
Beberapa hari kemudian..
Sean membawa Lisa kerumah sakit.Lusa yang tidak mengetahui rencana Sean,hanya memandang bingung saat mereka sudah tiba dirumah sakit.
"Suamiku,untuk apa kita kesini??"tanya Lisa penasaran.
"Ikuti saja,nanti aku akan memberitahu mu." jawab Sean sambil tersenyum tipis.
Lisa hanya mengangguk pelan dan menuruti perkataan Sean.
Dan tak berapa lama tuan Fabio pun datang bersama sang asisten pribadinya menghampiri Sean.
"Maaf,aku sudah membuatmu menunggu."ujar tuan Fabio dan beberapa saat melirik kearah Lisa.
Semoga saja yang kulakukan membuahkan hasil sesuai harapanku.. batin tuan Fabio.
"Tidak apa-apa tuan Fabio..Lisa,silakan sapa tuan Fabio."jawab Sean dan menoleh kearah Lisa.
"Ah..Selamat siang tuan Fabio..Apa kabar?"sapa Lisa dan bertanya sambil menunduk.
tuan Fabio hanya tersenyum ramah pada Lisa.
"Selamat siang,kabar ku sangat baik..lama tidak bertemu.."jawab tuan Fabio membalas sapaan Lisa.
__ADS_1
"Dan terima kasih kau sudah menyempatkan waktu untuk melakukan sesuai saranku."ujar tuan Fabio pada Sean.
Sean hanya mengangguk.
Disela obrolan mereka,datang seorang dokter menghampiri.
"Selamat siang tuan dan nyonya ."sapa sang dokter pada mereka.
Mereka pun secara bersamaan mengangguk.
"Sepertinya kita sudah bisa test DNA nya sekarang." sahut sang dokter memberitahukan pada mereka.
"Iya baik lah..Lisa,ikutlah bersama dokter dan tuan Fabio..Aku akan menunggumu disini." ujar Sean pada Lisa.
"Kau ikuti saja arahan dokter,nanti semuanya kita akan menjelaskannya padamu." jawab Sean.
"Baik lah." jawab Lisa mengangguk dan menuruti perintah Sean.
...****************...
Roy datang berkunjung ke kediaman Vina.Sejak mengenal Vina,Roy jadi sering datang untuk menemui Vina.
Vina pun menyambut kedatangan Roy dengan perasaan yang sangat senang.Sosok Roy yang tampan dan masih muda,membuat Vina begitu bersemangat dan hatinya yang berbunga setiap bertemu dengan Roy.
__ADS_1
"Hai sayang." sahut Roy menyapa Vina dengan panggilan sayang.
"Sayang??" seru Vina yang bingung.
Roy pun tersenyum pada Vina.
"Maaf..Kalau aku tidak sopan memanggilmu dengan kata sayang.." ujar Roy merasa malu.
"Itu karna aku sebenarnya menyukaimu Vina..Bolehkah aku menjadi kekasih mu??"sambung Roy mengungkapkan perasaannya langsung pada Vina.
"Hah??kau menyukaimu??kau serius??" tanta Vina yang terkejut dengan ungkapan hati Roy.
"Ya..aku sangat menyukaimu Vina.. Beberapa kali kita bertemu,membuatku rasanya ingin selalu berada disisimu." ungkap Roy lagi.
"Apa kau serius Roy??kau tidak malu jika menjadikan ku sebagai kekasihmu??"tanya Vina lagi yang ragu.
"Aku serius Vina.. untuk apa aku malu,jika bersama wanita yang kucintai." jawab Roy yang perlahan menggenggam kedua tangan Vina.
"Tapi aku kan sudah tua Roy,kau masih muda..seharusnya kau bersama wanita yang lebih sepadan denganmu."ujar Vina.
"Cinta tidak mengenal usia Vina..Cinta datang begitu saja..dan perasaan cinta itu tidak bisa dihindari jika sudah menancap dihati ini." ucap Roy mengarahkan tangan Vina kedadanya.
Vina seketika merasa tersentuh dengan cara Roy mengungkapkan perasaannya.Ia tidak mengira jika Roy akan menyukai dirinya yang terbilang tidak pantas lagi untuk menjalin hubungan dengan siapa pun.Karna dirinya yang sudah setengah abad.Bak seperti mimpi,lelaki yang juga ia sukai ternyata juga memiliki perasaan yang sama dengannya.
__ADS_1
Vina pun tersenyum lebar dengan wajah yang memerah karna malu,dan ia pun begitu sangat bahagia dengan apa yang terjadi padanya hari ini.