Gadis Kembar

Gadis Kembar
BAB 28 Mengingat nya


__ADS_3

Silvi sudah sampai di halaman rumah nya , ia segera turun dari mobil , kemudian masuk ke dalam rumah dan langsung menaiki anak tangga menuju kamar nya..


Ceklek !


Pintu kamar Silvi terbuka , ia segera merebahkan dirinya di ranjang , sambil memejamkan kan mata ..


" Astaga , apa aku memang sudah terkena virus pria sombong itu , kenapa selalu saja mengingat senyum dan kata-kata manis nya " Ucap Silvi frustasi.


Lalu ia kembali memejamkan matanya , sambil tersenyum sendiri ..


Tak lama kemudian ..


Tok tok tok !!


Pintu kamar Silvi di ketuk dari Luar ..


Silvi membuka matanya ..


" Siapa sih ? ganggu orang lagi berkhayal aja " Silvi bangkit dari tempat tidur nya menuju pintu kamar ..


Klek !


Pintu kamar di buka Silvi , dan menampakkan wajah seorang wanita yang mirip dengan nya . Siapa lagi kalau bukan Sang kakak , yaitu Silva .


Silva langsung masuk ke kamar Silvi tanpa permisi ,, ia menarik tangan Silvi lalu mengajaknya duduk di pinggir ranjang .


" Bagaimana? Apa Pria itu tau bahwa bukan aku yang datang menemuinya ? Lalu , bagaimana reaksi nya ? Ayo jawab pertanyaan ku , aku sangat penasaran " Silva langsung mencecar Silvi dengan beberapa pertanyaannya ..


" Aduh kak , kalo nanya itu satu-satu dong , jangan langsung semua , udah kayak reporter deh " Ujar Silvi kesal..


" Iya-iya maaf , ya udah , cepat ceritakan apa saja yang tadi kalian lakukan dan bicarakan? " Ujar silva lagi .


" Hufft , Pertama saat aku masuk ke dalam cafe itu , suasana sangat sepi , tapi saat aku melihat meja yang tak jauh dari pintu masuk/keluar , aku melihat ada cahaya lilin di sana , lalu aku berjalan perlahan sambil terus menatap meja itu . Dan saat aku sampai ti...." Ucapan Silvi terhenti karena Silva memotong nya


" Kamu bilang apa ? lilin ? suasana sepi ? , maksudnya bagaimana ? " Ujar Silva bingung


" Hm , kakak tahu , pria itu sengaja membooking cafe itu untuk kencan romantis kalian " Ujar Silvi sambil tersenyum


" Astaga , kok sampai segitu nya kali ya ? " Sahut Silva


" Aku belum selesai bercerita , tadi sampai mana ? Aku kan jadi lupa " Ujar Silvi sambil berpikir


" Em , sampai meja yang ada lilinnya , terus kamu bilang ti,, " Ujar Silva mengingatkan


" Iya-iya , sekarang aku ingat .. Dan saat aku sampai di meja itu , tidak ada orang sama sekali , Lalu tiba-tiba , dari belakang ku pria itu berjalan sambil bertepuk tangan . Dan kakak tahu ? Dia sangat mempesona dan tampan , Dengan pakaian yang pas di badannya . Astaga , rasa nya aku ingin sekali terus menatap nya , kata-kata nya yg sangat manis , senyumannya yang sangat menghipnotis " Silvi mengingat kembali kejadian tadi saat bersama samuel.


" Lalu apa lagi ? '' Ucap Silva dengan ekspresi yang tidak terbaca .


" Ih , kakak ini , aku kan lagi mengkhayal, ganggu aja deh " Silvi sedikit kesal

__ADS_1


" Vi , kamu bilang , kamu gak suka sama tuh pria , tapi kenapa sekarang jadi memuji nya ? " Ucap Silva berekspresi datar , Entah apa yang ia pikirkan saat ini .


" Kak , aku emang gk suka sama dia ,, entah kalau suatu saat nanti '' Silvi berkata sambil terus mengembangkan senyumnya ..


" mana ponsel kakak ? " Tanya Silva tiba-tiba


Lalu Silvi mengambil ponsel milik Silva di dalam tas nya ..


" Ini ponsel dan Kunci mobil kakak , aku gak akan ngambil hak kakak kok " Ujar Silvi santai


" Ya udah , kamu tidur . ini udah malem , kakak mau ke kamar dulu , Selamat Rencana kita berhasil " Silva memasang Senyum terpaksa


kemudian ia langsung keluar dari kamar Silvi .


