
Saat ini mobil yang Silva naiki sudah sampai di halaman rumah nya . ia segera turun dan masuk ke dalam rumah dengan sedikit berlari ,,
" Mama !!! " Teriak Silva saat sudah berada di dalam rumah.
" Kenapa sih sayang kok teriak-teriak ? " Tanya Seorang wanita paruh baya itu , pada Silva sambil berjalan dari arah dapur .
" Ma , Vi udah pulang belum ? " Silva langsung bertanya pada Laras
" Belum.,.memang nya ada apa nak ? " Laras berucap lembut
" Gak papa , nanti kalo vi udah pulang suruh dia ke kamar Silva ya ma , Ada yang mau Silva bicarakan sama dia " Ujar Silva tersenyum sambil menaiki anak tangga dan bersenandung ria..
" Kenapa sih tuh anak ? Tapi Alhamdulillah, Semenjak ada Silvi , dia jadi makin ceria " Laras berbicara sendiri sambil tersenyum memperhatikan putri sulung nya yang sangat bahagia ..
🌹🌹
30 Menit kemudian , mobil Andre dan Silvi Sudah sampai di halaman rumah mewah itu .
Andre dan Silvi langsung turun dari mobil , kemudian berjalan masuk kedalam rumah ..
" Vi sayang ? " Panggil seorang wanita paruh baya itu , saat melihat Silvi akan menaiki anak tangga ..
" Ya ma ? Ada apa ? " Sahut Silvi
" Kamu tadi di suruh ke kamar kakak kamu , katanya ada yang mau di bicarakan sama kamu , Mama sih gak tau apa yang mau di bicarakan , yang pasti nya dia terlihat bahagia " Ucap Laras panjang lebar .
'sudah ku duga , pasti kakak mau nanya keputusan ku' batin silvi
" Nak ? Kok kamu malah melamun ? " Ujar Laras sambil menyenggol lengan Silvi
" Eh iya ma , ini vi mau ke kamar kakak " Sahut Silvi kaget
Kemudian ia menaiki anak tangga menuju kamar kembaran nya..
Ceklek !!
Pintu kamar Silva terbuka , Silvi langsung masuk ke kamar Silva ..
" Kak ? " Panggil Silvi
" Hey , kamu baru pulang ? " Ucap Silva..
" Sini sini duduk " Lanjut nya lagi
" Aku udah tau , kalau kakak pasti mau nanya keputusan aku kan ? " Silvi sudah menduga nya
" Hehe , kamu tau aja adik ku tersayang , Ayo ! beri tahu kakak jawaban mu apa ? " Silva bertanya dengan membuat wajah imut nya..
" Huh " Silvi menghela nafas
" Baik lah , aku mau " Jawab Silvi
Dan itu membuat bola mata Silva membulat dengan mulut melongo..
__ADS_1
" Benarkah? kamu gak bohong ? " Ujar Silva tidak percaya ..
" Untuk apa aku bohong , aku kan adik yang baik " Jawab Silvi
" Yes , Astaga aku bahagia sekali , terimakasih terimakasih adik ku " silva langsung memeluk erat tubuh Silvi
" Lalu apa yang harus aku lakukan nanti ? " Silvi bertanya
" Ehem " Silva berdehem terlebih dahulu
" Kamu harus bersikap seperti kakak , jangan terlalu bar-bar .. Kamu harus sopan dan pendiam , Dan lagi , kamu harus memakai pakaian yang kakak berikan nanti , dan kakak akan men-dandan'i kamu supaya mirip dengan kakak , Simpel kan ? " Ucap Silva panjang Lebar.
" Baik lah , terserah kakak saja . Tapi, bagaimana dengan Papa dan Mama ? bagaimana kalau mereka bertanya ? " Silvi bingung
" Ck , Udah , kamu tenang aja . Itu akan menjadi urusan kakak , hm ? " Silva mengedipkan sebelah matanya
" Udah kamu cepat bersih-bersih sana , pakai baju ini , setelah selesai berganti panggil kakak , Oke ? " Ucap Silva sambil memberikan sebuah paper bag pada Silvi , lalu mendorong tubuh Silvi keluar kamar nya ..
" Yes , Syukurlah akhirnya aku bebas " Silva bersorak riang sambil berguling-guling di atas kasur nya ..
Sedangkan di luar kamar , Silvi menghela nafas nya sambil mengintip isi Paper bag itu .
" Astaga , Semoga rencana ini berjalan lancar nanti " Monolog Silvi , kemudian ia berjalan memasuki kamar nya .
Malam ini jam sudah menunjukkan pukul 19.00 , Silvi sudah selesai memakai gaun yang di berikan Silva pada nya tadi sore..
