
Sang Sopir mendekat ke sosok pria yang ia tabrak barusan . Namun sebelum sampai lebih dekat , tiba-tiba ..
Bug !!
Dari arah belakang sang sopir datang satu orang pria berbadan tegap memberikan pukulan tepat di belakang kepala sopir itu . Alhasil sopir tersebut pingsan , tak sadarkan diri ..
Sementara di mobil , Silvi sedang bermain ponsel , ia tidak sadar bahwa saat ini ada dua orang pria berbadan tegap berjalan ke arah nya ..
Tok Tok Tok ..
Dua orang pria itu mengetuk jendela kaca mobil yang di tumpangi Silvi ..
'siapa mereka ?' batin silvi
Silvi lalu melihat ke Arah depan , di mana sang sopir sudah tergeletak tak berdaya . .
" Astaga , apa yang terjadi pada nya ?" Gumam Silvi
Lalu ia tersadar bahwa diluar masih ada yang mengetuk paksa jendela mobil nya ..
" Mau apa mereka ?" Silvi berbicara sendiri
Kemudian ia turun dari mobil tersebut , sontak ia kaget saat salah satu dari pria berbadan besar itu menahan pundak nya dan satu lagi merebut tas yang ia pegang ..
" Hey sialan ! Lepas kan tangan gue , Dasar pria banci .. Berani nya sama perempuan " Berontak Silvi mencoba melepaskan pegangan tangan pria yang memegangi pundak nya ..
" Diam lo !! " Bentak pria yang saat itu memegang pundak Silvi .
" Kalau lo berontak , bukan hanya isi yang ada di dalam tas lo aja yang gue ambil . Tapi apa yang ada di dalam diri lo juga gue ambil , Mau lo ? " Lanjut pria tersebut sambil tersenyum simpul ..
" Kalian cari mati ya ? " Silvi bertanya sambil tersenyum sinis melihat dua orang berbadan besar itu secara bergantian ..
" Hey cewek , berani-berani nya Lo ngancem kita ya " Ucap pria yang masih mencoba merebut tas dari tangan Silvi
Tanpa berkata apa pun lagi , Silvi langsung menarik tangan pria yang mencoba merebut tasnya , lalu menendang perut pria tersebut sampai pria itu mengeluh kesakitan . .
Kemudian dengan serangan cepat Silvi menyikut wajah pria yang ada di belakang nya ..
" Apa kalian sudah K.O ? " ujar silvi sambil tersenyum mengejek
" Itu belum seberapa " Lanjut nya .
Dua pria berbadan besar itu bangkit dan melakukan penyerangan pada Silvi , Untung saja Silvi selalu memakai celana , Jika tidak . Entah apa yang akan terjadi , Dan lagi Silvi termasuk pintar bela diri ..
Salah satu dari pria itu tergeletak di tanah , dan yang satu lagi masih terus mencoba melawan Silvi sehingga saat Silvi jatuh ke tanah , Lalu berusaha bangkit , pria tersebut mengeluarkan sebilah pisau .
Silvi sudah bangkit dan saat akan melawan , sesuatu yang tidak terduga terjadi ..
Srett !!
__ADS_1
Sebuah pisau menggores bagian lengan atas Silvi hingga mengeluarkan darah .
" Aw " Jerit Silvi merasakan perih di lengan nya
Silvi mencoba melawan lagi , Akan tetapi karena tubuh nya yang sedikit lemas Silvi kalah telak dan terjatuh ke tanah . Salah satu dari pria itu ingin menusukkan pisau ke perut silvi , namun saat baru saja pria itu mengangkat tangan nya yang memegang pisau , tiba-tiba datang seseorang dari belakang nya , menendang punggung pria itu .
Dua pria berbadan besar tersebut melarikan diri karena sudah kalah oleh seseorang yang datang barusan ..
Seorang Pria yang baru saja mengalah kan pria yang bisa di sebut begal itu pun mendekat ke arah Silvi ..
ia mengulurkan tangan nya mencoba membantu silvi berdiri sambil berkata
" Kamu Tidak Papa ? " Tanya nya
" T-tidak , Terimakasih tuan . Jika tidak ada anda , entah apa yang akan terjadi pada saya " Ucap silvi bersikap sopan sambil tersenyum miris
" Tidak masalah , Kalau saya boleh tau . Di mana rumah kamu ? Dan kenapa malam-malam begini ada di luar ? " Tanya pria macho itu pada Silvi
" Rumah saya di Jln. sentosa , dan saya baru saja pulang kerja naik taksi online , tapi tadi tiba-tiba dua orang pria itu ingin membegal saya '' Ujar Silvi menjelaskan .
