
Zein yang kala itu sudah di buta kan oleh nafsu akibat obat perangsang yang ada di dalam minumannya , langsung ingin menjadikan silvi sebagai penawar nya .
" Zein , aku mohon .. Jangan lakukan itu !! " Ucap Silvi berulang kali ..
Akan tetapi , Zein tidak mendengarkan ucapannya ..
Dan saat Zein sudah membuka habis pakaiannya dan hanya menyisakan bokser pendek bagian dalam saja langsung menatap Silvi yang kala itu menangis terisak-isak dengan memegangi pakaiannya yang sudah robek akibat Zein .
Zein langsung memejamkan matanya dan pergi jalan menuju kamar mandi dengan cepat .
ia tidak tega harus menyakiti dan melihat seseorang yang ia cintai menangis di depan matanya ..
ia harus bisa menuntaskan semua yang terjadi pada nya sendiri di dalam kamar mandi ..
30 Menit sudah Zein selesai menuntaskan hasrat nya .
ia juga mandi di bawah shower untuk menghilangkan kelelahannya .
ia segera keluar untuk menemui Silvi .
Dan terlihat Silvi sudah menutupi seluruh tubuh nya dengan Selimut , dan tidur miring membelakangi Pintu kamar mandi ...
Zein berjalan mendekat ke arah Silvi , ia merangkak naik ke atas ranjang dengan pelan , dan terlihat Silvi sudah memejamkan matanya . Masih ada juga sisa air mata di pipi Silvi . Mungkin karena kelelahan menangis , Silvi langsung tertidur pulas .
" Maafkan aku Vi , aku tidak bermaksud melakukan ini pada mu . Aku sudah membuat mu takut . '' Ujar Zein lirih di samping telinga Silvi
" Jika kamu ingin membenci ku , Silahkan ." Ucap Zein meneteskan air mata nya .
ia tidak sanggup membayangkan bagaimana jadi nya nanti jika Silvi benar-benar membenci nya hanya karena jebakan .
Ya , Jebakan.
" Aku harus mencari tahu siapa pelaku di balik kejadian ini " Geram Zein menatap lurus dengan tatapan Dendam .
Kemudian ia beralih mencium kening Silvi pelan lalu membaringkan tubuh nya di samping Silvi .
Tak lama pun ia memejamkan mata nya dan tertidur pulas ..
🕊
__ADS_1
🕊
🕊
Di tempat lain , Lebih tepat nya di sebuah Restoran .
Tampak beberapa orang panik mencari keberadaan dua orang yang bersama mereka tadi .
" Kalian pada kemana tadi ? Kenapa Silvi dan Zein tidak ada ? " Tanya Silva khawatir pada Riko dan Daniel.
" Saya tadi ke toilet va . Lalu waktu saya balik ke meja , saya sudah tidak melihat Zein lagi , Lalu saat saya menoleh ke arah meja Silvi , dia juga tidak ada . Saya berjalan keluar dan menemui Daniel yang kala itu sedang menelpon . Kami juga sudah mencari mereka berdua ke sekitaran Restoran , Tapi tidak dapat hasil " Ujar Riko menjelaskan .
" Astaga Sam , Bagaimana ini ? Aku khawatir dengan Silvi Sam . Jika terjadi apa-apa dengannya aku tidak akan memaafkan diriku sendiri " Ucap Silva lirih sambil meneteskan air mata nya .
ia takut terjadi sesuatu pada sang adik .
Samuel yang tidak tega melihat Calon istri nya menangis pun langsung mendekap erat tubuh Silva .
" Kamu jangan ngomong gitu dong sayang , Berdoa saja semoga Silvi tidak apa-apa " Ujar Sam lembut sambil mengelus kepala Silva .
" Kita kembali ke hotel , Masalah ini , biar mata-mata ku yang mengurus nya '' Ujar Samuel sambil masuk ke dalam taksi yang ia pesan . Di ikuti oleh Rombongannya .
Dan mereka segera masuk ke dalam hotel kemudian menuju Lift , Setelah Lift terbuka. , mereka semua langsung masuk .
Ting !!
Pintu Lift terbuka .
mereka bergegas menuju ke kamar masing-masing .
" Sam , Bagaimana ini ? Aku tidak bisa tidur jika belum tau sekarang Silvi dimana . Dia tidak tau Swiss sam , dia baru pertama kali datang ke negara ini . '' Ujar Silvi lirih .
Sam menangkup wajah Silva .
" Hei , kamu lihat aku sayang . Percaya Sama aku , para pesuruh ku pasti akan segera menemukan Silvi , Kamu jangan sedih ya ? kamu harus tenang " Ujar Sam sambil menatap lembut mata Silva .
" Bagaimana aku bisa tenang Sam , Adik ku.." Ucapan Silva terpotong karena Sam dengan cepat menyela nya ..
" Sudah aku katakan kamu jangan berpikiran negatif dulu . Percaya dengan ku , Hm ?? " Ucap Samuel untuk kesekian kali nya mencoba menenangkan Silva.
__ADS_1
Silva hanya mengangguk saja , kemudian ia memeluk tubuh Sam .
Samuel pun membalas pelukan Silva dan mencium pucuk kepala Silva .
Lalu Silva beralih menuju pintu kamar dan membuka nya ..
Setelah memastikan Silva masuk kamar , Sam segera pergi menuju pintu kamar nya .
ia membuka kunci akses masuk kamar itu dengan kartu nya .
ya , ia punya dua kartu . Satu Zein pegang dan Satu Sam pegang .. .
Dan saat menutup pintu kamar betapa terkejutnya Sam karena pemandangan di ranjang yang ia lihat ..
Dua orang yang ia kenal tidur bersama di ranjang .
" Apa yang kalian lakukan ? " Bentak Sam dengan suara yang sangat kencang hingga membangunkan mereka yang tertidur di ranjang itu.
KIRA-KIRA APA YANG AKAN SAM LAKUKAN ?
BEBERAPA BAB LAGI GADIS KEMBAR AKAN SEGERA TAMAT GUYS ❤
MAKA DARI ITU , IKUTI TERUS KISAH MEREKA 🔥🔥
Terbaik lahh ❤❤
**Yang ketakutan 🙈
Silvi ..
Happy Reading Guys ❤
See you Next Tomorrow 💃🏻💃🏻
JANGAN LUPA BERIKAN DUKUNGAN ..
__ADS_1
SELAMAT MALAM MINGGU DAN BERAKHIR PEKAN 🔥🔥🔥**