
Saat ini hari sudah menjelang pagi , saat nya melakukan aktivitas ..
Seorang wanita cantik telah selesai bersiap untuk pergi bekerja ..
" Hah , Lo harus kuat menjalani hidup dengan adanya orang yang pernah lo cintai Silvi . Lo gak boleh mengharapkannya lagi . Karena dia punya kakak lo sekarang " Ujar Silvi Sambil bercermin .
" Gue Kan cantik , pasti banyak nanti laki-laki yang mau sama gue " Silvi tersenyum, kemudian keluar dari kamar menuju ruang makan ...
Sesampainya di ruang makan , di sana sudah Ada Andre , Laras , Silva ,, Dan satu lagi , Samuel .
Sejak Silva sudah memberi lampu padanya , ia selalu saja ingin menunjukkan rasa cinta nya pada Silva .
" Hai , Selamat pagi semua " Sapa Silvi pada Semua orang yang ada di meja makan .
" Pagi " Jawab mereka bersamaan.
" Kamu mau berangkat ke kantor sama papa atau Naik mobil sendiri nak ? " Tanya Laras pada Silvi yang saat itu sedang mengoleskan selai ke roti nya .
" Kayak nya , vi mau bawa mobil sendiri aja deh Ma " Ujar Silvi pada Laras
" Oh , ya udah . Kamu hati-hati nyetir nya ya sayang ? " Ucap laras lembut sambil tersenyum ke arah Silvi .
'Mama udah tau semuanya nak , kamu benar-benar punya hati yang besar . kamu tidak serakah lagi seperti dulu kecil ' Ujar Laras dalan hati .
Setelah Selesai makan malam , mereka semua segera pergi ke tujuan masing-masing , tentu saja Silva di antar oleh Samuel .
Silvi masih berada di teras rumah untuk berpamitan pada Laras .
" Ma , vi pergi dulu ya " Ujar Silvi pada laras.
" Nak , Mama gak nyangka sekarang kamu udah bisa berpikir dewasa. Kamu tidak serakah lagi seperti dulu kecil , Sehingga harus kakak mu terus yang mengalah " Ujar Laras membelai lembut rambut Silvi .
Silvi yang saat itu memang tahu ke mana arah pembicaraan laras pun langsung mengerti .
" Ma , Vi ini udah dewasa . Vi tau gimana rasanya kalau sesuatu milik kita di rebut , vi cuma gak mau kakak menderita hanya karena mengalah untuk Vi Ma . Ini bukan mainan , ini Cinta , masa depan kakak . " Ucap Silvi bijak.
Laras langsung memeluk tubuh sang putri.
" Mama bangga Sama kamu nak " Ucap laras sambil mencium kening Silvi .
Silvi melepas pelukan Laras .
" Mama gak usah khawatir tentang keadaan vi , vi baik-baik aja kok . Vi yakin suatu saat nanti ada pria yang lebih dari Sam untuk Silvi " Silvi mencium pipi sang Mama .
" Ya udah , vi pergi dulu ya Ma " Silvi langsung menuju mobil nya sambil melambaikan tangan pada Laras .
" Mama gak nyangka , kamu udah se-dewasa ini nak " Ujar Laras bahagia
🕊
🕊
__ADS_1
🕊
Di dalam mobil Samuel dan Silva ,, mereka berdua hanya terdiam sambil mendengarkan musik yang berada di mobil Samuel ..
" Sekarang , seperti nya aku akan menjadi taksi online langganan untuk mu " Samuel tersenyum sambil melirik Silva sekilas , ,
Setelah sekian lama terdiam karena bingung harus membicarakan apa , akhirnya Samuel berbicara terlebih dahulu pada Silva untuk memecah keheningan .
" Kalau kamu gak niat dan gak ikhlas , ya gak masalah aku naik mobil sendiri " Jawab Silva cuek .
" Ha. ha. " Samuel terkekeh pelan
" Gitu aja ngambek Sih sayang , nanti cantik nya nambah loh " Ujar Samuel asal..
" Ihh " Silva memukul pelan lengan Samuel.
" Apaan Sih kamu Sam , pagi-pagi udah main gombal aja " Lanjut Silva sambil menggelengkan kepala nya .
" Gombalan receh " Jawab Samuel Singkat .
