
Hari ini Silva tidak berangkat ke butik , Ia masih takut akan kejadian sore itu yang membuat pikirannya kosong ..
Silva masih bertanya-tanya , Siapa yang tega melakukan hal menyeramkan seperti ini pada nya . Seingat iva , ia tidak punya musuh .
Drtt !!
Ponsel Silva yang berada di atas meja rias berdering ....
Huh !!!
Silva menghela nafas nya malas untuk berjalan ke arah meja rias , Akan tetapi siapa tahu penting , mau tidak mau ia harus mengambil ponsel nya ...
Sam ..
itulah nama yang ada di layar ponsel milik Silva .. Silva menggeser tombol menjawab ke atas ..
" Halo Sam ? Ada apa ? " Silva berbicara dengan Lesu.
📲 " Aku sudah tau siapa yang meneror kamu " Ucap Samuel langsung , dan ucapan Samuel itu langsung membuat Silva diam mematung .. ia kaget betapa cepat nya kerja Sam mencari tau semua itu .
" Sam , K-kamu gak bohong kan ? kenapa Cepat Sekali ? kamu gak salah orang kan Sam ? " Tanya Silva beruntun..
" Sst !! Kamu jangan memberi pertanyaan begitu pada ku . Aku tidak ingin bicara panjang lebar . Anak buah ku akan menjemput kamu sebentar lagi , bersiaplah , kamu akan tahu Siapa yang sudah melakukan hal bodoh itu pada mu " Ucap Samuel geram.
" Baiklah , aku akan bersiap " ..
Setelah Samuel mengatakan oke , panggilan pun langsung terputus ..
" Astaga , aku sangat penasaran siapa yang sudah melakukan itu pada ku . Sebaiknya aku segera bersiap " Silva bergumam sendiri sambil bergegas ke arah kamar mandi .
🕊
🕊
🕊
Saat ini , Silva sudah berada di sebuah rumah kosong , karena saat Silva tadi belum selesai membersihkan kan diri , anak buah Sam sudah berada di halaman rumah nya ..
" Ini gudang atau apa ya ? kok kotor banget " Silva berkata saat sudah masuk ke dalam rumah kosong itu , tentu saja ia mengikuti petunjuk anak buah Sam yang saat ini menuntunnya menuju keberadaan Sam dengan sih peneror .
Silva dan anak buah sam sudah sampai di sebuah pintu . .
Tok tok tok !!
Pintu tersebut di ketuk oleh anak buah Sam ,,
Sam langsung membuka pintu tersebut..
" Va ? Ayo , langsung masuk aja " Ucap Sam tidak ingin be-basa basi ..
__ADS_1
Sam langsung memberi kode pada sang anak buah supaya pergi ..
" Sam , apa aku harus masuk ke dalam ? " Tanya Silva bingung
" Tentu , kamu harus tau siapa penjahat yang selama ini meneror mu " Ucap Sam dengan tersenyum ..
Kemudian ia menuntun tangan Silva untuk masuk ..
" Samuel , apa dia yang sudah meneror ku ? " Tanya Silva lagi
" Iya , kamu pasti akan terkejut melihatnya . aku juga tidak menyangka , bahwa orang seperti dirinya berani berbuat nekat begitu " Ujar Samuel heran.
Seseorang , yang duduk di kursi , dengan kepala ditutupi oleh sebuah sarung hitam ,,.
Samuel dengan kasar melepas penutup kepala itu .
" Kamu lihat kan va ? Dia seorang wanita . Betapa berani nya dia mau berbuat jahat pada mu . Dia tidak tahu sedang berurusan dengan Siapa " Ujar Samuel tersenyum sinis melihat wanita itu .
Sedangkan Silva , ia hanya melongo menutup mulutnya dengan tangan . .
" S-sam , kamu tidak salah orang kan ? Aku tidak mengenal nya " Ujar Silvi gugup sambil menggelengkan kepala nya .
" Really ? kamu tidak mengenal nya ? lalu , apa tujuan dia melakukan teror bodoh itu pada mu ? " Samuel menjadi bingung sendiri ..
Samuel langsung membuka bekapan pada mulut wanita itu .
" Ayo , bicaralah . saat ini , orang yang ingin kau sakiti ada di depan mu . " Ujar Samuel dingin dengan tatapan tajam melihat wanita itu ..
Tanpa sengaja , air mata Silva menetes begitu saja , ia tidak percaya bahwa ada orang yang ingin melihat nya menderita ....
Samuel pun yang melihat sang pujaan hatinya itu menangis , tidak tega .
ia menatap sangat tajam pada wanita yang terduduk di kursi itu sambil memegang rahang wanita itu keras ..
" Berani sekali kau membuat dia menangis !! " Ucap Samuel dengan nada tinggi sambil menunjuk Silva yang terdiam ditempat sambil menangis ..
" Kau ...!!! " Saat Samuel ingin melayangkan satu tamparan pada wanita itu , tiba-tiba sebuah tangan lain menahannya ..
