Gadis Kembar

Gadis Kembar
BAB 53 Liburan Dan Prewedding


__ADS_3

Saat mereka berempat sedang mengobrol dan bersenda gurau .


Tiba-tiba datang seorang wanita menyapa Zein .


" Hai Zein ! " Ujar Wanita itu menyapa Zein..


Mereka berempat serempak menoleh ke asal suara .


Zein mengerutkan dahinya melihat siapa yang menyapa nya .


" Aku membawakan ini untuk mu " Ujar Wanita itu tersenyum sambil mengulurkan tangannya yang memegang botol minuman ..


" Terimakasih " Zein menerima minuman yang wanita itu berikan ..


ia tidak enak jika harus menolak pemberian wanita itu di hadapan teman-temannya .


Wanita yang tak lain adalah Raya ..


langsung tersenyum senang karena Zein sudah menerima tawarannya .


" Boleh aku bergabung dengan kalian ? " Ujar Raya berusaha Rama .


Mereka bertiga saling pandang , Hanya Zein saja lah yang santai meminum air yang tadi Raya berikan .


ia ingin menghormati pemberian dari orang lain , agar orang itu tidak tersinggung dan sakit hati .


" Tentu Nona , Silahkan duduk " Ujar Silvi tiba-tiba .


Mereka yang ada di sana terkejut mendengar jawaban dari Silvi ..


Wanita itu tersenyum dan langsung duduk kala mendapat persetujuan dari salah satu teman Zein itu .


'mereka kembar ? wajah nya sangat mirip sekali' Batin Raya Dalam hati memandang Silva dan silvi bergantian.


" Em , Nona . Apa anda teman Zein Juga ? " Tanya Silva mencari topik pembicaraan .


" Panggil saja saya Raya " Ucap Raya ramah .


Lalu Silva , Samuel dan terakhir Silvi berkenalan dengan Raya secara bergantian. ..


" Iya Silva , Saya dan Zein adalah teman satu penerbangan " Ucap Raya tersenyum memandang wajah Zein .


" Kamu kok bisa joging di daerah sini juga ? " Tanya Silva penasaran .


" Em , Iya . Aku baru beli rumah di daerah sini , jadi .. aku berinisiatif untuk berlari pagi di taman ini . Sekalian melihat-lihat tempat di sekitar sini " Ujar Raya entah itu benar atau bohong .


'Dari tatapan wanita ini , sepertinya dia mempunyai perasaan lebih ke pada Zein ' Batin Silvi menebak .

__ADS_1


" Kalian lanjutkan saja ngobrol nya , Aku mau lanjut Lari lagi " Ucap Silvi tiba-tiba.


ia tidak nyaman dengan kedatangan Raya .


akan tetapi ia mencoba menyembunyikan itu .


Semua orang yang tengah duduk di rumputan itu menatap Silvi heran .


'Dia yang memperbolehkan wanita ini duduk di sini , tapi malah dia yang pergi . Dasar adik lugu' Batin Silva kesal terhadap Silvi.


Silvi sudah berlari jauh dari tempat mereka duduk ..


" Aku juga permisi ! " Ucap Zein berdiri dan berlalu dari tempat itu .


Raya hanya kesal menatap kepergian Zein dan Silvi .


'Aku yakin wanita itu pasti juga menyukai Zein , terlihat dari wajah dan sikap nya . Huh ' Batin Raya sebal .


Namun raya tidak ingin membuat Sam dan Iva curiga terhadap nya .


ia lebih memilih untuk duduk bersama Sam dan Iva dengan mengobrol sebentar .


🌹🌹🌹


Di tempat lain , dimana Silvi sedang asik lari Tiba-tiba ada sebuah bola kaki mengenai kepalanya .


" Kepala ku Pusing sekali " Gumam Silvi menoleh ke sana ke mari mencari keberadaan orang yang menendang bola itu .


Tak lama kemudian seorang pria tampan berlari ke arah nya.


" Maaf nona , Saya tidak sengaja " Ujar Pria itu mengambil bola di bawah tanah dekat kaki Silvi .


Kemudian pria itu berdiri tegak dan menatap kaget pada wanita yang saat ini di hadapannya .


" Sil ..." Ucapan pria itu terpotong , ia menatap lekat bola mata kecoklatan Silvi lalu kembali berkata .


" Silvi ? ternyata kamu ? Apa ada yang sakit ? Maaf kan aku , tadi aku tidak sengaja " Ujar seorang pria yaitu Daniel ..


" Tidak masalah Tuan Daniel , Sakit nya juga sudah hilang " Ucap Silvi mencoba Ramah.


" Tolong jangan panggil tuan , panggil saja aku Daniel , seperti Silva memanggil ku " Ucap Daniel .


Silvi hanya tersenyum menanggapi ucapan Daniel .


" Oh ya , Ayo duduk . Kita bisa mengobrol sebentar bukan ? " Tanya Daniel basa basi .


Silvi hanya mengangguk kan kepala , kemudian ia berjalan menuju tempat duduk yang dekat dengan tempat mereka berdiri .

__ADS_1


" Kamu sendirian? " Tanya Daniel pada Silvi


" Enggak , Aku tadi bareng kak Silva . Tapi ,, Dia lagi bareng sama tunangannya . Aku tinggalin aja mereka berdua " Ujar Silvi sambil mengelus kepalanya yang tadi terkena bola.


Daniel yang melihat silvi mengelus kepalanya , berinisiatif mengecek keadaan kepala Silvi .


" Coba aku lihat , benjol atau enggak dahi kamu " Ujar daniel melihat dahi Silvi dari dekat .


Silvi yang baru kali itu berdekatan hingga sedekat itu dengan pria hanya diam membatu . ia bingung harus bagaimana .


" Ternyata hanya sedikit merah saja , Nanti juga bakalan segera sembuh " Ujar Daniel santai .


" Eh , I-iya " Sahut Silvi gugup


" O ya , kamu kok bisa mirip sih sama Silva ? " Tanya Daniel aneh


" Hah ? Pfft !!" Silvi menahan tawanya , ia heran kenapa daniel bertanya seperti itu .


" Tentu saja wajah kami mirip . Saya kan adik kembar dan kandung nya kak Silva " Ujar Silvi terkekeh pelan .


" Haha.." Daniel tertawa lepas.


" Iya ya , kok aku bisa ngasih kamu pertanyaan yang aneh begitu tadi ? " Ucap Daniel bingung sendiri .


" Entah la , aku juga heran " Ucap Silvi juga tertawa .


Dari kejauhan seorang pria tampak melihat interaksi keduanya .


" Begitu dekat kamu dengan orang lain . Tapi sepertinya agak cuek dan malu jika berdekatan. dengan ku " Ucap Pria itu bergumam pelan .


kemudian ia membalikkan badannya , dan segera berlari ke arah lain ..


BINGUNG OTOR NI HARUS PILIH YANG MANA ? KEDUA NYA SAMA-SAMA AUTOR SUKA 😭😭


HUAAA !!! AUTOR SERAKAH


YANG SEBENTAR LAGI MAU PREWED GUYS ❤❤




**Akang bewok 😭😭


Happy Reading Guys ❤


See you Next part 💃🏻

__ADS_1


Jangan Lupa berikan dukungan Kalian dan Follow akun Novel Otor 😘**


__ADS_2