
Akhirnya Silvi Sudah sampai di kantor dengan menggunakan taksi online .
ia langsung berlari kecil ke arah ruang kerja nya .
Bruk !!
" Eh , Maaf-maaf , Saya tidak sengaja . Ucap Silvi berkata sopan pada seseorang di depan nya .
" Gak papa buk , saya juga tadi gak liat-liat " Ujar wanita itu tersenyum ke arah Silvi .
" Kamu seperti nya karyawan baru , Soalnya saya baru lihat kamu hari ini " Ujar Silvi heran sambil terus memandang wanita itu ..
" Oh iya bu , Saya resepsionis baru di kantor ini " Jawab wanita itu .
Lalu Silvi melihat tanda pengenal wanita itu .
" Jeny Maheswari ? Jadi , Nama kamu Jeny ? " Tanya Silvi pada karyawan baru tersebut
" Iya bu , Saya Jeny " Ujar wanita itu menunduk hormat pada Silvi .
" Tidak perlu menunduk begitu jen , umur kita sepertinya tidak jauh beda " Ucap Silvi tidak enak .
" He..he.. iya buk , tapi ibu kan atasan saya " Ucap Jeny terkekeh pelan .
" Ya sudah , saya pergi ke ruangan saya dulu ya ? " Ucap Silvi pada Jeny .
Jeny menganggukkan kepalanya sambil tersenyum , kemudian Silvi langsung naik ke lift menuju ruangan kerja nya .
Ting !!
Pintu Lift terbuka .
Silvi segera keluar dari lift tersebut .
Saat sampai di Depan ruangan direktur utama , Tiba-tiba Andre keluar dari ruangannya .
" Silvi " Panggil Andre pada Silvi.
" Papa ? Maaf ya vi terlambat. Tadi ban mobil vi bocor , jadi di derek ke bengkel , vi lupa bawa ban cadangan " Ujar Silvi menjelaskan
" Tidak masalah nak , kamu tidak perlu begitu . ini kantor punya papa , milik kamu juga . Sekali-sekali terlambat tidak masalah " Ujar Andre tersenyum kepada Silvi .
" Iya , ya udah pa . Ivi ke ruangan vi dulu ya ? " Silvi pamit kepada sang Papa .
Andre mengangguk dan Silvi berlalu .
Kemudian Andre masuk kembali ke dalam ruangan kerja nya .
🕊
🕊
🕊
__ADS_1
Di suatu tempat penerbangan, tampak seorang pria tampan sedang menunggu jadwal penerbangannya .
" Selamat pagi Pilot , Seperti nya , anda tidak baik-baik saja hari ini " Ucap Salah satu co-pilot penerbangan tersebut .
" Hah , Aku sedang pusing . Di rumah tadi , Bunda menyuruh ku untuk untuk segera menikah , karena umur ku yang sudah matang ini dan kerjaan yang sudah mapan . Dan ke dua , tadi aku bertemu dengan seorang wanita di pinggir jalan . Saat ku lihat , sepertinya wanita itu sedang ada masalah dengan mobil nya . Aku bermaksud untuk bertanya kenapa dengan mobil nya , Dan Kau tau apa jawaban wanita itu ? " Seseorang pria yang di panggil pilot itu menjeda ucapannya .
Sedang kan rekan nya hanya mengedikkan bahu tak mengerti .
" Dia berkata bahwa aku tukang bengkel , Sangat mengesalkan bukan ? Tampang ku yang tampan rupawan begini dia bilang pekerja bengkel . Astaga , Memalukan Sekali " Lanjut Pilot tersebut berbicara panjang lebar ..
Rekan kerja pilot itu hanya tertawa saja ..
" Kasihan sekali hidup mu pilot " Ucap rekannya sambil tertawa ..
Kemudian , tampak seorang wanita berlari kecil dengan memakai seragam pramugari ke arah Pilot dan Co-pilot itu .
" Zein !! " Panggil seorang wanita itu sambil melambaikan tangan ..
" Wah , tuh penggemar berat pilot sudah datang " Ujar Co-pilot itu yang bernama Rendi ..
Pilot itu hanya diam dan acuh saja saat melihat wanita itu duduk di samping nya sambil tersenyum manis..
" Hai Zein , Selamat pagi . O ya , Sebentar lagi kita bakalan terbang ini. Kamu udah sarapan ? " Tanya Wanita itu , yang name tag nya Raya .
" Sudah " Jawab Pilot yang bernama Zein itu , Sambil bangkit dari duduk nya menuju ke pesawat yang akan ia terbangkan .
