
Saat ini Samuel dalam perjalanan mengantarkan Silvi pulang ke rumah . Selama perjalanan ia hanya diam saja , tidak Seperti biasa nya . .
'Aku masih penasaran . Siapa wanita di samping ku saat ini' Gumam Samuel dalam hati.
Samuel lalu memberhentikan mobil nya di sebuah tempat makan pinggir jalan.
" Kita makan dulu disini ya . Aku Lapar " Ujar Samuel berbohong , padahal ada yang ingin dia cari tahu .
.Lalu mereka berdua turun dari dalam mobil.
" Aku juga sangat lapar Sam . Karena ini sudah waktu nya makan Siang " Ujar Silvi tersenyum
Mereka berdua memesan makanan ..
tak lama makanan pun datang .
" Em , Seperti nya ini enak " Ujar Silva sambil menelan air liur nya ..
" Cepat habis kan , setelah itu kita langsung pulang " Ujar Samuel cuek.
Silvi langsung memakan makanan di depannya dengan lahap .
" O ya va , bagaimana keadaan mantan mu itu . Siapa nama nya ? " Samuel mulai memancing Silvi ..
" Uhuk uhuk " Silvi langsung tersedak karena kaget ..
" S-siapa ? M-mantan ? kenapa kamu malah membawa-bawa mantan sih Sam ? " Silva berkata Sambil meletakkan sendok nya di piring . Saat ini dia sedang Badmood.
" Apa aku Salah ? Aku cuma mau tanya , mantan kamu yang siapa itu nama nya ? Akh .. Aku lupa . Dia masih sering gangguin kamu enggak? " Samuel bertanya sambil terus menatap mata Silvi .
Dan tanpa Sengaja , Silvi juga menatap mata Samuel .
ia beranjak dari tempat duduk nya .
" Aku sudah selesai " Ujar Silvi menuju mobil Samuel .
" Sudah ku duga , bahwa dia bukan Silva . Sial !! Kenapa aku bisa tertipu ? Saat ini aku harus hati-hati " Gumam Samuel pelan .
Lalu Samuel menyusul Silvi ke mobil .
Tanpa bicara Apa pun , ia langsung melakukan mobil nya menuju rumah keluarga Wijaya .
Sesampainya di halaman Rumah Wijaya , Silvi segera turun dari mobil dan langsung melangkahkan kaki nya ke arah pintu Rumah tanpa menoleh pada Samuel .
" Tunggu " Tiba-tiba Samuel membuka Suara , saat Silvi hendak membuka pintu rumah nya ..
'Apa Sam udah tau Semuanya ? Astaga , gawat !!' Batin Silvi .
" Aku ingin masuk ke rumah mu " Ujar Samuel tiba-tiba .
__ADS_1
'Sudah ku duga' Gumam Silvi , Masih dalam hati .
Silvi menoleh pada Samuel ..
" Untuk apa ? apa kamu membutuhkan sesuatu ? atau ingin bertemu seseorang ? " Jawab Silvi tiba-tiba.
" Tentu Saja aku ingin bertemu seseorang . Ayo buka pintu nya " Samuel Berbicara sambil berjalan ke arah Silvi ..
Pintu pun di buka ..
Dan saat Samuel dan Silvi masuk , Tampak Seseorang wanita cantik duduk di ruang keluarga Sambil bermain ponsel .
" Aku pulang !! " Ujar Silvi sekena nya ..
" Tumben Kamu pul..." Ucapan Silva terhenti , karena saat menoleh , ada Seseorang yang sangat ia kenal berada di samping Silvi ..
" Sam ? " Ujar Silva pelan ..
Samuel berjalan mendekati Silva , dan Silva langsung berdiri dari duduk nya , Sedangkan Silvi , ia hanya terdiam ditempat .
" Kenapa va ? kenapa kamu tega ngebiarin aku jalan sama dia ? Apa kamu memang benar tidak bisa membuka hati mu untukku ? Sekali saja " Ujar Samuel menatap mata Silva , ia bisa melihat bahwa mata Silva sudah berembun , karena saat ini posisi mereka dekat dan berhadapan ..
" A-aku , aku..." Silva bingung harus bicara Apa .
" Kamu tau va ? meskipun wajah kalian Sama , tapi sifat kalian berbeda . Aku tau semua itu , hanya saja , aku tidak kepikiran jauh untuk semua hal itu . Dan pada malam kita berkencan , aku sempat ragu dan tidak nyaman menatap mata mu , di situ lah aku sudah curiga . Hanya saja aku tidak berpikiran buruk terhadap mu " Ujar Samuel menjelaskan pada Silva .
"Jika kamu tidak bisa membuka hati untukku , dan tidak bisa Mencoba untuk mencintai ku , baik lah . Aku rasa , aku tidak bisa lagi berjuang " Lanjut Samuel putus asa ..
" Tatap mata ku Silva Tatap !! '' Ujar Samuel sambil memegang kedua pipi Silva dengan tangannya , agar bisa menatap nya.
