Gadis Malang Milik Tuan Kejam

Gadis Malang Milik Tuan Kejam
Bab 89


__ADS_3

Sean dan Lisa disambut oleh asisten pribadi tuan Fabio.


"Selamat siang tuan dan nyonya." ucap asisten menyapa mereka berdua.


"Selamat siang,kami kesini ingin menjenguk tuan Fabio." jawab Sean.


"Kalau begitu mari ikut saya,saya akan mengantarkan anda kekamar tuan Fabio." kata asisten pribadinya.


Sesaat Lisa menahan lengan Sean sebelum mereka mengikuti sang asisten.


"Menjenguk??apakah dia sedang sakit??" tanya Lisa penasaran.


"Kau lihat saja nanti." jawab Sean sambil tersenyum.


Sang asisten pun mengarahkan Sean dan Lisa menuju kamar pribadi tuan Fabio.


Tiba didepan kamar tuan Fabio,Lisa pun sedikit gugup seakan ia harus mempersiapkan dirinya untuk bertemu lagi dengan tuan Fabio.


Sang asisten membuka pintu kamar tersebut.

__ADS_1


"Silakan masuk tuan dan nyonya..tuan besar berada di kamar nya." ucap asisten mempersilakan Sean dan Lisa untuk masuk kekamar tuan Fabio.


Sean dan Lisa mengangguk,memasuki kamar tuan Fabio.


Saat memasuki,Lisa langsung menutup mulutnya dengan tangannya.Kala melihat keadaan tuan Fabio sedang terbaring lemah diatas ranjangnya,dan dilengkapi dengan alat infus yang menancap di tangan nya.Yang bahkan juga memakai alat bantu pernapasan.


Seketika membuat Lisa terkejut dan syok.Melihat pria tadinya terlihat sehat dan gagah.Kini hanya terbaring tidak berdaya diatas ranjangnya.


"A..Apa yang sudah terjadi dengan tuan Fabio??"tanya Lisa yang melangkahkan kakinya kearah tuan Fabio.


Sean hanya menarik nafas panjangnya.


Tanpa sadar hati Lisa pun tersentuh dan merasa bersalah.Karna sudah membuat tuan Fabio menjadi seperti itu.Ia tak menyangka jika tuan Fabio benar-benar menyesali perbuatannya,hingga membuatnya menjadi tertekan batin dan sakit.


"Lisa..sepertinya ayahmu benar-benar menyesali perbuatannya..apa kau tidak ingin memberi kan dia kesempatan??" tanya Sean.


Lisa pun menunduk dan diam.Ia bingung harus bagaimana.Karna dihatinya masih sangat sulit menerima semua perbuatan yang sudah dilakukan tuan Fabio padanya.


Tak berapa lama,tuan Fabio pun perlahan membuka matanya,dan mencoba menoleh kearah Lisa.Karna ia menyadari akan kedatangan Lisa.

__ADS_1


"Lisa."panggil tuan Fabio dengan nada pelan dan lemah.


Lisa pun langsung mengangkat kepalanya dan menoleh kearah tuan Fabio.


"Lisa..Tolong maafkan ayah..Ayah sangat menyesal.." ucap tuan Fabio mengungkapkan kesalahannya.


"Mau kah kau mengampuni ayah yang sudah berdosa ini??" ungkap tuan Fabio lagi dengan perasaannya yang sangat menyesal.


...****************...


Vina terlihat berjalan tanpa arah ,ia mulai bingung kemana ia harus pergi.Kini ia seperti orang yang tidak memiliki tujuan Semua harta yang dimiliki telah hilang begitu saja.Terlebih dia sudah ditipu oleh Roy,lelaki yang sangat mencintainya,justru tega menipu dirinya


Roy yang masih menghilang,tidak tahu rimbanya.Membuat Vina putus asa dan tidak tahu harus mencarinya kemana.


Hidupnya seakan hancur begitu saja,karna ulah seseorang yang dianggapnya sudah mencintainya.


Vina pun kini terlihat wanita yang sangat stres.Penampilannya yang lusuh dan tidak terawat.Memperlihatkan dirinya seperti gelandangan.Berbanding terbalik dengan kehidupannya yang sebelumnya.Selalu memakai barang-barang mewah,tanpa peduli berapa banyak uang yang sudah ia habiskan.


Saat Vina sedang berjalan,tiba-tiba ia melihat seseorang yang membuat tatapannya seketika tajam.

__ADS_1


__ADS_2