Gadis Kembar

Gadis Kembar
BAB 26 Kencan


__ADS_3

Saat ini mobil yang Silva naiki sudah sampai di halaman rumah nya . ia segera turun dan masuk ke dalam rumah dengan sedikit berlari ,,


" Mama !!! " Teriak Silva saat sudah berada di dalam rumah.


" Kenapa sih sayang kok teriak-teriak ? " Tanya Seorang wanita paruh baya itu , pada Silva sambil berjalan dari arah dapur .


" Ma , Vi udah pulang belum ? " Silva langsung bertanya pada Laras


" Belum.,.memang nya ada apa nak ? " Laras berucap lembut


" Gak papa , nanti kalo vi udah pulang suruh dia ke kamar Silva ya ma , Ada yang mau Silva bicarakan sama dia " Ujar Silva tersenyum sambil menaiki anak tangga dan bersenandung ria..


" Kenapa sih tuh anak ? Tapi Alhamdulillah, Semenjak ada Silvi , dia jadi makin ceria " Laras berbicara sendiri sambil tersenyum memperhatikan putri sulung nya yang sangat bahagia ..


🌹🌹


30 Menit kemudian , mobil Andre dan Silvi Sudah sampai di halaman rumah mewah itu .


Andre dan Silvi langsung turun dari mobil , kemudian berjalan masuk kedalam rumah ..


" Vi sayang ? " Panggil seorang wanita paruh baya itu , saat melihat Silvi akan menaiki anak tangga ..


" Ya ma ? Ada apa ? " Sahut Silvi


" Kamu tadi di suruh ke kamar kakak kamu , katanya ada yang mau di bicarakan sama kamu , Mama sih gak tau apa yang mau di bicarakan , yang pasti nya dia terlihat bahagia " Ucap Laras panjang lebar .


'sudah ku duga , pasti kakak mau nanya keputusan ku' batin silvi


" Nak ? Kok kamu malah melamun ? " Ujar Laras sambil menyenggol lengan Silvi


" Eh iya ma , ini vi mau ke kamar kakak " Sahut Silvi kaget


Kemudian ia menaiki anak tangga menuju kamar kembaran nya..


Ceklek !!


Pintu kamar Silva terbuka , Silvi langsung masuk ke kamar Silva ..


" Kak ? " Panggil Silvi


" Hey , kamu baru pulang ? " Ucap Silva..


" Sini sini duduk " Lanjut nya lagi


" Aku udah tau , kalau kakak pasti mau nanya keputusan aku kan ? " Silvi sudah menduga nya


" Hehe , kamu tau aja adik ku tersayang , Ayo ! beri tahu kakak jawaban mu apa ? " Silva bertanya dengan membuat wajah imut nya..


" Huh " Silvi menghela nafas


" Baik lah , aku mau " Jawab Silvi


Dan itu membuat bola mata Silva membulat dengan mulut melongo..

__ADS_1


" Benarkah? kamu gak bohong ? " Ujar Silva tidak percaya ..


" Untuk apa aku bohong , aku kan adik yang baik " Jawab Silvi


" Yes , Astaga aku bahagia sekali , terimakasih terimakasih adik ku " silva langsung memeluk erat tubuh Silvi


" Lalu apa yang harus aku lakukan nanti ? " Silvi bertanya


" Ehem " Silva berdehem terlebih dahulu


" Kamu harus bersikap seperti kakak , jangan terlalu bar-bar .. Kamu harus sopan dan pendiam , Dan lagi , kamu harus memakai pakaian yang kakak berikan nanti , dan kakak akan men-dandan'i kamu supaya mirip dengan kakak , Simpel kan ? " Ucap Silva panjang Lebar.


" Baik lah , terserah kakak saja . Tapi, bagaimana dengan Papa dan Mama ? bagaimana kalau mereka bertanya ? " Silvi bingung


" Ck , Udah , kamu tenang aja . Itu akan menjadi urusan kakak , hm ? " Silva mengedipkan sebelah matanya


" Udah kamu cepat bersih-bersih sana , pakai baju ini , setelah selesai berganti panggil kakak , Oke ? " Ucap Silva sambil memberikan sebuah paper bag pada Silvi , lalu mendorong tubuh Silvi keluar kamar nya ..


" Yes , Syukurlah akhirnya aku bebas " Silva bersorak riang sambil berguling-guling di atas kasur nya ..


Sedangkan di luar kamar , Silvi menghela nafas nya sambil mengintip isi Paper bag itu .


" Astaga , Semoga rencana ini berjalan lancar nanti " Monolog Silvi , kemudian ia berjalan memasuki kamar nya .


Malam ini jam sudah menunjukkan pukul 19.00 , Silvi sudah selesai memakai gaun yang di berikan Silva pada nya tadi sore..