" Apa jika aku hidup dengan kembaran mu , kamu akan bahagia ? kamu bisa menerimanya ? apa kamu tidak memikirkan perasaan ku ? Jawab sejujur-jujur nya Silva , Jawab !! " Samuel berbicara seperti orang gila ..
" Sam , maaf kan aku . Aku tidak ingin menyakiti adik ku , aku , Aku akan berusaha menerimanya , maaf kan aku Sam " Silva berbicara lirih sambil menangis tertunduk .
Silvi berjalan ke arah mereka berdua ..
" Kak , vi gak tau kalau kakak menyukai Sam juga , kalau saja vi tau kakak mencintai Sam , vi akan berusaha menjauh . Silvi gak mau jadi penghalang diantara kalian berdua " Ujar Silvi sambil memegang pundak Sang kakak ..
Silva mendongakkan mata nya menatap Silvi , kemudian ia menggeleng .
" Tidak vi , tidak !! Kamu jangan bicara begitu , kakak ingin melihat mu bahagia dek , kakak ingin kamu terus ceria dan tersenyum " Ujar Silva memegang salah Satu pipi Silvi ..
" Jika aku bahagia di atas penderitaan kakak ku , apa itu bagus ? Apa menurut kakak aku bisa bahagia ? " Ujar Silvi menatap wajah sendu Silva ..
Silva hanya menangis saja ..
Samuel mendekat pada ke dua nya..
ia menangkup wajah Silva yang Sudah berlinang air mata .
__ADS_1
" Lihat aku Va , Jawab dengan jujur pertanyaan ku , aku mohon jangan berbohong " Samuel meghembuskan nafas Pelan kemudian berbicara lagi ..
" Apa aku masih punya kesempatan untuk mengejar cinta mu ? untuk membahagiakan mu ? Aku berjanji tidak akan menyia-nyiakan dirimu , aku akan selalu menjaga mu " Samuel menatap Lekat mata sembab Silva ..
Silva melirik pada Silvi , dan Silvi memberikan Anggukan Sambil tersenyum ..
" Aku ,, Aku akan mencoba membuka hati untuk mu Sam . Selagi itu , tidak menyakiti hati siapa pun " Ujar Silva mantap Sambil melirik silvi yang hanya tersenyum saja .
" Apa kamu tidak berbohong pada ku ? itu jawaban kamu untuk ku ? " Ujar Samuel .
" Dari awal aku memang sudah sangat menyukai mu Silva , aku jatuh cinta pada pandangan pertama . aku juga bingung kenapa bisa begitu " Lanjut Samuel lagi ...
" Sam , aku pikir kamu itu pria yang hanya bisa bercanda saja tanpa serius . Dan aku juga tidak menyangka bisa nyaman dengan mu " Silva menjeda ucapannya, kemudian melirik Silvi sekilas..
" Saat Silvi menceritakan malam dimana kalian berkencan , dan yang kamu kira itu aku . Aku lah yang merencanakan semua itu , Silvi menceritakan betapa manis dan romantis nya dirimu , dan Silvi mengatakan bahwa ia akan jatuh cinta pada mu . Entah kenapa , Aku merasa takut itu semua terjadi , Aku tidak rela " Silva mengakhiri ucapannya dengan memandang wajah tampan Samuel .
Samuel hanya tersenyum mendengar penuturan dari Silva yang ia rasa jujur , karena Samuel masih memandang mata indah Silva ...
" Hey hey , Apa aku akan dijadikan Obat nyamuk ? " Tanya Silvi pada Dua sejoli yang lagi kasmaran .
Kemudian Samuel menurunkan tangannya dari wajah Silva sambil tersenyum kikuk .
" Terimakasih Vi , kakak tidak menyangka kamu akan dengan mudah melupakan cinta mu ke Sam untuk kakak " ujar Silva memegang tangan sang Adik .
" Tentu saja , aku belum terlalu dalam mencintai nya , baru .. Permulaan " Jawab Silvi sambil tertawa sumbang..
Silva langsung memeluk erat tubuh sang adik .
" Ya sudah , aku naik ke kamar dulu ya " Ujar Silvi pada Silva dan Samuel .
Silva hanya mengangguk, sambil mencium kening sang adik ..
Silvi menaiki tangga menuju kamar nya ..
'Aku harus kuat . lo harus bisa ngelupain dia vi , semoga ada pria terbaik buat lo nanti . Melupakan cinta gue emang sedikit susah kak , tapi gue akan berusaha untuk melupakan nya . Semangat ' Ujar Silvi sambil menghapus air mata yang menetes di pipi nya .
" Jangan cengeng vi , ayo lah . Lo harus semangat , jangan jadi lemah hanya karena masalah pria " Gumam Silvi sambil terus menaiki anak tangga ..
Berjuang Lah demi Cinta mu babang Sam 🤗🤗
**Senyumin ajalah ye kan Vi ? Meskipun terkadang pura-pura bahagia itu menyakitkan 😭😭 Strong !!
Happy Reading Guys ❤
See you Next part 💃🏻💃🏻
__ADS_1
Jangan Lupa tinggalkan jejak , LIKE , VOTE , KOMEN DAN HADIAHNYA 🔥🔥**