
Saat ini Silvi sudah sampai di parkiran kantor Keluarga Wijaya . ia segera turun dari mobil dan langsung menuju pintu masuk Kantor .
Namun setelah baru sampai Di lobi ,,
" Silva !! " Sapa seorang Pria pada Silvi .
Namun sepertinya Silvi tidak terlalu mendengar apa yang pria itu katakan .
Silvi berhenti berjalan , ia menoleh ke kanan dan ke kiri Guna memastikan apa dia yang dipanggil atau bukan !.
Karena jam memang masih jam Kerja , Keadaan Lobi kosong , Hanya ada Satpam yang berjaga saja di luar .
Silvi melihat bahwa ada seseorang pria berlari kecil kearah nya .
" Siapa dia ? Apa dia menuju ke mari ? " Cuman Silvi pelan , Namun matanya tetap menatap seorang pria yang semakin mendekat kearah nya .
Di saat pria itu sudah dekat , ia langsung menyapa Akrab Silvi .
" Sorry banget ya , kemarin waktu kamu ngadain acara , aku gak bisa Datang !." Pria itu langsung berbicara seperti biasa , tanpa tau wanita yang saat itu di depan nya bukan lah wanita yang ia cari ..
Kening Silvi berkerut kala mendengar Ucapan pria yang saat itu berdiri di hadapannya .
" Maaf tuan , Apa anda berbicara dengan saya ? " Ujar Silvi berusaha Sopan.
Pria tersebut yang tak lain adalah Daniel langsung terkejut , Pasalnya Silva tidak pernah berbicara Dengan kata 'Anda/Saya' Jika bertemu dengannya .
" Kamu jangan bercanda dong va , baru juga kemarin Bertunangan udah manggil aku Seperti orang asing begitu " Ucap Daniel Sambil tertawa kecil.
'Va ? Berarti pria ino berpikir bahwa aku adalah Silva . Astaga , kasian sekali kamu Silvi' Batin Silvi dalam hati .
" Va !! Kok diem aja ? " Daniel membuyarkan lamunan Silvi .
" Em , Maaf sebelumnya tuan . Apa anda mencari Silva ? " Tanya Silvi
" Hah ? Kamu ini bercanda mulu deh va !! ngapain aku mencari mu ? Sedangkan kamu ada di Depanku " Ucap Daniel heran dengan Silva saat ini .
" Boleh saya tau nama anda tuan ? " Tanya Silvi kembali .
" Nama ? Astaga . Kamu ini seperti orang lupa ingatan . Aku Daniel Kusuma, Temen dekat kamu " Ucap Daniel .
" Daniel Kusuma ? Saya tidak mengenal anda tuan . Dan lagi , saya ini Silvi , bukan Silva . Saya adik kembar Silva " Ucap Silvi menjelaskan .
" Silvi ? Adik kembar ? " Daniel menjeda ucapannya sambil terdiam sepertu berpikir.
" Kamu ??? Bukannya adik Silva itu , Sudah ? " Daniel tidak meneruskan ucapannya , ia hanya menatap Silvi lekat .
" Anda benar tuan Daniel , saya Memang dianggap sudah tiada , karena 20 tahun saya tidak ada kabar . Anda tahu kenapa ? karena saya Seperti orang amnesia saat sesudah kecelakaan itu " Ucap Silvi meyakinkan Daniel
" Lalu , bagaimana kamu bisa berada d sini sekarang ? " Tanya daniel heran .
__ADS_1
Daniel memang tidak tahu bahwa Silva sudah menemukan saudari kembar nya .
" Panjang ceritanya tuan " Ujar Silvi sambil melirik jam yang ada di tangannya .
" Jika anda ingin bertemu Silva , Anda bisa datang langsung ke butik nya " Ucap Silvi langsing masuk ke dalam kantor , meninggalkan Daniel yang terbengong sendirian.
Daniel pun pergi dari Lobi kantor milik keluarga Wijaya itu ..
" Wajah nya memang sangat mirip sekali dengan Silva , aku bahkan sulit membedakan nya . Jika aku waktu itu tidak pergi ke luar negri , mungkin aku akan mengetahui jika Silva sudah menemukan Saudari nya " Daniel berbicara sendiri sambil berjalan menuju parkiran di mana tempat mobil nya berada .
" Aku harus minta penjelasan dengan Silva , Sekarang aku akan ke butik nya dulu " Ucap Daniel lagi sambil membuka pintu mobil kemudian melajukan mobil nya ke arah butik milik Silva ..
🕊
🕊
🕊
Saat ini Silva sudah duduk di meja kerja nya , ia kembali merancang gaun pernikahan yang akan ia kenakan nanti , sebuah gaun model india yang sangat Simpel dan Tidak heboh .
Namun ketika Silva sedang fokus merancang gaun nya , Ia di kaget kan dengan keberadaan seseorang yang sangat ia kenal.
" Astaga Daniel , Bisa gak sih kalau masuk ke ruangan aku itu ketuk pintu dulu ? " Ucap Silva setelah Daniel duduk di kursi sofa ruang kerja nya.
