
Saat Samuel dan Silva sedang memperhatikan bayi mereka yang di pakai kan kain bedong oleh dokter , tiba-tiba perut Silva mules .
"Auh ,, Sam . Perut ku mules lagi , sepertinya aku akan melahirkan untuk ke dua kalinya !" Ucap silva mengatur nafas ..
"Dok , dokter . Sepertinya istri saya akan melahirkan lagi !!" Teriak Samuel kencang .
Dan dokter yang sudah selesai memakai kan Bedong pada bayi Sam dan Silva pun langsung berjalan lagi ke arah ranjang.
"Baik Nyonya , karena anda sudah tau aturannya . Anda harus melakukan seperti yang saya katakan tadi !! Jika perut anda mules atau melilit , anda bisa mengejan !" Ucap dokter lembut memberi arahan seperti tadi .
Perut Silva mules lagi dan ia mengejan .
"Ia terus !!!" Teriak dokter memberi arahan kembali
"Ia nyonya , jangan berhenti di jalan , rambut nya sudah terlihat ! Dorong terus , anda pasti bisa !!" Ujar sang dokter memberi aba-aba , karena melahirkan anak ke dua akan lebih cepat di banding kan anak yang pertama .
Silva terus mengejan kuat dan lama , lalu terdengar lah bunyi tangisan bayi untuk kedua kalinya .
"Oek , oek " Suara tangisan bayi itu memenuhi ruangan kembali .
Sang dokter membawa bayi tersebut untuk di bersih kan kembali .
Samuel tersenyum bahagia dan terharu , meskipun lengannya jadi sasaran sang istri , tidak masalah . karena hadiah yang di berikan Silva lebih dari apa pun .
Beberapa menit kemudian , dokter kembali ke ranjang pasien dengan menggendong satu bayi .
"Tuan , ini bayi pertama anda . Tampan seperti Anda , dia berjenis kelamin laki-laki" Ujar sang dokter tersenyum lembut .
Samuel menerima bayi nya dengan suka cita .
"Sayang , lihat dia . Sangat tampan seperti ku !" Ujar Samuel tersenyum sambil memperlihatkan bayi mereka pada Silva yang masih lemas berada di ranjang pasien .
Silva tersenyum haru dan bahagia .
ia mengulurkan tangan untuk menggendong bayi nya .
Samuel dengan senang hati memberikan bayi dalam gendongannya pada Silva .
Dokter mengambil satu bayi lagi dan menggendong nya ke arah ranjang pasien.
"Dan ini bayi kedua anda tuan , cantik seperti Mama nya , Bayi ke dua anda perempuan" Ujar sang dokter menyerahkan bayi dalam gendongannya pada Samuel .
Samuel sangat amat bahagia , ia tidak menyangka akan mendapatkan anak dua sekaligus dan berjenis kelamin perempuan dan laki-laki .
Sungguh kebahagiaan nya tidak dapat di ukur .
"Terimakasih dokter !" Ujar samuel tersenyum bahagia
"Sama -sama tuan , ini semua memang sudah tugas kami . Kalau begitu , saya permisi !!. Nanti saya akan kembali lagi untuk mengecek kondisi Nyonya" Ujar sang dokter pada Samuel .
Samuel menjawab hanya dengan anggukan kepala dan senyum saja .
__ADS_1
Silva tadi mendapat kan jahitan lumayan banyak , karena ia mengejan kuat dan juga karena mengeluarkan dua bayi sekaligus dalam jangka waktu singkat .
Kedua anak Silva hanya berbeda 10 Menit saja .
.
"Halo sayang , lucu banget sih anak papi" Ucap samuel gembira berbicara pada bayi dalam gendongannya .
"Oya Sam , apa kamu udah memberi kabar pada keluarga kita ?" Tanya Silva ingat
Samuel menepuk jidat dengan tangan sebelah kanan nya
"Aku lupa sayang , sebentar , aku akan mengabari mereka semua" Samuel langsung berdiri dari ranjang dan memberikan bayi dalam gendongannya pada Silva .
Silva dengan senang hati menerima nya .
ia tersenyum bahagia melihat kedua bayi imut di dalam gendongannya .
"Anak-anak Mami , kalian imut sekali . Mami sangat bahagia akhirnya kalian lahir ke dunia ini !" Silva berbicara pelan sambil menatap bayinya bergantian .
Tak lama.kemudian Sam kembali dan duduk di pinggir ranjang pasien.
