Gadis Kembar

Gadis Kembar
BAB 44 LAMARAN S & S


__ADS_3

3 BULAN KEMUDIAN


Begitu cepat waktu berlalu , Sesudah kejadian di Mall itu yang mendamaikan sang mantan , inilah puncak kebahagiaan bagi sepasang kekasih yang saat ini tengah berada di sebuah rumah mewah kediaman keluarga WIJAYA .


" Sebentar lagi acara kita akan dimulai sayang " Ujar Samuel tersenyum bahagia melihat wajah cantik Silva .


Ya , hari ini adalah acara lamaran Samuel dan Silva .


setelah me-mantap kan hati , mereka berdua memutuskan untuk lanjut ke jenjang yang lebih serius lagi.


Tentu saja keluarga ke dua belah pihak sangat setuju dengan rencana Sam dan Iva itu .


" Baik lah , perhatian semua untuk para tamu undangan . saat nya pergantian cincin tiba , kita akan lihat momen romantis dalam acara ini " Ucap sang MC acara itu


Semua orang langsung berdiri dan bertepuk tangan , Sam dan Iva juga ikut berdiri ..


Para Mama dan Mami mereka berada di samping anak masing-masing .


Sam dan iva saling bertukar cincin sambil tersenyum bahagia ..


" Aku tidak menyangka akan secepat ini hubungan kita sayang " Ujar Samuel tersenyum sambil menggenggam tangan Silva .


" Aku juga sangat bahagia Sam " Ucap Silva sambil tersenyum manis pada Samuel .


Silva yang saat itu tengah memakai gaun merah model india , dan pernak pernik yang terpasang di kepalanya , membuat ia sangat cantik dan anggun .


Para tamu undangan lamaran itu memberi kan selamat pada Sam dan Iva .


" Mbak Silva !! Astaga. . aku tidak menyangka bahwa kalian akan secepat ini mengambil keputusan untuk hidup bersama " Ujar Dita sang karyawan di butik Silva yang begitu heboh .


" Kamu doain aja kami berdua ya dita , semoga lancar sampai hari pernikahan nanti " Ucap Silva tersenyum.


" Tentu saja saya akan mendoakan mbak semoga bahagia dan lancar acara nya sampai hari pernikahan menjelang nanti . Sekali lagi selamat Mbak " Ujar Dita lagi sambil memeluk Iva .


Silva hanya membalas dengan senyuman dan juga memeluk Dita .


Setelah memberi kata Selamat , Dita langsung pergi meninggal kan kedua pasangan itu .


" Sayang , tadi aku mengundang salah satu teman ku . Hanya saja dia bukan pem-bisnis . Papi dan Papa nya dia berteman baik " Ujar Samuel pada Silva...


" Lalu mana orang nya ? kok belum muncul ? " Tanya Silva sambil celingukan melihat ke sana kemari .


" Entah la , aku juga tidak tahu . Tidak mungkin dia tidak datang , pasti Papi akan marah pada mereka " Ucap Samuel sambil terkekeh geli .


" Apa ada sesuatu yang kamu sembunyikan Sam ? " Tanya Silva curiga dengan kekehan Samuel barusan .


" Tidak sayang !! Nanti aku akan menceritakan pada mu ya ? tunggu saja waktu nya " Ucap samuel lembut .


Silva hanya menganggukkan kepalanya sambil melihat para tamu ..


10 menit kemudian ..

__ADS_1


" Nah , itu dia temen aku sayang " Samuel menunjuk ke suatu tempat dimana seorang pria tampan tengah berdiri sambil tersenyum ke arah nya ..


Pria gagah itu berjalan dengan santai nya ke arah Sam dan Silva berdiri .


" Halo brother , apa kabar ? kenapa lama sekali datang nya ? Acara sudah mau selesai '' Ucap samuel menjabat tangan pria itu dan memeluk ala pria ..


",Sorry Sam , Aku tadi menunggu si kecil ku yang saat ini sudah dewasa dan pandai berdandan " Ucap pria itu tertawa pelan .


Kemudian mata nya beralih menatap Silva , tentu saja Silva tersenyum ramah kala melihat teman Sam itu menatap nya .


Kening pria itu berkerut kala melihat siapa wanita yang akan menjadi pendamping hidup Sam .


'wanita ini ?' ucap pria itu dalam hati heran


" Sam , Apa dia tunangan mu ? " Tanya Pria itu tiba-tiba..


Dan itu mampu membuat Samuel dan Silva saling pandang ..


" Tentu saja . Memang nya kenapa ? " Tanya Sam pada Pria itu penasaran. .