" Tidak Sam , jangan lakukan itu " Ujar Silva sambil menurunkan tangan Sam dan mencoba meredam emosi Sam yang sudah naik puncak .
'' Biar kan dia menjelaskan apa alasannya membenci ku Sam . Jangan lakukan kekerasan , aku tidak ingin tangan mu kotor hanya karena orang seperti nya " Ucap Silva lembut sambil memandang wanita itu , sedangkan wanita itu menatap Silva masih tajam , bahkan ia tersenyum sinis .
" Kau lihat , hati nya sangat baik , tetapi kau !! " Samuel menjeda ucapannya sambil menggelengkan kepala .
" Kau itu..." Ucapan Samuel tergantung , karena wanita tersebut dengan cepat menyela ucapannya .
" Aku benci dia karena dia sudah merebut Reno dari ku !! " Bentak wanita itu dengan wajah memerah padam , karena sangat emosi ..
Silva menggeleng ..
__ADS_1
" Reno ? jadi anda istri Reno ? " Tanya Silva sinis pada wanita itu ..
" Kenapa ? Kau bahagia melihatku menderita bukan ? Aku menangis setiap malam , sedangkan kau , berbahagia dengan pria tampan ini , dan lagi Reno yang masih mengejar mu , dia tidak menghiraukan ku . Aku membenci mu Silva , aku benci kau !! " Teriak wanita itu seperti kesetanan .
Silva menarik nafas , lalu membuang nya kasar .
kemudian ia menatap wanita itu dengan ekspresi datar , entah apa yang ia pikirkan.
" Dengar kan saya Nona , Seharusnya anda berkaca sebelum bicara " Silva tersenyum miring.
" Siapa yang merebut ? dan siapa yang harus merelakan ? " Silva membuang pandangan ke arah kain , untuk menetralkan emosi nya , lalu menatap wanita itu lagi. .
" 4 tahun sudah saya menunggu Reno yang berjanji pulang dan menikahi saya .. Akan tetapi .." Silva menarik nafas .
" Saya mendapatkan kabar yang sama sekali tidak ingin Saya dengar , seseorang yang sangat saya cintai , seseorang yang sangat berati di hidup saya , cinta pertama saya , pergi begitu saja dengan menikahi wanita lain " Silva menangis , ia tidak bisa melupakan kejadian menyedihkan itu .
" Disini bukan hanya anda saja yang tersakiti, tapi saya juga . Saya tidak tahu alasan Reno menikahi anda karena apa ? karena , selama saya mendapat kan kabar bahwa Reno sudah menikah , saya tidak lagi pernah berkomunikasi dengannya " Jelas Silva panjang lebar ..
Wanita itu diam saja , ia hanya menatap Silva tajam . .
" Aku yakin , pasti kau masih mempunyai perasaan yang lebih untuk Reno . Dan pria ini hanya pelampiasan mu saja " Wanita itu berucap sambil tersenyum miring dan menatap Samuel iba .
" Kau..!!" Ucap Samuel ingin memegang rahang wanita itu , tetapi Silvi menahannya ..
Silvi menggelengkan kepala pada Samuel , pertanda bahwa jangan melakukan itu ...
" Punya Rasa ? dan pria di samping saya ini pelampiasan? " Silva tersenyum miring pada wanita itu .
" Soal rasa , Saya tidak punya perasaan apa pun lagi pada Reno Nona , saya menganggap Reno hanya orang asing semenjak ia memutuskan menikah dengan anda , Dan Reno hanya masa lalu di hidup saya sampai kapan pun , Lalu pria ini ? " Silva menunjuk Samuel . " Dia adalah Samuel , orang yang dengan setia mau memperjuangkan cinta nya untuk saya , orang yangs setia menghadapi sifat dingin dan cuek saya , dia yang selalu menemani saya disaat saya sedih . Dan Dia jugalah masa depan dan terakhir buat saya " Ujar Silva mantap sambil menatap Samuel tersenyum
Sedangkan Samuel , ia terkejut . Tidak percaya dengan ucapan yang Silva lontar kan ..
'Benarkah itu Silva ? Aku masa depan dan terakhir mu ? apa aku tidak salah dengar ? mamii !! calon mantu akan segera datang ke rumah kita' Ujar Samuel girang dalam hati.
APA YANG AKAN TERJADI SELANJUTNYA ? BAGAIMANA KISAH CINTA SAM DAN SILVA ? DAN APA KABAR DENGAN NENG SILVI ??
MOHON MAAF , AUTHOR BARU BISA UP 🙏🏻 Soalnya BARU SELESAI ACARA 🤗 TERIMAKASIH YANG SEBESAR-BESARNYA , BUAT YANG UDAH SETIA BACA CERITA DARI OTHOR 😊😊
KITA KENALAN DULU SAMA ISTRI RENO 🙊🙊
.
**Istri Reno 🙈🙈
Happy Reading Guys ❤
See you next part 💃🏻💃🏻
__ADS_1
Jangan Lupa tinggalkan jejak ..
LIKE , VOTE , KOMEN , HADIAH DAN TAP ❤ NYA 😘😘**