"Mereka semua sedang ada dalam perjalanan . Tadi Silvi datang ke rumah kita , dan bi darma mengatakan bahwa kita sedang berada di rumah sakit karena kamu mau melahirkan . Lalu Silvi memberi kabar seluruh keluarga dan mereka semua sedang menuju ke sini" Jelas samuel mengambil alih bayi perempuan nya yang ada dalam gendongan Silva .
Ia tersenyum gemas melihat putri kecil nya itu .
"Permata hati nya Papi , putri kecil papi !" Ucap Samuel berbicara sendiri sambil menimang bayi nya .
~~
25 Menit kemudian .
Para rombongan keluarga sudah sampai di depan pintu kamar rawat VIP dimana tempat Silva melahirkan tadi .
Tanpa mengetuk , mereka langsung membuka pintu dan masuk saja .
"Silva sayang !!" Seru Laras saat sudah berada di ambang pintu .
Silva yang kala itu sedang makan dengan di suapi Samuel pun langsung menoleh .
"Mama !!" Sahut Silva tersenyum lembut .
Mereka semua yaitu., Andre , Indra., Laras , dan Ayu pun langsung berjalan ke arah ranjang .
Sedangkan Silvi , Zein tidak memperbolehkan kan nya pergi karena usia kandungan Silvi masih sangat muda . Jadi Zein sangat menjaga aktivitas sang istri .
"Sayang , kenapa kamu lahiran gak ngabarin Mama atau Mami kamu , Hm ??" Tanya laras langsung saat sudah berada di pinggir ranjang Silva.
"Gak sempat Ma" Jawab Samuel .
"Hm , ya sudah . yang penting sekarang kamu baik - baik saja , dan .." Laras menjeda ucapan nya dan menoleh ke sana ke mari .
__ADS_1
"Dimana cucu cucu Mama ??" Tanya Laras tidak sabaran .
"Di sana !" Silvi menunjuk dua buah box bayi yang entah kapan sudah berada di kamar rawat Silvi .
Laras dan ayu langsung menuju atau box bayi .
"Oh My God , Cucu oma imut banget !!" Ujar Ayu girang .
"Ayo jeng , kita bawa ke sana" Ujar Laras mengajak
Dan mereka berdua kembali lagi ke ranjang pasien dengan menggendong bayi masing-masing .
"Lihat Pa cucu kita !"Seru Laras memperlihat bayi yang berada di dalam gendongannya pada Andre .
Begitu juga Ayu yang memperlihatkan bayi dalam gendongannya pada Indra .
"Sini Mi , Papi mau gendong" Seru Indra bahagia .
"Halo cucu Grandpa(Kakek) , gemes banget !" Ujar Indra mengelus pelan dan lembut pipi sang cucu dengan jari tangannya .
Para nenek dan kakek sedang sibuk menimang cucu mereka yang berada di dalam gendongan mereka masing-masing .
Samuel dan Silvi senang melihat orang tua mereka bahagia seperti sekarang .
"O ya , apa kalian sudah menyiapkan nama untuk kedua anak kalian ?" Tanya Indra pada Samuel dan Silva .
Samuel dan Silva saling pandang .
"Sudah Pi" Jawab Samuel .
"Siapa ?" Tanya Andre bergantian .
"Yang perempuan , anak kedua kami nama nya adalah ARESHA RAIQA NUGRAHA , Yang artinya adalah Anak perempuan yang selalu memaafkan dan akan di naungi dengan di penuhi kebersihan hati'' Samuel menjeda ucapannya dan menatap Silva .
"Dan anak pertama kami yang laki-laki , kami beri nama ADZRIEL RAFIQ NUGRAHA , Yang artinya adalah Anak laki-laki yang selalu ramah dan penuh kebaikan" Ujar Samuel lagi .
Para orang tua hanya menganggukkan kepala tanda mengerti .
"Halo Adzriel cucu oma dan opa" Sapa Laras tersenyum lembut pada bayi laki-laki yang berada di dalam gendongan nya .
"Hai Aresha cucu cantik Grandma dan Grandpa" sapa Ayu pada bayi perempuan yang ia gendong .
Lalu mereka mengobrol bersama sambil sesekali mengajak bayi merah itu berbicara .
**Twins ADZRIEL DAN ARESHA 😍😍
HAPPY READING ❤
JANGAN LUPA TINGGAL KAN JEJAK 🔥🔥**
__ADS_1