Silvi mendekat ke arah orang tua nya duduk .
" Pa , Ma , Ini silvi . Yang tempo lalu va ceritain " Ujar Silva pada orang tua nya saat mereka sudah duduk ..
" K-Kamu keluarga Abraham nak ? " Tanya Laras gugup
Dan Silvi menundukkan kepala kemudian mengangguk pelan sambil tersenyum ..
" Kamu tinggal dimana nak ? " Laras bertanya kembali
" Saya tinggal di jln.Sentosa tante " Jawab Silvi sambil mendongak kepala nya menatap Laras , yang saat ini tengah menatap nya juga tanpa berkedip ..
" Apa keluarga kamu masih hidup ? " Andre membuka suara nya ..
Silvi beralih menatap Andre sambil berkata " Ibu saya masih hidup Om , Dan ayah saya sudah meninggal beberapa tahun yang lalu " Ujar Silvi lirih kemudian menundukkan kepala nya . ia sedih jika mengingat kepergian sang ayah yang sangat di sayangi nya ..
" Maaf jika perkataan Om menyinggung perasaan kamu '' Andre merasa tidak enak hati
" Tidak masalah Om , Anda juga tidak tahukan keadaan keluarga saya " Ujar Silvi sambil tersenyum karena tidak ingin Melihat Andre seperti merasa bersalah ..
Andre kemudian tersenyum sambil menatap silvi .
" Nak , Wajah kamu sangat mirip dengan Silva . Dan itu mengingatkan Tante dengan Anak tante yang sudah hilang sewaktu keluarga kami mengalami kecelakaan beberapa puluh tahun yang lalu " Laras kembali berbicara , Namun saat ini Cairan bening membasahi pipi nya ....
Silvi hanya terpaku mendengar penuturan Laras barusan ..
Kenapa saat melihat Laras menangis hati Silvi juga ikut sedih ? Ini sangat aneh ! , Pikir Silvi ..
__ADS_1
" Ma , Sudah la kemungkinan wajah Silvi memang kebetulan mirip dengan putri kita . Kamu jangan terus-terusan larut dalam kesedihan , Ingat kesehatan kamu " Andre mencoba menenangkan sang istri
" Iva punya usul Pa , Ma . Dari pada kita semua penasaran kenapa wajah Silva dan Silvi sangat mirip , Lebih baik kita melakukan Tes DNA saja untuk membuktikan bahwa hanya kebetulan saja mirip atau memang Kami memiliki hubungan Darah " Ujar Silva menjelaskan ide nya
Laras mendongakkan kepala, Sambil menatap Silva kemudian berkata " Mama setuju dengan usul kamu sayang " Laras berucap sambil tersenyum ..
Lalu Laras beralih memandang Silvi yang sedang bingung ...
" Bagaimana nak ? Apa kamu setuju dengan usul Silva ? " Laras bertanya pada Silvi
" Em , Saya bingung tante . Saya tidak ingin mengecewakan kalian semua , Dan Saya juga tidak ingin menyakiti hati ibu saya " Ujar Silvi bimbang.
" Jika hasil nya Negatif , maka kami akan berusaha menerim nya nak . Tapi jika hasilnya positif , maka kami akan sangat senang karena anak yang selama ini kami pikirkan dan berusaha kami cari sudah bersama kami dan dalam keadaan baik-baik saja " Ujar Andre
" Dan untuk masalah ibu mu , Kami tidak melarang kamu untuk menemui beliau. . " Lanjut Andre berusaha menjelaskan pada Silvi.
" Baiklah , Saya mau jika harus melakukan tes DNA " Ucap Silvi mantap .
" Besok kita akan melakukan tes DNA nya , sekarang sudah waktunya makan malam . Dan Silvi , sebaiknya kamu makan malam saja di sini sekalian " Usul Andre ..
Silvi melirik Silva sekilas dan tentu saja Silva mengangguk sambil tersenyum lebar ..
Akhirnya mereka semua makan malam bersama ,, Persis keluarga yang utuh , jika saja tidak terjadi kecelakaan waktu itu ..
