
Acara ijab kobul Sam , Silva , Zein dan Silvi pun berjalan dengan lancar ..
Ini lah puncak yang di tunggu-tunggu , yaitu pelemparan bunga ..
Mereka berempat bersama-sama memegang sebuah buket bunga besar , kemudian memutar tubuh menghadap arah belakang , Lalu melempar nya ..
Banyak yang sudah menunggu di bawah panggung untuk mendapat kan bunga itu .
Hap !!
" Auh " Suara rintihan seseorang wanita terdengar jelas ..
Semua mata menoleh ke arah mereka berdua yang kala itu masih memegang buket bunga ..
begitu pun para pengantin , mereka juga tersenyum senang saat tahu siapa yang sudah menangkap buket yang tadi mereka lempar .
" Kamu ? " Tunjuk pria itu tersenyum pada wanita di samping nya .
Wanita itu tersenyum kikuk , dan langsung melepaskan buket yang ia pegang .
" Ini , untuk kamu saja ! " Ujar wanita itu cuek kemudian berlalu meninggalkan Pria tersebut yang mematung di tempat nya .
" Astaga , Sepertinya aku harus mengejar dirinya !! " Seru pria itu tersenyum sendiri ..
Ya , yang menangkap buket bunga tadi ialah Daniel dan Jeny .
Para pengantin yang berada di panggung pun tersenyum menggoda ke arah Daniel .
Daniel yang merasa pun hanya tersenyum kikuk sambil menggaruk tengkuk nya yang tidak gatal .
Kemudian ia pergi dari tempat nya berdiri ..
'' Sepertinya akan ada yang menyusul kita sebentar lagi " Ledek Samuel tersenyum ke arah Zein
" Aku harus mengetes nya dulu , tepat atau tidak untuk adik ku " Jawab Zein cuek
" Hey , sudah .. kenapa kalian jadi membahas mereka ? Ini kan hari bahagia kita , nikmati dengan bahagia juga " Ucap Silva menengahi pembicaraan Suami dan Adik ipar nya itu .
Acara resepsi pun berjalan lancar ..
Setelah acara resepsi selesai ..
Para tamu undangan sudah bubar , sekarang tinggal lah para pengantin baru dan keluarga besar mereka .
" Sebaiknya kita istirahat . Ini sudah sangat larut malam , pasti pada lelah kan ? " Tanya Indra pada Semua anggota keluarga yang berkumpul .
Semua menganggukkan kepala kemudian pergi menuju kamar masing-masing ..
Di kamar Samuel dan Silva
Mereka berdua yang kala itu sudah berada di dalam kamar .
" Sam , Aku mau mandi duluan ya . Badan aku rasanya lengket , gerah juga " Ujar Silva menjinjing gaun pengantin yang masih ia pakai menuju ke arah pintu kamar mandi .
" Ya sudah , Kalau perlu bantuan panggil saja aku " Ujar Samuel lembut
__ADS_1
Silva hanya menganggukkan kepala sambil tersenyum ke arah samuel .
Lalu ia membuka pintu kamar mandi dan masuk .
Di dalam kamar mandi .
" Aduh , kok susah banget buat buka resleting belakang nya ya ! " Ujar Silva bicara sendiri sambil berusaha meraih resleting belakang gaunnya ..
15 Menit kemudian .
Tok tok tok
Pintu kamar mandi diketuk .
" Sayang , Udah selesai belum mandi nya ? " Teriak Sam dari luar kamar mandi ..
" Sebentar!! " Silva balas berteriak
" Duh gimana dong ? Susah banget . Dari tadi gak bisa-bisa , Apa aku minta bantuan Sam aja buat bukain ya ?? " Ujar Silva Ragu
" Ia deh minta bantuan Sam aja , dia kan udah jadi suami ku " Putus Silva
" Sam !! " Teriak Silva dari dalam kamar mandi .
" Ya ?? " Jawab Sam
" Bisa aku minta tolong ?? " Ujar Silva malu dari dalam kamar mandi .
" Katakan ! Kamu buka saja pintu kamar mandi nya , supaya kita enak buat bicara ! " Ucap Sam capek karena berteriak terus ..
Ceklek !!
Sam terkejut melihat Silva .
" Kamu Belum apa-apa sayang ? " Tanya Sam heran
" Em , iya . Kamu masuk sini , Tolong bukain Resleting Gaun aku " Ujar Silva malu
Samuel masuk ke dalam kamar mandi , Lalu silva memunggungi Samuel .
Samuel membuka resleting gaun Silva dengan perlahan , Saat resleting itu sudah terbuka setengah . Samuel menelan Saliva nya susah payah ..
'Tahan Sam Tahan !!' Batin samuel takut hilang kendali ..
" Sam ? Sudah belum ? Kok lama banget ? " Tanya Silva penasaran masih dengan memunggungi Samuel .
Samuel tidak menggubris ucapan Silva , ia hanya melihat punggung putih mulus milik Silva ..
Hanya melihat Punggung terbuka Silva saja , Tongkat Base ball Samuel berdiri tegak .
'' **** ! " Umpat Samuel kesal .
Silva yang mendengar umpatan Samuel hanya mengerutkan alis heran .
" Sam , kamu mengumpat ku ?" Tanya Silva kesal.
__ADS_1
Lalu Silva berbalik arah menghadap Samuel dengan memegangi resleting gaunnya .
" Sudah terbuka , Kenapa kamu gak bilang dari tadi ? " Ucap Silva sebal
" Eh , Em . Maaf Sayang , aku tadi terpesona sama kamu " Ucap Samuel tanpa filter.
Silva hanya tersenyum malu ..
" Sudah kamu keluar , aku mau mandi " Ucap Silva mendorong tubuh samuel keluar kamar mandi .
Saat samuel sudah keluar , Silva langsung menutup pintu kamar mandi ..
" Astaga , Kenapa kamu tidak sabaran Tongkat ku ?? " Ujar Samuel frustasi
Di dalam kamar mandi , Silva hanya tersipu malu saja mengingat ucapan samuel barusan .
Ia lalu menuju bath up dan merendam diri di sana .
🍓
🍓
🍓
Di kamar Zein dan Silvi ..
" Zein , Aku mandi duluan ya . Badan aky getah banget " Ujar Silvi Menuju kamar mandi mengangkat gaun pernikahannya tinggi-tinggi ..
Zein hanya menggelengkan kepala saja melihat kelakuan Silvi istri nya itu .
Pintu kamar mandi di tutup .
" Aduh , Susah banget sih buka gaunnya " Ujar Silvi mencoba membuka gaun yang ia pakai .
Tanpa sengaja Silvi menarik kuat gaun itu dan ..
Krek !!
Gaun itu robek ..
Silvi langsung membuka gaun tersebut .
" Ya , Gaunnya robek " Ujar Silvi sendiri sambil memandangi gaun yang sudah robek itu .
" Biarkan saja lah. . Toh Zein nanti bisa mengganti gaun seperti itu bahkan lebih dari satu " Gumam Silvi tidak peduli .
Kemudian ia melempar gaun pernikahan itu ke atas closet kamar mandi ..
Ia merendam tubuh nya di Bath up ..
**Kesayangan Othor 😭😭
HAPPY READING GUYS ❤
__ADS_1
SAMPAI JUMPA DI PART SELANJUTNYA 💃🏻
AYO BERIKAN DUKUNGAN KALIAN 🔥🔥**