Gaun putih , dengan aksesoris kalung dan anting yang berwarna sama seperti gaun itu .


Lalu tak lama kemudian , seorang gadis cantik dengan memakai pakaian piyama nya masuk ke dalam kamar Silvi .


ia segera menghias wajah sang adik ..


25 Menit kemudian ,,


" Selesai " Ucap gadis itu sambil menatap hasil riasannya


" Wah , Kamu sangat mirip dengan kakak vi , Aku tidak percaya jika nanti kamu menikah , suami kamu salah orang atau tidak jika melihat kita berdua " Ujar silva sambil terkekeh.


" Kakak aja kali duluan yang nikah " Jawab Silvi cuek


" Ye , kakak gak mau , udah cukup di buat sakit hati " jawab Silva sambil bersedih , entah kenapa setiap membicarakan hal itu , hati nya sesak .


" Eh ,, maaf'in aku kak , Aku gak tau kalau perjalanan cinta kakak rumit , Nanti kalo kakak udah mau membagi semuanya sama aku , bilang aja " Silvi berbicara tulus


Silva mengangguk pelan..


" Hu , mewek . Udeh akh , ayo kita keluar , mama sama papa udah nunggu di meja makan tuh " Ujar Silva ceria kembali , ia tidak ingin selalu larut dalam kesedihan .


Kemudian mereka berdua menuruni tangga ..


Saat mereka berdua sudah sampai di meja makan .


" Astaga va sayang , kamu mau kemana kok cantik banget gini ? " Ujar Laras polos

__ADS_1


Hah ?


Silva dan Silvi saling memandang , tentu saja , bagaimana tidak ? saat ini riasan mereka berdua bertukar , bahkan Silva maupun Silvi seperti berkaca ..


" Eh kok malah bengong ? " Laras membuyarkan lamunan keduanya


" I-ini ma , vi , em maksudnya kak Silva mau ada kencan dengan temannya " Jawab Silva bohong


" O ya ? Kok kamu gak pernah bilang sama mama nak ? " Tanya laras sambil memandang wajah cantik Silvi


" Hah ? I-iya ma , baru ini mau ketemuan berdua diluar kok " Sahut Silvi asal dan gugup


" Ya udah , yang penting kamu pulang nya jangan malam-malam ya nak ? " Ujar Andre memperingatkan anak perempuan nya itu


" B-baik pa " Jawab silvi singkat ..


" Ya udah , vi , maksudnya , va langsung berangkat ya Pa , Ma , Takut nya temen va udah nunggu di sana " Silvi segera pamit pada kedua orang tua nya ..


" Ya udah , kamu hati-hati ya nak . Ingat pesan papa mu tadi '' Ujar Laras mengingatkan kembali ..


Silvi hanya mengangguk pelan , kemudian bangkit dari duduk nya menuju pintu keluar rumah .


" Ma , vi keluar dulu ya " Ujar Silva bangkit dari duduk nya , dan berlari kecil keluar rumah ..


Andre dan Laras tidak curiga sama sekali dengan tingkah anak-anak nya...


Di luar rumah ..


" Vi tunggu , ini kunci mobil kakak , kamu bisa pakai ini , dan ini , ponsel kakak kamu bawa aja , mana tau pria gila itu nanti menghubungi kakak " Ujar Silva memberikan kunci mobil dan ponsel nya pada Silvi.


" Ya udah , vi pergi dulu ya kak , doain semoga semuanya lancar " Ucap Silvi seperti mau berangkat ke medan pertempuran ..


Silva hanya mengangguk sambil tersenyum dan mengangkat ke dua jempol tangannya


" Semangat " Ujar Silva riang sambil melambaikan tangan , ke arah mobil yang saat itu di naiki Silvi sudah meninggalkan halaman rumah .


Sepeninggalan Silvi , Silva langsung masuk ke dalam rumah dengan tersenyum bahagia .


AKANKAH SEMUA RENCANA MEREKA BERJALAN LANCAR ? .


KIRA-KIRA , SILVA MENYESAL TIDAK YA ? BERTUKAR POSISI BEGINI DENGAN ADIKNYA BERKENCAN BERSAMA SAM !


IKUTI TERUS KISAH NYA DI "GADIS KEMBAR" 😘



Hati-hati ntar nyesel lo neng Silva 🙈🙈



**Riasannya mirip banget ya sama Neng Silva , Cuma tatapan tetap aja tajam . Emang dari sono nya kali ya ? 😁😁


Happy Reading guys ❤

__ADS_1


See you Next Part 💃🏻💃🏻


Jangan lupa tinggalkan jejak , LIKE , VOTE , KOMEN DAN HADIAH NYA 😘😘**


__ADS_2