" Nona , Bukan kah Anda yang..." Ucapan Pria tersebut terhenti , karena Ada seorang wanita cantik yang menghampiri nya. .


" Kakak !! " Panggil wanita cantik itu pada pria yang saat itu juga menghela nafas pelan.


" Dia tahu saja aku di sini " Ucap pria itu pelan ..


" Kak Zein ? kok kakak ninggalin Jen diluar ? kalau ada om-om yang nyulik Jen nanti gimana coba ? " Cerocos jen tiba-tiba .


" Astaga Jen ,, Kamu ini kalau ngomong di pake rem dong . Jangan nyerocos mulu , Gak liat situasi dan tempat aja " Ujar pria yang bernama Zein itu kesal pada Jen .


Silva hanya tersenyum saja ..


" Kamu , tunangannya kak Sam ? " Tanya Jen pada Silva .


" Iya , perkenalkan . Nama saya Silva Anjani Wijaya " Sahut Silva memperkenalkan diri sambil mengulurkan tangan ..


" Aku .. Jeny Maheswari . Ternyata kamu beneran cantik banget ya kak ." Ucap Jeny sambil menerima uluran tangan Silva dan tersenyum ramah .


" Maksud nya ? Beneran cantik gimana ? " Tanya Sam tiba-tiba .


Jeny yang tahu bahwa pertanyaan itu di ajukan untuk nya langsung melihat ke arah Samuel .


" Astaga , Kakak kedua ku yang tampan rupawan . Ternyata sangat pintar memilih wanita untuk di jadikan pendamping . Huu !! Tidak ada lagi yang akan memberi ku uang mingguan tambahan " Rengek Jeny manja .


" Hey , kau itu sudah bekerja , jangan manja lagi . Zein juga tidak akan memberi mu uang tambahan jajan " Ujar Samuel sambil menjitak pelan kepala Jeny .


" Ya ampun kakak , kau jahat sekali " Ujar Jeny manja .


Jeny dan Samuel sudah seperti kakak-beradik kandung ...


karena kedua orang tua mereka sangat akrab dari muda dulu hingga sekarang .

__ADS_1


" Sam , kenapa kamu menganggu nya ? " Ujar Silva lembut .


" Kakak ipar , lihat lah Kak sam . Dia jahat sekali berani mengancam ku bahwa kak Zein tidak akan memberi uang jajan tambahan lagi pada ku " Ujar Jeny manja berpindah ke samping Silva dan memeluk lengan Silva .


Plak !


Sam memukul pelan tangan Jeny .


" Jangan menjadi kompor " Ujar Sam menatap sebal pada Jeny .


Sedangkan Jeny , ia hanya menahan tawa nya melihat wajah lucu Samuel ..


Begini lah Sikap mereka dikala sedang bersama keluarga atau orang terdekat . Entah kemana sikap mereka yang sehari-hari menemani di kala bersama orang luar .


" Apa gurauannya sudah selesai ? aku ingin bertanya sesuatu " Ucap Zein tiba-tiba.


" Apa yang mau kau tanyakan Zein ? " Tanya Sam pada Zein


" Aku seperti nya pernah ber...." Lagi-lagi ucapan Zein terhenti karena Jeng dengan cepat menyela nya ..


" O ya kak Silva , Di mana kembaran kakak itu ? " Tanya Jeny mencari keberadaan Silvi .


" Oh , Silvi . Sepertinya dia ada di sana " Jawab Silva sambil menunjuk sofa yang berada di ruang tamu tempat acara itu di adakan .


" Ya sudah , aku mau memanggil Nona Silvi dulu " Jeny langsung pergi meninggalkan mereka bertiga dan menuju ke arah dimana Silvi sedang duduk .


'Silvi ? Silva ? ternyata mereka kembar ? Astaga , pantas saja wajah nya mirip sekali , Hanya saja Silva lebih lembut sifat nya di banding Silvi' Monolog Zein dalam hati .


APA YANG AKAN TERJADI SELANJUTNYA? ?


BAGAIMANA PERTEMUAN ZEIN DAN SILVI ? AKAN KAH PERTEMUAN KESEKIAN KALI NYA INI AKAN MENJADI AWAL YANG BAIK UNTYK MEREKA BERDUA ?


PENASARAN ?


IKUTI TERUS KISAH MEREKA DI " GADIS KEMBAR "



Neng Silva 😍😍



Tuan Tampan Samuel 🌹



**Ouu , So Sweet . Yang udah sah Bertunangan 😍😍


Happy Reading guys ❤


See you next part 💃🏻

__ADS_1


jangan lupa tinggal kan jejak .


LIKE , VOTE, KOMEN , HADIAH DAN TAP TANDA ❤ nya 🔥🔥**


__ADS_2