" Samuel..samuel... , kok gue mikirin lu mulu sih ? Mama...ibu.... !! " Jerit Silvi pelan .


🌹🌹


Sedangkan di kamar Silvi , entah mengapa hatinya tidak terima dengan semua ucapan kagum Silvi ke Samuel .


'Aku memang gak suka sama dia , entah suatu saat nanti' Kata-kata itu lah yang terngiang-ngiang di pikiran Silva .


" Kenapa aku harus tidak ikhlas begini melihat Silvi terus saja memuji Samuel ? " Silva memejamkan mata nya .


" Aku gak boleh lemah seperti ini '' Gumam silva kembali. .


🕊


🕊


🕊


Tampak seorang pria tengah berbaring di tempat tidur nya ..


" Kenapa aku merasa berbeda dengan sifat dan sikap Silva ya ? Bahkan tatapan matanya juga terlihat beda " Gumam pria itu yang tak lain adalah Samuel .


" Hah , Itu tidak terlalu penting bagiku , yang penting kedekatan ku dengan Silva sudah ada kemajuan . Aku harus terus semangat mengejar nya " Samuel tersenyum sambil memejamkan matanya .


Tak lama kemudian ia membuka mata , dan mengambil ponsel nya ..


Tutt


Panggilan Video Call tersambung..


📲 " Hai ,, Kamu belum tidur ? " Tanya Samuel pada seseorang di sebrang sana ...


" Belum , Aku , em , maksudnya , saya belum ngantuk " Jawab seorang wanita , yang saat ini gugup melihat wajah Samuel di layar ponselnya .


📲 " Apa aku mengganggu mu ? " Tanya Samuel lagi

__ADS_1


" Tidak juga , saya baru selesai membuat desain untuk besok dijahit " Jawab wanita di sebrang sana yang tak lain adalah Silva.


📲 " Hei , ini sudah malam . Kamu harus istirahat , pasti kamu juga baru sampai rumah kan ? " Samuel kembali bertanya


'*Rumah ? Astaga , aku lupa kalau aku menyuruh Silvi tadi menggantikan ku . Apa yang sedang kamu pikirkan Silva ? oh ya ampun !! ' ujar silva merutuki kelalaiannya ..


📲* " Va ? Kenapa diam ? " Samuel membuyarkan lamunan Silva


" Oh , itu , em , Tidak apa-apa tuan " Ujar Silva sopan .


📲 " Kamu ini lucu sekali , tadi sewaktu kita bertemu , kamu manggil aku dengan sebutan AKU , KAMU Dan juga kamu ramah , ceria, bar-bar . Tapi kenapa sekarang berbeda ? Ada Silva ? " Samuel penasaran dibuat nya


" Em , Tidak , maafkan aku Sam , ya .. aku , anu , aduh " Silva bingung harus bicara apa


📲 " Sudah-sudah tidak usah dibahas , masalah itu tidak penting bagi ku " Ucap Samuel sambil tersenyum manis ..


" Yang terpenting , kamu udah tau kan , bahwa apa pun yang aku lakukan dan aku katakan itu tulus dari hati " Lanjut samuel sambil terus tersenyum lebar..


' Astaga Sam , ayo lah . jangan tersenyum begitu . Aku takut jatuh cinta pada mu' batin silva.


Ia tidak bisa memastikan , bahwa jika dengan samuel begini terus , akan membuat hati dinginnya meleleh ....


📲 " Va , kamu Kenapa sih gak fokus bicara pada ku dari tadi ? " Tanya Samuel yang melihat tingkah aneh Silva .


" Aku , Aku ngantuk Sam " Jawab Silva dengan suara lembut , yang mana membuat Samuel bahagia ..


📲 " Ya sudah , kamu tidur ya , Good Night Honey " Ucap Samuel masih dengan senyum manis nya ..


Silva hanya menganggukkan kepala sambil tersenyum juga ..


Panggilan diakhiri ..


" Astaga , aku takut jika berurusan dengan cinta " Silva bergumam sendiri .


ia memejamkan matanya supaya rileks , hingga tidak sadar ia pun tertidur pulas ..



Ekspresi wajah Silvi , saat menceritakan ke-bersama nya dengan Samuel 🙈🙈



**Reaksi Silva Kala mendengar setiap ucapan Silvi 🙊🙊


Happy Reading guys ❤


See you Next Part 💃🏻💃🏻


Jangan lupa tinggalkan jejak , LIKE , VOTE , KOMEN DAN HADIAHNYA 🔥

__ADS_1


YUHUUUU !!! 😘😘**


__ADS_2