Kenapa Daniel bisa masuk ke ruangan Silva , tanpa ada yang mencegahnya ?
Karena Para karyawan Silva sudah tau , bahwa Daniel adalah sahabat dekat Silva , pemilik butik IVA BOUTIQUE ..
" Sesuatu ? Apa ? Oh ya , Kamu kapan pulang dari Rusia ? " Tanya Silva pada Daniel , ia heran pasalnya sesudah pertemuan terakhir mereka , Daniel pergi ke rusia karena sebuah pekerjaan. ..
" Sudah itu nanti akan aku jawab , tapi sebelumnya aku ingin bertanya dulu pada mu " Ujar Daniel lagi .
" Ya sudah , Apa yang mau kamu tanyakan ? " Tanya Silva juga penasaran dengan apa yang ingin Teman masa kecil nya itu katakan .
" Va , Apa kamu benar sudah menemukan Saudari kembar mu ? " Ujar Daniel memandang Silva .
" Iya , memang nya kenapa ? Apa kamu sudah bertemu dengannya? " Ujar Silva bertanya pada Daniel , sambil berjalan ke arah Sofa di mana Daniel duduk .
" Kamu jelaskan dulu , bagaimana bisa kamu dan keluarga mu menemukan Saudari kembar mu itu ? " Tanya Daniel pada Silva ketika Silva sudah duduk di samping nya .
Silva menghembuskan Nafas pelan , kemudian ia menceritakan Awal pertemuan nya dengan Silvi , lalu keluarga Wijaya , dan sampai saat ini mereka bersama. .
" Niel , kamu belum jawab pertanyaan ku , Apa kamu sudah bertemu dengannya ? " Tanya Silva lagi ketika Sudah selesai menjelaskan pada Daniel bagaimana ia bertemu dengan Silvi .
" Iya , Aku tadi bertemu dia di kantor papa mu " Jawab Daniel .
Silva membenarkan duduk nya menjadi menghadap ke arah Daniel .
" Benarkah ? Baguslah jika kamu sudah bertemu dengan Silvi " Ucap Silva sambil tersenyum misterius.
__ADS_1
Daniel hanya memutar bola mata malas melihat senyum misterius Silva .
" Jangan berpikiran yang tidak-tidak dan jangan merencanakan Sesuatu hal yang konyol " Ujar Daniel menebak isi pikiran Silva saat ini .
Silva tertawa lepas melihat wajah Kesal Sahabatnya itu .
" Astaga Niel , Kamu ini bicara apa ? Tentu aku tidak akan merencanakan sesuatu apa pun !! ." Ujar Silva santai.
" Aku hanya ingin kamu Berkenalan saja dengan Adik ku . Dia itu sangat baik dan juga pintar . Wajah nya juga mirip dengan ku kan ? " Lanjut Silva berbicara pada Daniel .
" Sudah lah , Lupakan saja . Aku tidak akan terpesona dengannya " Sungut Daniel malas
" Baiklah Tuan Daniel yang terhormat , terserah Anda " Ucap Silva sambil tersenyum lucu .
Silva tahu bahwa Selama ini Daniel mempunyai perasaan lebih pada nya . Namun , meskipun begitu , Silva sudah menganggap Daniel sebagai Kakak kandung nya sendiri ..
" Oh ya , Selamat Atas pertunangan kamu " Ucap Daniel mencoba tersenyum , padahal dalam hati ia sangat sedih , bahwa Silva ternyata bukan Jodoh nya ..
" Terimakasih . Jika nanti aku menikah , kamu tidak boleh pergi ke mana pun . Cukup waktu aku bertunangan kemarin saja kamu tidak datang " Ujar Silva memasang wajah merajuk
" Baiklah , Tapi aku tidak janji " Goda Daniel sambil mengacak pelan Rambut Silva sambil tertawa pelan .
" Daniel !!!! " Rajuk Silva sambil memukul pelan Pundak Daniel .
Kemudian mereka tertawa bersama ...
Daniel akan mencoba menerima kenyataan , bahwa ia dan Silva hanya di takdir kan untuk berteman saja ..
BAGAIMANA KAH KISAH SELANJUTNYA ?
APAKAH DANIEL AKAN MENJADI SAINGAN SIH AKANG PILOT ?
SIAPAKAH YANG AKAN MENJADI PASANGAN SILVI ?
ENTAH LAH , HANYA YANG KUASA DAN OTHOR SAJA YANG TAHU 😂
JIKA PENASARAN PANTAU TERUS CERITA SIH KEMBAR " SILVA & SILVI "
WO'O ,, AKANG DANIEL SALAH ORANG 🙈🙈
**Neng Silvi juga bingung , Ada pria yang Sok akrab dengannya 😂😂
Happy Reading Guys ❤
See you Next part 💃🏻💃🏻
__ADS_1
jangan lupa tinggalkan jejak..
LIKE VOTE KOMEN HADIAH FAVORIT DAN FOLLOW AKUN MOM AL 😘**