'Taksi Online?' Batin silvi
Astaga , ia melupakan sopir yang tadi pingsan.
Lalu tanpa berkata apa pun ia lari ke arah sopir tersebut sambil menggoyang kan pundak sang sopir itu.
" Mas , Mas sopir , Bangun " Silvi menggoyangkan pundak sopir tersebut dengan kencang , Dan itu berhasil membuat si sopir terbangun ..
" Kita baru aja mau di begal " Silvi berkata sambil memegangi lengan nya yang terus mengeluarkan darah ..
Seorang pria yang baru saja menolong nya berkata " Sebaiknya kamu cari rumah sakit terdekat dahulu , Luka mu seperti nya agak dalam , Takut infeksi " Ujar pria itu ..
Silvi langsung menganggukkan kepala nya , Dan tersenyum ..
Kemudian ia pamit kepada pria itu dengan mengucapkan terimakasih tanpa menanyakan nama pria tersebut .
Taksi online yang Silvi tumpangi melaju ke arah rumah sakit terdekat dan Pria yang menolong Silvi tadi berjalan ke arah mobil untuk segera pulang ke rumahnya .
🕊
🕊
🕊
Sementara dia sebuah restoran , tampak seorang gadis cantik dan seorang pria yang kira-kira umurnya 4 tahun lebih tua dari gadis tersebut tengah duduk terdiam dengan mata pria itu yg memandang tidak berkedip ke arah sang gadis ..
Sedangkan sang gadis , tampak memandang ke arah lain .
" Kenapa anda menemui saya tuan ? " Setelah sekian lama terdiam, akhirnya gadis itu membuka suara nya.
__ADS_1
" Kenapa kamu bersikap cuek begini pada ku Va ? " Ujar pria tersebut tanpa menjawab pertanyaan sang gadis di depannya.
" Jika anda tidak ada kepentingan dengan saya , sebaiknya saya pulang " Ucap gadis tersebut cuek sambil akan beranjak dari tempat duduk nya .
Namun sebelum berdiri , pria yang duduk di depan gadis itu memegang tangannya ..
Gadis tersebut langsung menarik tangannya kasar sambil berkata .
" Jangan pernah sentuh aku ! " Ucap nya dingin
" Aku tau Va , Kamu pasti belum bisa move on dari aku kan ? " Ucap pria itu dengan percaya diri .
" Anda jangan terlalu percaya diri , mana mungkin saya masih mengharapkan pria pengecut dan plin plan seperti anda " Sarkas silva kesal
" Kamu enggak perlu malu mengakui nya va , buktinya sampai saat ini kamu belum menikah , bahkan kemungkinan kamu belum mempunyai kekasih " Ujar pria itu.
" Mohon maaf sebelumnya Tuan Reno Brahmana , Jika anda ingin bertemu saya hanya karena ingin membicarakan masa lalu yang tidak penting itu . Saya akan pergi dan saya harap jangan pernah anda menemui saya lagi !! " Silva berbicara penuh Peringatan .
Ya , Pria yang saat ini sedang bersama Silva adalah Reno sang mantan kekasih , Silva juga tidak tau , kalau Reno ada di kota itu .
Reno hanya tersenyum miris mendengar setiap ucapan silva yang menusuk relung hati nya .
Kemudian saat Silva akan membalikkan tubuh nya ia menabrak seseorang yang saat itu lewat di sampingnya ..
" Maaf maaf tuan " Ujar Silva sambil menundukkan kepala nya
" Tidak masalah nona " Ujar pria tersebut sambil tersenyum ketika tahu siapa yang tidak sengaja menabrak nya
'Suara itu ?' batin Silva
Suara seseorang yang familiar menurut nya .
Hayoo , siapa pria itu ??
penasaran ?
ikuti terus kisah mereka di GADIS KEMBAR ! Supaya tahu kelanjutannya 🤗
Neng silva udah terlanjur sakit hati bang Reno 😭😭
**Nona Silvi yang jago beladiri 💪💪
Happy Reading guys ❤
See you next part 💃🏻💃🏻
__ADS_1
Jangan lupa tinggalkan jejak , LIKE , VOTE , KOMEN DAN HADIAHNYA 🤗
Dukungan Kalian Adalah SEMANGAT Author 😘**