Gadis Kembar

Gadis Kembar
BAB 34 Gagal


__ADS_3

Yang gak suka bisa skip !


ini hanya rekayasa/karangan Author saja . Jangan ditiru dan jangan Dilakukan di dunia Nyata 😊😊


Dalam perjalanan pulang , Silvi dan Samuel hanya diem saja tanpa bicara apa pun ..


Hingga saat dijalan yang lumayan sepi , mobil Sam berhenti mendadak ..


Citt !! ..


Begitulah bunyi rem mobil Samuel ..


" Astaga Sam , Ada apa ? " Silvi spontan bertanya pada Samuel


" Entah la , aku juga tidak tahu . Tiba-tiba aku seperti melihat orang menyebrang . Kira-kira tertabrak tidak ya ? " Ujar Samuel ..


" Kamu tunggu di dalam mobil saja , jangan keluar . Aku akan segera kembali " Lanjut ucapan Samuel ..


Silvi hanya mengangguk saja ..


Samuel langsung turun dari mobil , Dan ..


Bugh !! .


Sebuah hantaman kayu besar mengenai tepat di belakang kepala Samuel hingga ia terjatuh di tanah .


" Astaga Sam..!!!! " Silvi menjerit lalu turun dari mobil menemui Samuel ..


Saat ia ingin mendekat pada Samuel , 2 orang pria yang berbadan lumayan besar mendekati nya ..


" Mau apa kalian ? " Bentak Silvi pada ketiga orang pria itu .


" Elo gak perlu tau siapa kita . Intinya bos kita menyuruh kita supaya melenyapkan elo " Ujar salah satu dari pria itu .


" heh '' Silvi tersenyum mengejek..


" Lo pikir , gue takut sama lo pada ? Gak malu lo ngelawan cewek ? " Lanjut Silvi lagi ..


" Kita bertiga gak peduli apa yang lo bicara kan , yang penting kita dapet bayaran besar " Ujar pria itu sambil tersenyum menjijikkan ..

__ADS_1


" Baik lah kalau itu mau Lo , gue akan terima . Maju lo satu persatu , jangan berani nya keroyokan " Ujar Silvi menantang .


" Ya , Nantang ni cewek . Ha .. ha .. ha.. " Mereka bertiga tertawa bersama-sama ..


Tanpa bicara apa-apa lagi , Pria ber-anting hitam langsung saja memberi satu bogeman ke arah Silvi . Akan tetapi tidak kena , karena Silvi mengelak ..


" Segitu aja kemampuan elo ? Ha , kasian banget " Silvi mengejek ..


" Sial Lo !!." Bentak pria itu pada Silvi ,


Dan terjadilah perkelahian mereka berempat .


3 pria dengan 1 wanita ..


Karena Silvi hanya seorang wanita , akhirnya tenaga dia habis juga , dan saat itu pria berambut gondrong menendang Silvi dari belakang , tentu saja tidak bisa dihindari . Karena tenaga Silvi sudah terkuras Habis ..


Silvi terjatuh di tanah , lalu pria berambut gondrong itu mengeluarkan sebuah pistol dan menodongkan ke arah kepala Silvi ..


" Apa kata-kata terakhir mu ,, Nona Silva ? " Ujar pria itu .


'Silva ? Apa mungkin mereka mengira aku Silva ? Sama seperti Samuel mengira aku juga Silva.. Apa bos mereka ini punya dendam padanya , hingga ingin melenyapkannya ?' Batin Silvi dalam hati


" Lo nantang gue ? tembak aja kalo lo berani . Cih !! '' Silvi berbicara Angkuh sambil meludah....


" Dasar Songong " Pria itu menarik pelatuk tembak nya , Dan......


Dor !!!!


Suara tembakan nyaring sekali di dengar ..


" Akhh " Pria Berambut gondrong itu memegang perut nya yang terkena tembakan , darah segar menetes dari daerah badannya ..


" Kau sudah merasakannya ? Jangan pernah bermain-main dengan ku . Karena aku bukan Silva , Aku . adalah Silvi , aku rasa , ilmu membunuh ku lebih , dari pada yang kau miliki saat ini " Silvi berbicara sambil mengembus ujung pistol yang ia pegang ..


Lalu pandangannya beralih pada dua orang pria yang hanya mematung di tempat nya ..


" Apa kalian ingin nasib kalian seperti dia ? " Ujar Silvi santai sambil menodongkan pistol ke arah dua orang itu..


Saat Silvi menarik pelatuk pistol nya , Dua orang pria itu langsung lari .. Kaburr !!!

__ADS_1


Wajah Silvi saat ini pucat , tangannya gemetaran hingga pistol yang ia pegang terjatuh ..


'Aku membunuhnya' Sesal silvi dalam hati , saat ia melihat mayat pria berambut gondrong itu.


Lalu Silvi menyeret mayat itu ke tepi ujung jalan ..


" Berat banget Sih " Ujar Silvi sambil berlari menghampiri Samuel ..


" Sam bangun " Silvi menepuk pelan pipi Samuel ..


Dan tak lama kemudian mata samuel berkedut pelan ..


" Akh , Kepala ku pusing sekali " Ujar Samuel berusaha duduk..


" Pelan-pelan'' Ucap Silvi lembut sambil membantu Samuel Duduk ..


" Va , kamu gak papa kan ? " Samuel malah menanyakan kabar nya , Ralat !! Bukan Silvi , tapi Silva..


" A-aku , baik-baik Saja " Sahut Silvi gugup ..


Tanpa aba-aba , Samuel langsung memeluk Silvi dan memberikan satu kecupan di pucuk kepala Silvi ..


" Syukurlah kamu tidak apa-apa " Ucap Samuel masih tetap memeluk tubuh Silvi ..


' *Sam , Aku sepertinya sudah nyaman dengan mu . dan aku ingin selalu di dekat mu seperti ini . tapi , kamu hanya mencintai Silva , Apa aku harus merebut mu darinya , atau aku harus merelakan mu hidup dengannya ? kenapa semua ini terjadi pada ku' Ujar Silvi sedih dalam hati .


' Kenapa wangi rambut nya berbeda?' Batin Samuel* ...



**Ekspresi Silvi saat menembak Pak Gondrong 😱😱


Happy Reading Guys ❤


See you Next part 💃🏻💃🏻


Jangan lupa tinggalkan jejak , LIKE , VOTE , KOMEN DAN HADIAH NYA 🔥🔥


Dukungan kalian memberikan SEMANGAT Tersendiri untuk Author , Supaya lancar merangkai kata 🤗🤗**

__ADS_1


__ADS_2