Tetapi yang nama nya musibah kita tidak pernah tau kapan dan dimana datang nya ..
Waktu Sudah menunjukkan pukul 20.40 WIB .
Silvi berpamitan pulang pada kedua orang tua Silva dan juga Silva..
Sebenarnya ia di usulkan untuk menginap di rumah mewah tersebut , Akan tetapi ia tidak ingin melihat sang ibunda khawatir memikirkan nya ..
" Om , Tante , Silvi pamit pulang ya " Ucap Silvi
" Ya sudah , Kamu hati-hati dijalan ya . Padahal tante pengen banget kamu nginep di sini " Laras berkata dengan nada sedih.
" Lain kali pasti Silvi nginep di sini kok tante " Ujar Silvi Sambil memeluk tubuh Laras dan Menunduk hormat pada Andre .
Lalu ia berjalan ke arah motor nya , meninggalkan pekarangan rumah tersebut sambil melambaikan sebelah tangannya ..
Saat motor Silvi sudah menghilang dari Pandangan mereka , mereka bertiga langsung masuk ke rumah . .
" Semoga saja hasilnya positif ya pa " Ujar Laras dengan raut wajah gembira ..
" Iya ma , papa juga berharap begitu '' Andre berkata sambil merangkul lembut pinggang sang istri ..
__ADS_1
" Iva juga berharap begitu " Celetuk Silva dari belakang Laras & Andre ..
Lalu andre melepaskan tangannya dari pinggang sang istri .
Silva langsung berjalan ke tengah-tengah papa dan mama nya berjalan ..
" Eh , Ada Permata hati papa " Ucap Andre sambil tersenyum kikuk
" Ye , Dari tadi Va udah kayak obat nyamuk berjalan tau gak sih pa ? Mengawal dari belakang " Silva berkata sambil tertawa
Laras hanya bisa menggeleng kan kepala dan tersenyum melihat tingkah Suami dan Putri tercintanya ...
" Ya sudah , Kamu buruan tidur sana sayang . ini udah malam , besok kamu harus ke butik lagi kan ? " Ujar Laras sambil mengelus rambut sang putri.
Silva lalu menepuk jidat nya pelan ..
" Astaga , iya . Va lupa ma , karena tadi Rancangan va menang dan terpilih menjadi yang terbaik dan terunik . Banyak para desainer Lain maupun anggota keluarga yang ingin mengadakan acara memesan beberapa potong pakaian dari butik Iva " Hampir saja silva lupa kalau besok banyak pekerjaan yang harus ia selesaikan secepatnya ..
Silva lalu mencium Pipi sang mama dan papa nya , kemudian ia berlari kecil menaiki anak tangga menuju kamar nya ..
" Lihat Pa , Anak kamu meskipun umurnya sudah dewasa tapi tetep aja manja " Ujar Laras tersenyum kepada Andre
" kamu bener ma , jika nanti hasil DNA positif dan mengatakan bahwa Silvi itu adalah anak kandung kita , semoga sikap Silva tidak akan pernah berubah ke kita " Andre berkata sedikit takut , jika Permata hatinya tersebut berubah ..
" Papa tenang aja , Silva bukan anak yang seperti itu . Bahkan iva pasti akan gembira kalau ada temannya di rumah " Laras berkata untuk mencoba menghilangkan pikiran buruk sang suami kepada Sikap Silva..
Andre hanya tersenyum ke arah Laras , kemudian menggandeng tangan laras menaiki tangga menuju kamar mereka ..
Gimana ya hasil DNA Nya nanti ? Positif kah , Atau Negatif ??
Ikuti terus kisah mereka di GADIS KEMBAR π
SILVA **SILVI
WAJAH NYA BENERAN MIRIP YA ?? π³
Happy Reading guys β€
See you Next Part ππ»ππ»
Jangan lupa tinggalkan jejak , LIKE , KOMEN , VOTE , DAN HADIAHNYA π€
Dukungan kalian Adalah SEMANGAT Authorππ**
__ADS_1