Gadis Malang Milik Tuan Kejam

Gadis Malang Milik Tuan Kejam
Bab 44


__ADS_3

"Bagaimana pelayan Siska??Apakah kau bisa jelaskan darimana kau bisa mengetahuinya??dan apakah kau bisa membuktikan jika kue itu benar pemberian Adelia??" tanya Juan yang terus memojokkan Siska.


Siska pun semakin terpojok dan bingung,bagaimana ia harus menjawab pertanyaan Juan,yang tidak ia terpikirkan olehnya.


Sean dan Lisa masih hanya menatap mereka.


"I...Itu..saya memang tidak bisa membuktikannya tuan..Tapi saya berkata jujur jika kue itu memang pemberian Adelia." jawab Siska yang masih berusaha berdalih.


Adelia sesaat menyunggingkan bibirnya keatas sambil melirik sinis kearah Siska.


Perempuan ini masih saja berusaha membela diri,dan menuduhku tanpa bukti..ujar Adelia dalam hatinya.


"Oh..Ternyata kau masih sangat yakin,kalau tuduhan mu itu bukan fitnah?"tanya Juan memastikan kembali.


"I..Iya tuan."jawab Siska singkat.


Juan pun langsung berjalan kearah meja dan mengambil sebuah ipad.Ia kembali berjalan kearah Siska dan menunjukkan sesuatu pada Siska.


Sebuah video yang seketika membuat dua bola mata Siska terbelalak dan terkejut.


Flashback..

__ADS_1


Saat Siska menghubungi seseorang melalui panggilan teleponnya.


"Halo..Aku punya kerjaan untukmu." ujar Siska pada seseorang disana.


"Kerjaan apa??"tanya seorang lelaki disana.


"Bawakan aku kue ."Jawab Siska.


"Hah??Kue??kau kira aku tukang kue?menyuruhku untuk membawakanmu kue??"tanya lelaki itu yang terkejut dan heran


"Tapi ini bukan sembarang kue..aku ingin kau mengisi kue itu dengan racun sianida.."jawab Siska dengan serius.


"What??racun sianida??untuk apa??kau ingin meracuni seseorang??"tanya laki-laki itu yang kembali terkejut.


"Oh..sori,aku tidak bisa..Aku tidak mau melakukan sesuatu yang melawan hukum..Kau lakukan saja sendiri." jawab laki-laki itu menolak permintaan Siska.


"Aku akan membayarmu 10juta sekarang,kalau kau bisa membantuku." ujar Siska memberi penawaran pada laki-laki tersebut.


"10juta?? kau serius??darimana kau punya uang sebanyak itu??kau kan hanya seorang pelayan Siska." tanya laki-laki itu yang meragukan tawaran Siska.


"Kau mau bantu aku atau tidak??kalau kau tidak mau,aku akan cari orang lain untuk bisa ku bayar 10juta..Dan aku juga tidak akan melibatkan mu kalau kau mau." ujar Siska meyakinkan laki-laki itu.

__ADS_1


Sesaat lelaki itu diam dan berpikir.


"Oke..Akan kulakukan..aku akan mengirimkan kue yang sesuai permintaanmu,tapi kau harus transfer uang itu sekarang..Dan jangan melibatkan ku untuk urusanmu." jawab lelaki itu yang tak lain adalah teman Siska sendiri.Yang menerima tawaran Siska dan mempertegas untuk tidak melibatkan dirinya.


"Oke..Kau tenang saja..Aku akan transfer uang itu sekarang..dan aku mau kau kirimkan kue itu besok saja..aku akan mengirimkan alamatnya." jelas Siska.


"Siap..Akan kuurus .." jawabnya langsung menutup panggilannya.


Siska langsung tersenyum sinis dengan rencana yang akan ia lakukan besok.


...****************...


Melihat isi video tersebut,seketika membuat Siska diam mematung tak berkutik.Wajahnya pun mulai berkeringat dan memucat.


"Bagaimana pelayan Siska??apakah kau masih yakin jika itu ulah pelayan Adelia??"tanya Juan mengulang kembali pertanyaannya.


Siska pun terdiam dan menunduk,tidak berani menatap wajah seram Juan.


"Ada ada satu lagi yang harus kau lihat sekarang."ujar Juan kembali menunjukkan sebuah video yang mengharuskan Siska melihatnya.


Siska kembali terkejut dan kini syok.Melihat isi video tersebut ternyata adalah temannya.Lelaki yang menerima perintah Siska untuk memasukan racun sianida pada kue tersebut.

__ADS_1


Lelaki yang sudah dalam keadaan babak belur dan tidak berdaya.Dan Juan langsung menarik rambut lelaki itu dari belakang.Saat lelaki itu sudah terbaring lemas.


"Cepat katakan,siapa yang menyuruhmu bangsat??sebelum pisau ini berakhir dilehermu."tanya Juan yang ternyata sudah menghajar lelaki itu hingga tak berdaya.Dan mengarahkan pisau tersebut kearah lehernya.


__ADS_2