
Vina yang sedang sarapan dirumahnya sendiri.Tiba-tiba kedatangan tamu asing yang tidak ia kenal.
"Kalian siapa??"tanya Vina yang bingung,saat melihat beberapa orang bertubuh tegap berdiri dihadapannya.
"Maaf nyonya..Kalau kedatangan kami mengganggu waktu anda..Kami hanya ingin membawa anda ke suatu tempat."jawab salah satu dari mereka.
"Ke suatu tempat??kemana??memangnya kalian ini siapa??apa aku mengenal kalian??"tanya Vina dengan nada lantangnya.
"Tidak,nanti anda juga akan tahu.."jawab pria tersebut.
"Kalau begitu lain kali saja,aku tidak kenal kalian semua..Silakan pergi dari sini." ujar Vina yang langsung mengusir mereka semua.
Vina pun mencoba untuk menutup pintu rumahnya,tapi salah satu dari mereka dengan cepat menahan pintu tersebut.
Sontak membuat Vina menatap kaget dan heran.
Mereka pun saling bertatapan dan mengangguk sebelum melihat kearah Vina.
Dan dengan cepat membekap wajah Vina dengan sebuah sapu tangan.Hingga membuat Vina langsung pingsan dan tidak sadarkan diri.
...****************...
Lisa yang sedang dalam perjalanan,tiba-tiba menerima panggilan masuk dari seseorang,yang tak lain adalah Sean.
"Kau dimana?"tanya Sean.
"Saya sedang dijalan tuan."jawab Lisa.
__ADS_1
"Oh..Dengan siapa??"tanya Sean lagi.
"Hanya dengan pak sopir dan pengawal tuan.."jawab Lisa lagi.
"Oke.. kabari aku jika kau sudah sampai."ujar Sean.
"Baik tuan..Tapi bolehkah saya bertemu lagi dengan teman saya Icah tuan??"tanya Lisa sedikit takut.
"Boleh.. Yang penting kau tetap dalam pengawasan mereka (pengawal)..Aku tutup dulu."jawab Sean mengijinkan Lisa.
"Iya tuan,baik.. tuan jangan lupa untuk makan."jawab Lisa mengingatkan Sean.
Sean yang mendengar sesaat terdiam.Karna lagi-lagi ia merasa tersentuh dengan perhatian Lisa padanya.
"Oke..Aku pasti ingat."jawab Sean langsung menutup panggilannya.
"Icah..Kamu dimana??apa sekarang kamu punya waktu??"tanya Lisa melalui panggilan teleponnya.
...****************...
Vina mulai tersadar dan perlahan membuka matanya.Dengan kondisi kepala yang sedikit pusing,Vina sesaat memperhatikan suasana tempat yang begitu asing baginya.
Terlebih ia melihat beberapa orang yang berpakaian serba jas hitam tengah berdiri disisi kanan kiri.
Tak berapa lama seorang pria paruh baya,berjalan memasuki tempat ia kini sedang duduk.
Vina menatap bingung pada seseorang yang sama sekali tidak ia kenal.
__ADS_1
Pria tua itu pun duduk dihadapan Vina dari jarak beberapa meter.
"Apa kabar Vina?"sahut seseorang yang menyapa dirinya dengan nada sangat wibawa.
Vina terlihat diam dan mencoba memperhatikan sosok pria tersebut.
Siapa laki-laki ini??kenapa dia bisa tahu namaku?batin Vina yang bingung.
"Maaf,aku terpaksa membawamu kesini dalam keadaan pingsan." ujar pria itu lagi.
"Siapa kau??kenapa kau membawa ku kesini??apa aku mengenalmu??"tanya Vina dengan nada sinis dan tatapan dingin.
Pria itu pun langsung tersenyum tipis
"Kau pasti mengenalku..Tapi terlebih dulu,ada satu hal yang inginku tanyakan padamu.."ujar pria itu.
"Tentang apa??"tanya Vina.
"Dimana putri mu sekarang??Apakah benar putri mu bernama Lisa??"tanya pria itu langsung ke intinya.
Vina pun mengernyitkan tatapannya pada pria itu.
"Apa urusannya denganmu??kenapa kau menyinggung dia??"tanya balik Vina yang merasa curiga dengan pria tersebut.
"Jawab saja..setelah itu aku akan memberitahu mu siapa aku."jawab pria itu dengan tenang.
Vina masih terus menatap curiga pada pria itu.
__ADS_1