Gadis Malang Milik Tuan Kejam

Gadis Malang Milik Tuan Kejam
Bab 33


__ADS_3

Selesai makan malam,Sean langsung beranjak bangkit dari kursinya.


"Kau tidur lah lebih dulu,jangan menungguku.. karna aku harus pergi." ujar Sean memberitahu pada Lisa.


Lisa hanya mengangguk sambil menoleh kearah Sean.


Sean langsung meninggalkan ruang makan dan berjalan keluar menuju mobilnya.Juan pun langsung mengikutinya dari belakang.


...****************...


Ditempat lain..


Didalam sebuah ruangan terdengar suara lenguhan serta erangan yang saling bersahutan antara wanita dan pria.Terlihat seorang lelaki tengah bergerak cepat diatas tubuh sang wanita.Peluh yang menderas bersamaan dengan hentakan yang dibuat si pria tidak habisnya.Membuat sang wanita begitu menikmati permainan yang begitu nikmat dan panas oleh sang pria berikan padanya.


"Kau pria yang sungguh hebat..Kau membuatku candu sayang.. Ahh.." sahut suara wanita tersebut pada sang pria yang terus menikmati permainannya.


"Ya..Akan ku buat kau puas sampai puncak sayang..kau adalah wanitaku.." jawab sang pria yang sesekali mencumbu bibir sexy sang wanita.


"Kau yang terbaik sayang..Kau sungguh sangat perkasa,terlebih dengan senjatamu..ahh." sahut sang wanita yang terus berpacu dengan nafasnya yang tersengal.

__ADS_1


Sang pria pun semakin bringas memainkan permainannya.Menggerakkan pinggulnya yang berpacu dengan waktu.Membuat sang wanita juga tak habis mengerang menikmati permainan sang pria.


Namun,disela permainan mereka tiba-tiba terdengar suara bel pintu berbunyi.Membuat mereka seketika menghentikan aktifitas permainan mereka.


"Siapa yang datang??" tanya si pria tersebut.


"Ntah lah..Aku tidak ada janji dengan siapa pun." jawab si wanita menggelengkan kepalanya.


"Aku akan lihat dulu." ujar si pria yang mencoba bangkit.


Tapi sang wanita justru menahan tubuh si pria.


"Tidak usah.. biarkan saja,paling itu cuma petugas kebersihan." ujar si wanita melarang si pria untuk membukakan pintu.


Namun,lagi-lagi harus terhenti kala suara bel pintu yang tidak berhenti berbunyi.


Dengan terpaksa si wanita menyuruh si pria untuk membukakan pintu mereka.


"Cepatlah,jangan terlalu lama." ujar si wanita mendengus kesal,karna disaat mereka sedang menikmati permainannya yang hampir meraih puncaknya.Justru terganggu dengan bunyi bel pintu yang menandakan seseorang datang.

__ADS_1


Si pria menuruti perintah sang wanita,dengan berjalan kearah pintu untuk membukakan pintu.Sementara sang wanita langsung duduk sambil menyulutkan sebatang rokok untuk ia hisap.


Saat sang pria membukakan pintunya,tiba-tiba saja menerima penyerangan sebuah tendangan keras kearah dadanya.Disaat dirinya tidak memakai pakaian,yang hanya menutupi bagus bawahnya dengan celana boxer.


Seketika membuat si pria terjatuh tersungkur.


Brukk..


Tidak sampai disitu saja,ia pun kembali menerima penyerangan kearah tangannya.Sebuah pisau tajam yang langsung menancap ke telapak tangannya,yang belum sempat ia menghindar sebelumnya.


"Argggghhh... " teriak sang pria meringis kesakitan melihat sebuah pisau yang sudah menancap di telapak tangannya.


Mendengar teriakan sang pria,sang wanita pun terkejut.


"Ada apa Thom??Siapa yang datang??"tanya sang wanita yang masih memilih diam di kasurnya.


Sang pria yang belum sempat bicara,tiba-tiba mulutnya langsung disumpal dengan sebuah kain dan tangannya yang satu langsung diinjak oleh seseorang.Membuat sang pria tidak bisa berteriak kembali dan meloloskan dirinya.


Sang wanita yang merasa penasaran,karna sang pria tidak juga datang.Ia pun beranjak bangkit dan menutupi tubuhnya dengan selimut.

__ADS_1


Ia pun berjalan menghampiri sang pria yang membuatnya penasaran.


Namun..


__ADS_2