" Kamu lagi mikirin apa Sih va ? Kok diem aja dari tadi ? " Samuel bertanya penasaran pada Sikap Silva .
" Aku , Masih ngerasa gak enak dengan Silvi Sam . Aku takut dia terpaksa menerima semua ini " Akhirnya Silva mengeluarkan unek-unek nya ...
" Kamu tenang aja va , aku yakin Silvi itu wanita yang kuat . Dia tidak seperti yang kamu bayangkan " Ujar Samuel lembut sambil mengelus lembut punggung tangan Silva ...
" Sam , aku sebenarnya masih takut memulai sesuatu hubungan lagi " Ucap Silva
Hah ?
Menikah?
Silva masih belum memikirkan sejauh itu .
" Tidak , lebih baik kita mengenal lebih jauh lagi terlebih dahulu " Sahut Silva cepat.
" Baiklah Sayang , Tapi jangan lama-lama ya . Aku takut kamu berubah pikiran " Ucap Samuel sambil mengelus lembut rambut Silva.
Silva hanya menanggapi dengan Senyuman ..
🕊
🕊
🕊
Sedangkan di sebuah mobil Alphard putih , seorang wanita sedang santai mendengarkan musik sambil menyetir , sesekali ia bersenandung untuk menghilangkan rasa jenuh nya karena macet .
" Huh , ini ni yang paling gue gak suka " Ujar Silvi kesal melihat kemacetan di depan nya ..
" Andaikan ni mobil punya sayap , udah terbang gue , dari tadi pasti udah sampai kantor " Lanjut Silvi berbicara asal ..
__ADS_1
Lampu lalu lintas sudah berwarna hijau , mobil milik Silvi sudah mulai berjalan , Sampai akhirnya di sebuah jalanan yang lumayan jauh dari keramaian .
Gleduk !!!
Seperti suara ban gembos ..
Silvi menepikan mobil nya , kemudian turun dari mobil itu .
" Astaga , Pakai bocor segala sih ni mobil " Gerutu Silvi kesal .
" Untung kantor punya bokap , gak bakalan di pecat gue walaupun terlambat " Lanjut Silvi lagi .
" Jalan juga tumben sepi gini , Apes banget nasib gue . Huh , Mending gue pesan taksi online aja kali ya , biar ni mobil ntar di derek ke bengkel " Silvi terus saja menggerutu sambil memesan taksi Online.
15 menit kemudian sebuah moge berhenti tepat di depan mobil Silvi .
" Em , maaf . Mobil anda kenapa nona ? " Ujar Pria itu sopan .
" Eh , ini tuan , mobil saya ban nya bocor , saya lupa bawa ban serep . Tuan dari bengkel kan ? Ntar derek aja ya mobil saya . Saya lagi buru-buru " Ujar Silvi berlari ke taksi online pesannya yang baru saja tiba . tak jauh dari mobil nya, Silvi berbalik arah .
" Saya lupa tuan , ini kartu nama saya , nanti telpon saja kalau mobil saya udah Selesai m Makasih " Silvi kembali berlari kecil ke arah taksi yang ia pesan ..
Sedang kan pria yang di sangka tukang bengkel itu hanya menggeleng kan kepala ..
" Astaga , Bar-bar sekali wanita itu . Siapa juga yang tukang bengkel ? Saya tidak punya waktu untuk membenarkan mobil anda ini nona " Ujar Pria itu kesal .
" Maksud hati cuma bertanya , eh , malah jadi begini .. Huh " Pria itu mengambil ponsel di kantong celananya , kemudian menghubungi bengkel langganan nya untuk menderek mobil Silvi .
" Bikin Susah aja " Gerutu nya ..
Setelah mobil derek itu sampai , pria sederhana itu memberikan kartu nama Silvi pada petugas bengkel .
Kemudian pria tersebut pergi menuju tujuan awalnya lagi , yaitu Rumah Sakit .
Siapakah pria itu ?
Penasaran ?.
Pantau terus cerita "Twins S" 😘
**Di sangka kang bengkel 🙊🙊
Happy Reading Guys ❤
See You next part 💃🏻💃🏻
jangan lupakan dukungan kalian ya 😊
LIKE , KOMEN , VOTE DAN HADIAHNYA 🔥🔥
__ADS_1
yang gak pelit jempol semoga murah rezeki 😘😘**