Gaun putih , dengan aksesoris kalung dan anting yang berwarna sama seperti gaun itu .
Lalu tak lama kemudian , seorang gadis cantik dengan memakai pakaian piyama nya masuk ke dalam kamar Silvi .
ia segera menghias wajah sang adik ..
25 Menit kemudian ,,
" Selesai " Ucap gadis itu sambil menatap hasil riasannya
" Wah , Kamu sangat mirip dengan kakak vi , Aku tidak percaya jika nanti kamu menikah , suami kamu salah orang atau tidak jika melihat kita berdua " Ujar silva sambil terkekeh.
" Kakak aja kali duluan yang nikah " Jawab Silvi cuek
" Ye , kakak gak mau , udah cukup di buat sakit hati " jawab Silva sambil bersedih , entah kenapa setiap membicarakan hal itu , hati nya sesak .
" Eh ,, maaf'in aku kak , Aku gak tau kalau perjalanan cinta kakak rumit , Nanti kalo kakak udah mau membagi semuanya sama aku , bilang aja " Silvi berbicara tulus
Silva mengangguk pelan..
" Hu , mewek . Udeh akh , ayo kita keluar , mama sama papa udah nunggu di meja makan tuh " Ujar Silva ceria kembali , ia tidak ingin selalu larut dalam kesedihan .
Kemudian mereka berdua menuruni tangga ..
Saat mereka berdua sudah sampai di meja makan .
" Astaga va sayang , kamu mau kemana kok cantik banget gini ? " Ujar Laras polos
__ADS_1
Hah ?
Silva dan Silvi saling memandang , tentu saja , bagaimana tidak ? saat ini riasan mereka berdua bertukar , bahkan Silva maupun Silvi seperti berkaca ..
" Eh kok malah bengong ? " Laras membuyarkan lamunan keduanya
" I-ini ma , vi , em maksudnya kak Silva mau ada kencan dengan temannya " Jawab Silva bohong
" O ya ? Kok kamu gak pernah bilang sama mama nak ? " Tanya laras sambil memandang wajah cantik Silvi
" Hah ? I-iya ma , baru ini mau ketemuan berdua diluar kok " Sahut Silvi asal dan gugup
" Ya udah , yang penting kamu pulang nya jangan malam-malam ya nak ? " Ujar Andre memperingatkan anak perempuan nya itu
" B-baik pa " Jawab silvi singkat ..
" Ya udah , vi , maksudnya , va langsung berangkat ya Pa , Ma , Takut nya temen va udah nunggu di sana " Silvi segera pamit pada kedua orang tua nya ..
" Ya udah , kamu hati-hati ya nak . Ingat pesan papa mu tadi '' Ujar Laras mengingatkan kembali ..
Silvi hanya mengangguk pelan , kemudian bangkit dari duduk nya menuju pintu keluar rumah .
" Ma , vi keluar dulu ya " Ujar Silva bangkit dari duduk nya , dan berlari kecil keluar rumah ..
Andre dan Laras tidak curiga sama sekali dengan tingkah anak-anak nya...
Di luar rumah ..
" Vi tunggu , ini kunci mobil kakak , kamu bisa pakai ini , dan ini , ponsel kakak kamu bawa aja , mana tau pria gila itu nanti menghubungi kakak " Ujar Silva memberikan kunci mobil dan ponsel nya pada Silvi.
" Ya udah , vi pergi dulu ya kak , doain semoga semuanya lancar " Ucap Silvi seperti mau berangkat ke medan pertempuran ..
Silva hanya mengangguk sambil tersenyum dan mengangkat ke dua jempol tangannya
" Semangat " Ujar Silva riang sambil melambaikan tangan , ke arah mobil yang saat itu di naiki Silvi sudah meninggalkan halaman rumah .
Sepeninggalan Silvi , Silva langsung masuk ke dalam rumah dengan tersenyum bahagia .
AKANKAH SEMUA RENCANA MEREKA BERJALAN LANCAR ? .
KIRA-KIRA , SILVA MENYESAL TIDAK YA ? BERTUKAR POSISI BEGINI DENGAN ADIKNYA BERKENCAN BERSAMA SAM !
IKUTI TERUS KISAH NYA DI "GADIS KEMBAR" 😘
Hati-hati ntar nyesel lo neng Silva 🙈🙈
**Riasannya mirip banget ya sama Neng Silva , Cuma tatapan tetap aja tajam . Emang dari sono nya kali ya ? 😁😁
Happy Reading guys ❤
__ADS_1
See you Next Part 💃🏻💃🏻
Jangan lupa tinggalkan jejak , LIKE , VOTE , KOMEN DAN HADIAH NYA 😘😘**