
Yang gak suka bisa skip !
ini hanya rekayasa/karangan Author saja . Jangan ditiru dan jangan Dilakukan di dunia Nyata 😊😊
Dalam perjalanan pulang , Silvi dan Samuel hanya diem saja tanpa bicara apa pun ..
Hingga saat dijalan yang lumayan sepi , mobil Sam berhenti mendadak ..
Citt !! ..
Begitulah bunyi rem mobil Samuel ..
" Astaga Sam , Ada apa ? " Silvi spontan bertanya pada Samuel
" Entah la , aku juga tidak tahu . Tiba-tiba aku seperti melihat orang menyebrang . Kira-kira tertabrak tidak ya ? " Ujar Samuel ..
" Kamu tunggu di dalam mobil saja , jangan keluar . Aku akan segera kembali " Lanjut ucapan Samuel ..
Silvi hanya mengangguk saja ..
Samuel langsung turun dari mobil , Dan ..
Bugh !! .
Sebuah hantaman kayu besar mengenai tepat di belakang kepala Samuel hingga ia terjatuh di tanah .
" Astaga Sam..!!!! " Silvi menjerit lalu turun dari mobil menemui Samuel ..
Saat ia ingin mendekat pada Samuel , 2 orang pria yang berbadan lumayan besar mendekati nya ..
" Mau apa kalian ? " Bentak Silvi pada ketiga orang pria itu .
" Elo gak perlu tau siapa kita . Intinya bos kita menyuruh kita supaya melenyapkan elo " Ujar salah satu dari pria itu .
" heh '' Silvi tersenyum mengejek..
" Lo pikir , gue takut sama lo pada ? Gak malu lo ngelawan cewek ? " Lanjut Silvi lagi ..
" Kita bertiga gak peduli apa yang lo bicara kan , yang penting kita dapet bayaran besar " Ujar pria itu sambil tersenyum menjijikkan ..
__ADS_1
" Baik lah kalau itu mau Lo , gue akan terima . Maju lo satu persatu , jangan berani nya keroyokan " Ujar Silvi menantang .
" Ya , Nantang ni cewek . Ha .. ha .. ha.. " Mereka bertiga tertawa bersama-sama ..
Tanpa bicara apa-apa lagi , Pria ber-anting hitam langsung saja memberi satu bogeman ke arah Silvi . Akan tetapi tidak kena , karena Silvi mengelak ..
" Segitu aja kemampuan elo ? Ha , kasian banget " Silvi mengejek ..
" Sial Lo !!." Bentak pria itu pada Silvi ,
Dan terjadilah perkelahian mereka berempat .
3 pria dengan 1 wanita ..
Karena Silvi hanya seorang wanita , akhirnya tenaga dia habis juga , dan saat itu pria berambut gondrong menendang Silvi dari belakang , tentu saja tidak bisa dihindari . Karena tenaga Silvi sudah terkuras Habis ..
Silvi terjatuh di tanah , lalu pria berambut gondrong itu mengeluarkan sebuah pistol dan menodongkan ke arah kepala Silvi ..
" Apa kata-kata terakhir mu ,, Nona Silva ? " Ujar pria itu .
'Silva ? Apa mungkin mereka mengira aku Silva ? Sama seperti Samuel mengira aku juga Silva.. Apa bos mereka ini punya dendam padanya , hingga ingin melenyapkannya ?' Batin Silvi dalam hati
" Lo nantang gue ? tembak aja kalo lo berani . Cih !! '' Silvi berbicara Angkuh sambil meludah....
" Dasar Songong " Pria itu menarik pelatuk tembak nya , Dan......
Dor !!!!
Suara tembakan nyaring sekali di dengar ..
" Akhh " Pria Berambut gondrong itu memegang perut nya yang terkena tembakan , darah segar menetes dari daerah badannya ..
" Kau sudah merasakannya ? Jangan pernah bermain-main dengan ku . Karena aku bukan Silva , Aku . adalah Silvi , aku rasa , ilmu membunuh ku lebih , dari pada yang kau miliki saat ini " Silvi berbicara sambil mengembus ujung pistol yang ia pegang ..
Lalu pandangannya beralih pada dua orang pria yang hanya mematung di tempat nya ..
" Apa kalian ingin nasib kalian seperti dia ? " Ujar Silvi santai sambil menodongkan pistol ke arah dua orang itu..
Saat Silvi menarik pelatuk pistol nya , Dua orang pria itu langsung lari .. Kaburr !!!
__ADS_1
Wajah Silvi saat ini pucat , tangannya gemetaran hingga pistol yang ia pegang terjatuh ..
'Aku membunuhnya' Sesal silvi dalam hati , saat ia melihat mayat pria berambut gondrong itu.
Lalu Silvi menyeret mayat itu ke tepi ujung jalan ..
" Berat banget Sih " Ujar Silvi sambil berlari menghampiri Samuel ..
" Sam bangun " Silvi menepuk pelan pipi Samuel ..
Dan tak lama kemudian mata samuel berkedut pelan ..
" Akh , Kepala ku pusing sekali " Ujar Samuel berusaha duduk..
" Pelan-pelan'' Ucap Silvi lembut sambil membantu Samuel Duduk ..
" Va , kamu gak papa kan ? " Samuel malah menanyakan kabar nya , Ralat !! Bukan Silvi , tapi Silva..
" A-aku , baik-baik Saja " Sahut Silvi gugup ..
Tanpa aba-aba , Samuel langsung memeluk Silvi dan memberikan satu kecupan di pucuk kepala Silvi ..
" Syukurlah kamu tidak apa-apa " Ucap Samuel masih tetap memeluk tubuh Silvi ..
' *Sam , Aku sepertinya sudah nyaman dengan mu . dan aku ingin selalu di dekat mu seperti ini . tapi , kamu hanya mencintai Silva , Apa aku harus merebut mu darinya , atau aku harus merelakan mu hidup dengannya ? kenapa semua ini terjadi pada ku' Ujar Silvi sedih dalam hati .
' Kenapa wangi rambut nya berbeda?' Batin Samuel* ...
**Ekspresi Silvi saat menembak Pak Gondrong 😱😱
Happy Reading Guys ❤
See you Next part 💃🏻💃🏻
Jangan lupa tinggalkan jejak , LIKE , VOTE , KOMEN DAN HADIAH NYA 🔥🔥
Dukungan kalian memberikan SEMANGAT Tersendiri untuk Author , Supaya lancar merangkai kata 🤗🤗**
__ADS_1