" Dia selalu saja cuek pada ku , Apa Sih kurang nya aku ? Cantik , tinggi , bodi langsing , mulus dan bersih . Tapi kenapa dia Selalu menghindar ? " Wanita yang bernama Raya itu berbicara sendiri tanpa memperdulikan seseorang pria yang saat ini berada di samping nya .
Hah ? Belok ? Itu Artinya .
Raya hanya melongo mendengar penuturan dari Rendi.
" Lo jangan Asal bicara ya " Ucap Raya menatap tajam ke arah Rendi .
" Eits , Gue kan cuma becanda " Ujar Rendi sambil menaikkan dua jarinya membentuk V , kemudian ia berlari menyusul Zein di dalam pesawat .
" Apa benar ya ucapan Rendi koplak itu barusan ? Gak percaya gue " Ucap Raya , kemudian ia berjalan menuju pesawat , karena peringatan sudah terdengar di telinga nya . Bahwa pesawat nya akan segera terbang .
Pesawat itu terbang dengan sang Pilot tampan yang bernama Zein Maheswari .
🕊
🕊
🕊
Tak terasa hari sudah Siang , Saat nya makan Siang . Silvi bergegas menuju ke luar kantor , untuk mengambil mobil nya yang sudah Selesai di ganti ban .
ia menaiki taksi online...
35 menit kemudian ia Sudah sampai di bengkel tersebut .
" Bang , Saya mau ambil mobil yang tadi di derek . Atas nama Silvi " Ujar Silvi pada salah satu anggota yang bekerja di bengkel itu
__ADS_1
" Sebentar ya mbak " Jawab Pria itu , kemudian pria itu berjalan ke arah meja kasir .
" Pak , Ada yang mau ambil mobil tu " Ujar pria itu sambil menunjuk ke arah Silvi
" Baik lah , saya akan ke sana " Jawab Pria yang seperti nya pemilik bengkel itu.
Pemilik bengkel tersebut berjalan ke arah Silvi .
" Selamat Siang Nona . Apa Nona yang bernama Silvi Anjani Wijaya ? " Tanya pemilik bengkel tersebut .
" Iya pak , Saya Silvi . Oh ya , Apa bapak pemilik bengkel ini ? " Tanya Silvi tiba-tiba.
" Iya Nona , saya pemilik bengkel ini . Apa ada yang bisa saya bantu ? " Tanya pemilik bengkel itu .
" Saya mau bertemu dengan anggota bapak , yang tadi jemput mobil saya naik sepeda motor gede itu " Ucap Silvi sambil tersenyum
" Motor gede ? yang mana Nona ? Anggota saya tadi yang jemput cuma bawa Mobil derek " Sahut bapak pemilik bengkel itu heran pada pertanyaan Silvi .
" Loh , jadi yang naik moge tadi siapa pak ? Saya pikir dia itu Anggota bapak " Silvi bingung
" Oh , itu . Saya baru ingat , Pria itu adalah pelanggan tetap di bengkel kami Nona " Ujar bapak itu sambil tersenyum
" Pelanggan ? berarti makna nya , saya salah orang dong ? Saya pikir dia itu anggota di bengkel ini . Soalnya pakaiannya seperti tukang bengkel pak " Ucap Silvi sambil berpikir
" Akh , iya Nona . Mas Zein itu memang orang nya sederhana . Dia Bekerja sebagai pilot di bandara terdekat di kota ini " Jelas bapak tersebut pada Silvi..
" Zein ? Pilot ? Astaga . Malu sekali aku " Gumam Silvi pelan .
" Em , ya sudah pak . Jika nanti pria itu ke bengkel bapak , tolong sampaikan maaf saya karena sudah menyangka dia itu tukang bengkel " Ucap Silvi malu
" Iya Nona , nanti saya sampaikan ." Ujar Sang bapak pemilik bengkel .
Selesai melakukan pembayaran , Silvi langsung pergi dari bengkel itu menuju kantor ..
'Astaga Silvi , memalukan sekali . Semoga , aku tidak akan pernah bertemu lagi dengan pria itu . Karena aku sudah kehilangan muka . Akh , Mama..!!! Vi Malu !!!!' Jerit hati Silvi ..
**Pilot Sederhana namun Penuh pesona 😍😄
Neng Silvi salah tebak Mama 😭😭
Raya , Sang Pramugari Cantik, sekaligus penggemar sang Pilot Zein 🙈
Happy Reading Guys ❤
See you Next Part 💃🏻💃🏻
Jangan lupa tinggalkan jejak , LIKE , KOMEN , VOTE DAN HADIAHNYA UNTUK MENDUKUNG AUTHOR 🔥**
__ADS_1