Gadis Kembar

Gadis Kembar
BAB 51 Bertemu lagi


__ADS_3

Sekarang sudah menunjukkan pukul 20.30 ,,


Setelah tadi pulang dari kantor , Mama laras sudah menjelaskan pada Silvi apa Maksud nya bicara soal pernikahan . Tentu saja Ini bisa memahami keinginan Sang Mama .


" Huh. . Kasian juga Mama . Sebenernya aku pengen banget mewujudkan keinginan Mama , Tapi apalah daya , Kekasih aja aku tidak punya " Ucap Silvi frustasi .


saat ini Silvi sedang dalam mobil . Ia ingin berkeliling di malam hari menikmati indah nya Kota B .


" Kok aku ke pengen makan Makanan pedagang kaki lima ya ? " Ujar Silvi saat ia melewati berbagai macam gerobak yang menjual makanan berbeda-beda .


Mobil Silvi berhenti tepat di sebuah gerobak penjual Siomay DLL ..


Silvi langsung turun dari mobil nya , dan berjalan menuju ke gerobak itu .


ia melihat-lihat menu yang ada di gerobak tersebut .


" Em , Kayak nya makan Seblak enak nih !!." Ujar Silvi pelan .


Kemudian Silvi memesan kepada penjual itu .


" Pak Seblak " Silvi


" Pak Seblak "


Silvi berbicara serempak pada seseorang yang baru saja datang ..


Mereka berdua saling pandang satu sama lain , kemudian Silvi tersadar dari Pandangan itu , dan menundukkan kepalanya . Lalu ia berjalan duduk ke sebuah meja yang berada di belakang gerobak ..


Sang pedagang kaki lima itu pun hanya menggelengkan kepala dan tersenyum melihat ke dua orang berbeda generasi itu .


" Ehem " Pria itu berdehem kemudian duduk di sebrang kursi Silvi .


" Tumben anda membeli makanan di tempat pinggir jalan seperti ini Nona Silvi ? " Tanya pria mencari topik pembicaraan.


Silvi yang saat itu tengah bermain ponsel pun mendongakkan kepalanya .


" Iya Tuan Zein . Tadi saya kebetulan lewat , dan melihat ada seblak di sini , maka dari itu saya mampir " Ujar Silvi sambil memandang ke arah Zein .


'Huh , jantung ku tidak bisa di ajak kompromi' Batin Silvi .


Zein hanya mengangguk-anggukkan kepalanya saja tanda mengerti .

__ADS_1


Seblak pesanan mereka pun tiba ..


" Ini seblak nya , Mas Zein dan Mbak nya " Ujar Pedagang itu meletakkan seblak di meja mereka .


" O ya Mas Zein , Seperti nya wajah kalian Mirip . Jangan-jangan kalian jodoh " Lanjut Pria penjual itu lagi .


Zein hanya tersenyum Simpul menanggapi ucapan penjual itu .q


Sedangkan Silvi , ia menjadi Bingung harus apa ..


Penjual seblak itu pun tersenyum lalu kembali ke gerobak jualannya .


" Em , Seblak nya enak banget .. Rasa nya pas " Gumam Silvi di tengah mengunyah makanannya .


".Nona Silvi , Sebaiknya .. jika anda makan jangan terlalu banyak bicara " Ujar Zein memberitahu Silvi .


Silvi hanya diam saja sambil memandang Zein sekilas .


'Dasar cerewet' Ujar Silvi dalam hati .


Zein hanya tersenyum tipis melihat ke terdiam-an Silvi saat makan .


Namun sebelum ia melangkahkan kaki nya , sebuah suara bariton menghentikannya .


" Tunggu Nona Silvi , Biar Saya saja yang bayar ! " Ujar Zein berjalan ke arah penjual Seblak .


Selesai membayar Zein dan Silvi duduk lagi di meja mereka tadi .


" Terimakasih tuan Zein , atas traktiran nya " Gurau Silvi menatap Zein .


" Sama sama Nona , Sekali- kali tidak Apa bukan ? " Jawab Zein sambil tersenyum .


Silvi hanya tersenyum saja menanggapi perkataan Zein .


" O ya , Tuan..." Ucapan Silvi terpotong karena Zein dengan cepat menyela nya .


" Panggil saja saya Zein , tidak perlu memakai Tuan " Ujar Zein Tulus .


" Baik lah . Zein !! " Ucap Silvi tersenyum.


" em , Apa tempat ini adalah tempat makanan Favorit Anda Zein ? " Tanya Silvi pada Zein .

__ADS_1


" Iya , Tempat ini adalah salah satu tempat makanan favorit saya . Padahal baru beberapa kali saya mendatangi tempat ini , Tapi tidak pernah bosan " Ucap Zein jujur .


Silvi hanya mengangguk saja ...


ia melihat jam di ponsel nya .


Jam 21.45 WIB ..Waktu sudah hampir jam 10 malam .


" Maaf Zein , Saya harus segera pulang . Sekali lagi terimakasih traktirannya " Ujar Silvi tulus sambil berlalu pergi dari meja itu . Karena memang waktu sudah hampir larut malam .. Tidak pantas anak gadis keluyuran sampai malam sekali .


Zein hanya tersenyum tipis menatap punggung Silvi .


Lalu ia juga pergi dari tempat itu , tentu saja dengan menggunakan mobil .


Setelah kepergian mereka berdua , tampak seseorang wanita dari tempat duduk yang berbeda menatap sinis ke arah tempat duduk Zein dan Silvi tadi.


" Bertambah lagi Rintangan untuk ku mendapatkan Zein " Geram Wanita itu tertahan ..


BAGI YANG SUDAH MENGIKUTI BAB DEMI BAB CERITA SIH GADIS KEMBAR INI . PASTI UDAH TAU LAH YA KAN SIAPA WANITA ITU ? 😂


SIAPA TAHU DIANTARA PARA READER SEKALIAN ADA YANG BERTANYA-TANYA , KENAPA ORANG INDIA SUKA MAKAN SEBLAK DAN MENGERTI SEBLAK ?


JAWABAN OTHOR : HANYA VISUAL NYA SAJA ORANG INDIA , SIFAT DAN SIKAP OTOR BUAT INDONESIAN 😅


MOHON MAAF JIKA ADA KESALAHAN DALAM PENULISAN OTOR 🙏🏻


SEMOGA KALIAN SUKA DENGAN ALUR CERITANYA 😘



**Silvi meminta dukungan jempol para reader untuk Otor ..🙈


Jangan lupa berikan , Sebelum Neng Silvi Ngamuk 😂😂


Happy Reading Guys ❤


See you Next Part 💃🏻


Semoga yang tidak pelit jempol makin banyak rezeki 🔥🔥


Amin 🤗🤗**

__ADS_1


__ADS_2